----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Saya menyukai Edi karena manusia  ini adalah seperti sebuah
buku yang terkuak, tidak ada misteri dalam alam berpikirnya,
tidak pernah bersembunyi pada kalimat yg berlarut larut.

Saya menyukai Edi, bukan Edi Tansil atau Edi Tansil tentunya.
Juga bukan Edi Nalapraya atau Edi Sudrajat, atau almarhum
Sarwho Edi, bagi saya semua Edi ini adalah para manusia
palsu, pembunuh atau penipu.

Saya menyukai Edizal, yang di Jepang itu. Ya yang berani
melakukan kritik terhadap paham paham terbelakang dalam
agamanya sendiri.

Melihat kritiknya pada kedunguan manusia Edi menulis:

>>Ibadah qurban berasal dari perintah Allah kepada Ibrahim
untuk mengorbankan, menyembelih anaknya, Ismail
(QS Ash-Shaffat 37: 100-111).

Biadab!
Betul-betul biadab!<<<

Saya benar benar kagum dengan keberaniannya.
Secara rasional Edi mempertanyakan apakah
betul Tuhan menyuruh Ibrahim untuk menyembelih anaknya?

Jelas Edi mendapat gempuran dahsyat dari para netter
Jahiliyah yang banyak bertebaran di muka bumi ini.
Sebab bagi banyak manusia berotak tumpul,
statement Edi adalah penghinaan terhadap islam..

Selamat datang jaman jahiliyah.
Hai Ed, anda sekarang mengerti bagaimana capeknya
meladeni manusia manusia penyembah agama..

hai Ed, selamat datang di club " Muslim Murtad"
yang anggotanya adalah saya, jusfiq dan Anda..

Mengenai koleksi caci maki email yang berdatangan
ke mail box anda Ed, itu kecil dibandingkan koleksi yang saya
punya. ha ha ha...

Lucu juga cara anda mengumpulkan dan menuliskan
kembali di milis omongan para pengikut abu jahal itu..

Sebenarnya Ed, sungguh sukar orang menjawab
pertanyaan anda, para santri dan kyai sentoloyo atau
para netter yang jidatnya bercap bulan bintang,
dan kemana mana mengucapkan salam dalam bahasa
Arab tapi seolah Tuhan itu adalah orang Arab, tidak ada
satupun yang bisa menyangkal kritik anda.

Yang jidatnya paling hitam sekalipun, paling paling bilang
Tuhan menyuruh Ibrahim untuk mengorbankan anaknya
adalah semata untuk mengetes keimanan Ibrahim.

So, logika ini bisa dipatahkan dengan pertanyaan baru:
Jika Tuhan maha Mengetahui, maka Jelas Tuhan tidak
perlu mengetes Iman Ibrahim berhubung sebelum Ibrahim
melaksanakan niatnya, toh Tuhan sudah tahu hasilnya?

So,bila dikembangkan sebenarnya pertanyaan ini bisa
menghasilkan premis baru, Jika Tuhan itu mengetahui
setiap destiny atau nasib manusia, mengapa dia
menciptakan Agama, surga dan neraka?toh apapun
hasilnya dia sudah mengetahui jalan hidup seseorang
bahkan sebelum mereka diciptakan.

Barangkali Tuhan itu maha Tau, tapi dia pura pura tidak
tahu? Barangkali manusia diberikan kebebasan untuk
memilih jalan? Tapi tetap saja Tuhan itu maha Tahu.
Ini bisa dianalogikan dengan seorang penggemar
film Titanic yang sudah menyaksikan film ini berkali
kali, tapi tetap masuk membeli karcis, dan mencoba
menikmati jalan cerita sambil pura pura tidak tahu
akhir cerita. Toh bagaimanapun secuek cueknya dia,
dia bakalan tau bahwa kapal Titanic akan tenggelam
dan si leonardo bakalan mati karam.

Itulah sebabnya Ed, saya kurang paham dengan
esensi Tuhan, saya pikir Tuhan memang ada,
tapi bukan versi agama yang terlalu mentah..

Saya mencurigai baik dalam Bible dan Quran
telah ada penyimpangan penyimpangan.
Baik berupa sisipan berupa tulisan manusia
atau bercampur baur dengan hadis hadis palsu.

Saya pikir sudah saatnya kita meneliti
lagi kebenaran ayat ayat Quran.

Kita bersihkan ayat ayat yang tidak masuk
akal, seperti Ayat tentang Ibrahim atau
tentang suruhan agar Muhammad mengawini
Aisyah ( Tuhan menyuruh Muhammad kawin?
ini Tuhan apa Datuk Maringgih yang otoriter?)
Atau kisah perkawinan Nabi dengan Zainab
yang sangat tidak masuk diakal..

Disini Ed, saya akan berdiri membopongmu.
Atau barangkali yang tepat mendukung tulisanmu..
Karena anda membawa angin kecerahan baru..



Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 13 Apr 1999 jam 01:55:13 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke