----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Sungguh saya sedang bosan, sungguh saya sedang
dilanda kesuntukan yang pekat.Rasanya  setiap kali
membuka internet perut saya mual.Berita di tanah air
tidak ada yang menyenangkan, demokrasi, reformasi
atau apalah namanya sudah mentok dan mandeg.
Pemilu beserta badut badut politik yang setiap hari
bikin cerita cerita datar, adalah seperti cerita film india
yang tidak real , dalam keadaan berbahaya mereka masih
bisa menari nari  sambil nyanyi di pinggir tebing yang curam.

Bau reformasi sudah seperti mulai membusuk kebanyakan
hawa kentut. Dan saya mulai belajar cuek karena muak..

Hidup yang statis adalah hidup yang membosankan.
Begitu juga perjuangan yang statis, pokoknya semua
yang monoton tanpa alur selalu melahirkan pikiran yang
dablek, menyuntukkan otak dan membunuh apreasi kita
terhadap semua hal.

Berpikir yang seragam, menulis yang seragam dan
pidato atau ceramah yang seragam selalu membuat enek
bagi manusia yang masih menghargai  kreatifitas.

Anda duduk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden,
entah Suharto atau Habibie, atau pidato mentri anu dari
departemen anu, atau Kepala biro anu dari bagian anu.
Anda dengarkan, semua isi pidato dari orang orangan
ini hampir semuanya ber tema sama. Bahkan muncartan
air saliva merekapun terbang dan hinggap di mikrophone
dalam posisi yang sama. Ini benar benar membosankan..

Makanya sejak dulu saya punya penyakit, tidak pernah
mau mendengarkan segala macam pidato dan ceramah.
Karena isi dan nada nada yang identik selalu membuat
saya mau muntah. Lebih baik saya berak sambil baca
koran pos kota dari pada hanyut dengan segala macam
tetek bengek ocehan para tuyul yang sok tahu, baik
birokrat tuyul atau ulama tuyul, yang perbendaharaan
pemikirannya tidak jauh dari " Assalamualaikum WW,
Kepada Yang Terhormat Bapak Mentri anu dan Ibu,
Bapak Dirjen anu dan Ibu, Bapak Kepala Dinas anu dan
ibu, pertama tama kami panjatkan sukur...bla bla bla"

Bahkan nada nada yang terdengar enakpun lama lama
bisa membikin kuping dan jiwa resah.

Disini, karena tidak punya kaset Indonesia, terpaksa
saya mendengar musik Klasik, Mendengarkan " Bolero"
nya M. Ravel misalnya, saya cuma betah pada 3 menit
pertama, selanjutnya saya tidak tahan di terpa bunyi
bunyian yang statis diulang ulang selama 15 menit.

Barangkali saya termasuk manusia yang gelisah,entahlah..
Tapi dalam hidup menurut saya, kita selalu membutuhkan
improvisasi. Dan perubahan nada nada inilah yang membuat
saya sanggup menikmati " Symphony no.8" Schubert atau
" The Moldav " nya Smetana walaupun musik ini hampir
berdurasi mirip Bolero.

Bung, sebuah pemandangan yang indah selalu memerlukan
bukit dan jurang, sebuah sungai yang elok selalu penuh kelok.
Dan melihat kehidupan di negara kita, membuat saya kalut.
Karena di Indonesia menemukan orang yang kreative itu susah.
Karena semua orang seragam, karena semua birokrat dan
tokoh cendikiawan tidak bisa ber improvisasi secara cerdas.

" Conte Te Partio" adalah lagunya Andera Bocelli, penyanyi
buta dari Italy yang lagunya baru saja saya dengar tadi di cd.

Sebenarnya arti dari judul itu adalah " Time to Say Goodbye"
Dan saya merasa cocok dengan kata kata ini.

Mendengarkan dia berduet dengan Sarah Brightman yang suaranya
lebih merdu dan menggugah dari pada mendengarkan orang
berlomba lomba melengking lengking mengaji mencari piala
di MTQ, jiwa saya runtuh, seluruh bulu kuduk saya merinding.

Barangkali sudah waktunya saya pindah kewarga negaraan.
Karena saya sudah capek bersedih sedih memikirkan tanah air
dan saya bosan.

Barangkali sudah saatnya saya berhenti menulis.
Saya mulai merasakan hobby ini tidak ada gunanya lagi..




Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Apr 1999 jam 00:17:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke