---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Tuesday 13 April 1999 14:50 UTC ** 26.000 ORANG MENGUNGSI DARI TIMOR TIMUR ** PENDUDUK RIAU MENGGUGAT PRESIDEN B.J. HABIBIE ** PEMBICARAAN ANTARA MENLU ALBRIGHT DENGAN MENLU RUSIA DIHENTIKAN ** RATU BEATRIX POSITIF ATAS KUNJUNGAN DI CINA ** TOPIK GEMA WARTA: SIAPA SAJA PEMENERIMA UANG SUAP KONGLOMERAT JEPANG? * 26.000 ORANG MENGUNGSI DARI TIMOR TIMUR Sekitar 26.000 penduduk melarikan diri dari Timor Timur, sejak pemerintah Indonesia mengumumkan akan memerdekakan Timor Timur, bulan Januari lalu. Sebagian besar di antaranya adalah pedagang, pegawai negeri dan pembantu rumah tangga. Menurut Gubernur Nusa Tenggara Timur, Piet Tallo sejumlah besar pengungsi tiba di propinsi tersebut, dan tersebar di beberapa kecamatan. Sejak Januari lalu, semakin meningkat pertikaian bersenjata di Timor Timur, yang menewaskan puluhan orang. Menteri Luar Negeri, Ali Alatas, menyatakan setelah bertemu Presiden B.J. Habibie, Selasa ini, semua pihak yang bertikai harus mengakhiri kekejaman dan mengadakan gencatan senjata. Selain itu akan dibentuk sebuah komisi yang memungkinkan dilanjutkannya pembicaraan perdamaian. Menurut rencana, tanggal 22 April mendatang di Markas Besar PBB, di New York, pemerintah Indonesia akan mengajukan rancangan otonomi luas Timor Timur. * PENDUDUK RIAU MENGGUGAT PRESIDEN B.J. HABIBIE Untuk pertama kali di Indonesia, penduduk Riau meggugat Presiden B.J. Habibie dan menuntut kompensasi sebesar 22,5 milyar dolar, dihitung dari seluruh hasil produksi minyak yang digali di propinsi tersebut. Hakim Pengadilan Negeri Pakanbaru, mendengar kesaksian pertama Senin kemarin. Para tertuduh antara lain Menteri Pertambangan dan Energi, Kuntoro Mangkusubroto, Pertamina, PT Caltex Pacific Indonesia serta Menteri Dalam Negeri, Syarwan Hamid. Tapi hanya dua pihak yang datang diwakili oleh para pengacara mereka. Riau adalah propinsi kaya minyak, di mana diproduksi 750.000 barel minyak mentah setiap hari. Tuntutan utama rakyat Riau adalah Presiden Habibie mengakui kesalahan dan menghentikan eksplotasi minyak oleh Caltex dan Pertamina. Tuntutan kedua adalah Riau bebas mengeksplotasi hasil bumi sendiri atau membentuk negara merdeka. Bulan Juli tahun lalu Habibie menjanjikan akan mengembalikan 10% dari hasil penjualan kepada propinsi. * PEMBICARAAN ANTARA MENLU ALBRIGHT DENGAN MENLU RUSIA DIHENTIKAN Pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Madeleine Albright dengan rekannya Menlu Rusia, Igor Ivanov, di ibukota Norwegia, Oslo, mengenai krisis Kosovo dihentikan setelah tiga jam. Kedua belah pihak ingin terlebih dulu berunding dengan pemerintah masing-masing. Untuk pertama kali sejak dimulainya serangan udara NATO, tiga minggu lalu, kedua negara mengadakan pertemuan tingkat tinggi. Senin kemarin, diberitakan bahwa pasukan perdamaian yang mungkin ditugaskan di Kosovo, tidak harus dipimpin NATO, tetapi oleh PBB atau Organisasi kerjasama dan keamanan Eropa, OSCE. Dengan ini NATO membuka kemungkinan bagi Rusia, yang selalu menjadi sahabat Serbia, untuk memainkan peranan penting. Sementara pembicaraan di Oslo berlangsung, tentara Serbia menyerang Albania. Menurut berita pertama, Serbia menduduki dua desa di Albania. Selanjutnya NATO tetap melanjutkan serangan udara, dan kembali menyerang pengilangan minyak terpenting di Yugoslavia. NATO juga menggempur Beograd dan ibukota Kosovo Pristina. Menurut Menteri Pertahanan Perancis, satuan-satuan Serbia di Kosovo tidak bisa lagi dibekali dan berpindah-pindah tempat, karena ancaman serangan udara baru. Panglima tinggi NATO, Jenderal Wesley Clark meminta Amerika Serikat mengirim 300 pesawat tempur tambahan. Senin kemarin, sekitar 5000 pengungsi Kosovo tiba di Kukes dan Marina di Albania. Sementara penduduk etnis-Albania yang masih berada di Kosovo menderita kekurangan pangan. Juga diberitakan pecah wabah tifus, kolera dan kudis. * RATU BEATRIX POSITIF ATAS KUNJUNGAN DI CINA Ratu Belanda Beatrix bereaksi positif atas pembicaraan dengan Presiden Cina Jiang Zemin, pada hari pertama kunjungan kenegaraan Senin kemarin. Menurut Ratu Belanda pembicaraan itu bersifat tidak resmi dan terbuka. Kedua tokoh negara membicarakan semua tema yang ingin dikemukakan. Sewaktu acara jamuan kenegaraan, Presiden Jiang Zemin mengambil inisiatif pertama membicarakan situasi hak asasi manusia di Cina. Tidak diberikan keterangan lebih lanjut mengenai isi pembicaraan. Ratu Beatrix diberitakan kagum akan ketenangan warga Cina membicarakan sejumlah masalah, dan dapat mengerti lebih baik situasi di negara tersebut. Menurut Beatrix sejak kunjungan pertamanya tahun 1977, suasana di Cina berubah, yaitu lebih bebas dan terbuka. * DUMA AKAN MEMULAI PROSES PEMECATAN YELTSIN MEI MENDATANG Kemungkinan pertengahan Mei mendatang Parlemen Rusia, Duma, akan mengadakan pemungutan suara memulai proses pemecatan Presiden Boris Yeltsin. Demikian dikatakan pemimpin Partai Komunis Rusia, Gennadi Zyuganov, yang juga mengusulkan pemecatan tersebut. Sebenarnya Duma akan mengadakan pemungutan suara Kamis besok, tetapi hal ini ditunda sehubungan krisis di Kosovo. Perdana Menteri Rusia Yevgeni Primakov berseru kepada anggota Duma untuk menentang pemilihan, karena dapat mendestabilisasi Rusia. Presiden Yeltsin berpendapat, Partai Komunis Rusia tidak mempunyai kesempatan untuk menang. Boris Yeltsin antara lain dituduh memulai perang dengan negara bagian Cecnya yang memberontak tahun 1994 dan membiarkan bubarnya Uni Soviet. * SALURAN UDARA MEMPERBESAR API KEBAKARAN MONT BLANC Kebakaran besar di terowongan Mont Blanc, antara Perancis dan Italia, bulan lalu, menurut hasil penyelidikan sementara juga disebabkan saluran udara yang dibiarkan terbuka. Pemerintah Italia memutuskan membuka saluran tersebut, agar asap api bisa keluar. Tetapi saluran ini juga menambah jumlah zat asam di terowongan yang semakin memperbesar dan memperluas api. Hasil penyelidikan juga menyatakan koordinasi regu-regu penyelamat tidak seperti yang diharapkan. Tetapi mencoba sekuat tenaga untuk sebanyak mungkin menyelamatkan para korban. Menurut hasil penyelidikan, 41 orang tewas menjadi korban. Terowongan Mont Blanc masih akan ditutup selama beberapa bulan mendatang. * AUSTRALIA AKAN MENYELIDIKI ALIRAN PENGUNGSI ASIA Perdana Menteri Australia, John Howard memerintahkan penyelidikan gelombang pengungsi kapal Asia ke Australia beberapa bulan terakhir. Senin kemarin, polisi pantai Australia menemukan sebuah kapal yang memuat puluhan imigran gelap, yang mungkin berasal dari Cina. Akhir pekan lalu sekitar 60 pengungsi gelap lainnya ditemukan di pantai utara Sydney. Sementara ini semua pengungsi sudah dibawa ke sebuah pusat penampungan. Politisi terkemuka Australia mendesak Perdana Menteri Howard untuk mempertajam pengawasan di seluruh wilayah pantai negara tersebut. * KABINET CINA MEMBELA HAK ASASI MANUSIA Kabinet Cina di dalam sebuah laporan membela perkembangan hak asasi manusia. Laporan tersebut diterbitkan Selasa ini, dua hari sebelum peringatan demonstrasi mahasiswa besar-besaran 10 tahun lalu. Menurut laporan, situasi hak asasi manusia di Cina memang belum mencapai taraf seperti di negara-negara lain di dunia. Tetapi pemerintah Cina lebih mementingkan sarana pangan, papan dan pakaian yang baik bagi semua penduduknya. Karena itu sistem pengawasan politik komunis tidak dapat dielakkan. Di dalam laporan tidak disebutkan pendirian Partai Demokrasi Cina, tahun lalu. Semua aktivis yang terlibat, sekarang mendekam di penjara selama 11 hingga 13 tahun. Kamis besok Cina akan memperingati meninggalnya Hu Yaobang, mantan pemimpin komunis yang dikeluarkan dari partai. Yaobang meninggal dunia 10 tahun lalu, dan kematiannya memicu demonstrasi mahasiswa besar-besaran di Lapangan Tien An Men. * SIAPA SAJA PENERIMA UANG SUAP KONGLOMERAT JEPANG? INTRO: Pers Indonesia umumnya mengkhawatirkan bahwa konglomerat- konglomerat besar yang dahulu dekat dengan Golkar, kini bisa melakukan kolusi soal kredit macet seratus trilyun rupiah. Dan kasus suap dari pengusaha-pengusaha Jepang akan dibongkar oleh pihak Kejaksaan Agung. Laporan koresponden Syahrir dari Jakarta: Keputusan BPPN, atau Badan Penyehatan Perbankan Nasional mengembalikan penanganan sejumlah kredit macet milik sejumlah konglomerat Cina kepada tujuh bank pemerintah dikhawatirkan membuka peluang terjadinya aksi main mata atau patgulipat, tulis harian Terbit. Hingga saat ini di tujuh bank pemerintah mencapai 100 trilyun rupiah dalam 1200 rekening. Permainan antara debitor dengan banknya bisa terjadi karena kurangnya kontrol dari BPPN. Karena itu tidak tertutup kemungkinan debitor besar tetap bisa lolos karena lemahnya penerapan hukum selama ini. Para konglomerat yang dahulu dekat dengan Golkar ternyata merajai daftar debitor besar yang telah menggunakan dana bank pemerintah. Di lima bank pemerintah ada misalnya 10 konglomerat Golkar meraup kredit Rp. 3,3 trilyun. Hal itu masih ditambah dengan utang konglomerat Cendana, Prayogo Pangestu pada Bank Exim sekitar Rp. 24 trilyun. Prayogo pemilik Barito Pacific yang kini dekat dengan Habibie itu tergolong konglomerat yang utangnya paling tinggi. Dalam pada itu diberitakan bahwa Kejaksaan Agung segera akan memeriksa sejumlah pejabat yang diuga terlibat dalam kasus suap senilai Rp. 96,92 milyar. Para pakar ekonomi umumnya sependapat bahwa isu suap pengusaha Jepang pada pejabat Indonesia itu sudah dimulai sejak kelompok opsus di Tanah Abang berkuasa. Investasi Jepang di Indonesia dimulai tahun 1969. Masuknya investasi Jepang itu tidak lepas dari tangan-tangan Sofyan Wanandi dan Yusuf Wanandi yang ketika itu menjadi staf Ali Moertopo dan Soedjono Hoemardani. Dua tokoh militer yang saat itu sangat berpengaruh dan dekat dengan Soeharto. Berapa jumlah pejabat yang sekarang menerima suap dan kapan akan diperiksa, belum dikemukakan oleh Jaksa Agung. Tetapi yang jelas segera mungkin mereka akan kita panggil, kata Andi Ghalib kepada pers kemarin. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat yang terkait dengan kasus suap Jepang diberitakan mulai ketakutan dengan adanya rencana Kejaksaan Agung melacak kasus ini. Kasus suap ini menjadi sorotan pers dan pemerintah Jepang baru-baru ini. Jaksa agung, menurut Kahumas Kejaksaan Agung, Suhandoyo akan segera melakukan koordinasi dengan Menko Wasbangpan, Hartarto dan Menko Ekuin, Ginandjar Kartasasmita. Tujuannya untuk mengumpulkan data seputar dugaan suap lima perusahaan Jepang kepada pejabat Indonesia untuk memenangkan tender dan menggelapkan pajak. Yang ingin diketahui ialah siapa-siapa saja yang menerima suap dari lima perusahaan Jepang, masing masing Taisei Corporation, Obayashi, Teken, Kajima dan Tokai Kaigio Corporation. Siapa yang sesungguhnya terlibat dalam proses penerbitan PP no.42 1995 dan PP no.63 1998. Kedua peraturan itu mengatur seputar pembebasan pajak bagi kontraktor asing yang proyeknya didanai dari bantuan luar negeri. Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazir menyatakan bahwa seorang menteri kabinet sekarang yang bertanggung jawab. Dia yang bertanggung jawab katanya, kami terima sudah begitu, jelasnya kepada Bisnis Indonesia. Dalam pada itu Prof. Sarbini Sumawinata mengatakan sejak tahun 1969 dia sudah mencurigai investasi Jepang di Indonesia diwarnai permainan suap dan memberi kesempatan kepada pejabat untuk melakukan korupsi. Investasi Jepang sangat merangsang pemerintahan untuk korup, katanya. Sejak awal kelihatan betul para investor Jepang berbeda dengan Amerika dan Eropa yang lebih konservatif memegang etika bisnis. Sedangkan Jepang merintis hubungan lewat keluarga dan kroni, dan ini sangat keterlaluan kata Sarbini Sumawinata. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 13 Apr 1999 jam 16:57:39 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
