---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Wednesday 14 April 1999 14:40 UTC ** KUALA LUMPUR DIGUNCANG DEMONSTRASI PENDUKUNG ANWAR IBRAHIM ** SOEHARTO RAGUKAN PEMILU JUJUR DAN TERBUKA DI INDONESIA ** PAKISTAN JUGA LAKUKAN UJI COBA RUDAL JARAK MENENGAH ** PRESIDEN CLINTON MINTA DANA TAMBAHAN UNTUK AKSI MILITER NATO ** TOPIK GEMA WARTA: PERPECAHAN DALAM PDI PERJUANGAN MANADO MAKIN PARAH ** TOPIK GEMA WARTA: BERBAGAI WAJAH KELOMPOK-KELOMPOK PRO INTEGRASI TIMOR-TIMUR * KUALA LUMPUR DIGUNCANG DEMONSTRASI PARA PENDUKUNG ANWAR IBRAHIM Di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, para pendukung mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim bertikai dengan polisi anti huru-hara. Demonstrasi muncul menyusul vonnis Mahkamah Malaysia yang menjatuhkan hukuman penjara enam tahun penjara kepada Anwar, yang dituduh melakukan korupsi. Sedikitnya dua orang demonstran ditahan, termasuk pemimpin oposisi Tian Chua. Polisi menggunakan semprotan air dan gas air mata untuk membubarkan ribuan demonstran. Sementara itu Anwar Ibrahim menamakan hukuman yang dijatuhkan sangat memalukan. Berbagai kelompok hak asasi manusia berpendapat vonis ini adalah bukti bahwa Perdana Menteri Mahathir Mohammad menyalahgunakan hukum untuk menindas pihak oposisi. * SOEHARTO RAGUKAN PEMILU JUJUR DAN TERBUKA DI INDONESIA Mantan Presiden Soeharto beranggapan, sulit bagi Indonesia menjalankan pemilu yang bebas dan jujur. Soeharto, dalam wawancara dengan harian Jepang, Yoimuri Shimbun mengatakan bahwa besarnya jumlah partai politik yang ikut serta dan gelombang pertikaian di Indonesia sebagai faktor- faktor negatif. Inilah wawancaran pertama Soeharto sejak menyatakan berhenti Mei tahun lalu. Selanjutnya dikatakan, pemilu yang direncanakan bulan Juni mendatang, sangatlah penting bagi perkembangan reformasi politik di Indonesia. Tetapi Soeharto meragukan keberhasilan pemilu, karena 48 partai ikut serta, serta memperingatkan pecahnya frustrasi dan kembalinya komunisme di Indonesia, apabila pemilu gagal. * PAKISTAN JUGA LAKUKAN UJI COBA RUDAL JARAK MENENGAH Rabu ini pemerintah Pakistan mengadakan uji coba rudal jarak menengah, sebagai jawaban atas uji coba nuklir India, Ahad lalu. Menurut Pakistan, mereka telah memberikan informasi terlebih dulu kepada India. Sebelumnya pemerintah Islamabad menyerukan akan memberikan jawaban sesuai atas uji coba rudal India. Rudal Pakistan ini mempunyai jangkauan lebih dari 2000 kilometer, dan dapat membawa muatan nuklir. Satu tahun lalu baik India maupun Pakistan mengadakan uji coba nuklir bawah tanah, yang meningkatkan ketegangan antara kedua negara. Masyarakat internasional mengecam keras kedua uji coba tersebut. Bulan Februari lalu India dan Pakistan sepakat untuk mengurangi lomba senjata nuklir. * PRESIDEN CLINTON MINTA DANA TAMBAHAN UNTUK AKSI MILITER NATO Presiden Amerika Serikat Bill Clinton minta dana tambahan sebesar empat milyar dolar kepada Kongres, untuk aksi militer di Yugoslavia. Menurut Gedung Putih para pengungsi Kosovo masih membutuhkan dana beberapa ratus juta dolar. Demikian dinyatakan Clinton setelah berunding dengan sejumlah anggota Kongres, serta mempertimbangkan mengirim tentara dan pesawat tempur tambahan ke Kosovo. Pemerintah Jerman mengajukan rencana perdamaian Kosovo kepada NATO. Menurut rencana ini, aksi militer terhadap Yugoslavia akan ditangguhkan, apabila Serbia menarik mundur tentaranya dari Kosovo. Selanjutnya akan ditempatkan tentara perdamaian internasional, bekerjasama dengan Rusia, yang harus mendampingi para pengungsi kembali ke desa masing-masing. Sementara ini serangan udara NATO sudah masuk minggu keempat, dengan menggempur kota Novi Sad dan Pozega. Menurut Beograd, sebuah pusat pembangkit listrik tenaga air di Yugoslavia tenggara telah hancur, begitu pula sejumlah jembatan di perbatasan Montenegro. Sementara itu, Organisasi Hak Asasi Manusia Amerika Serikat, Human Rights Watch, setelah berbicara dengan sejumlah pengungsi Kosovo menyatakan, tentara Serbia menembak mati 47 pria di Jakovica, awal April ini. * INDIA DIANCAM KRISIS PEMERINTAH India diancam krisis pemerintah, karena salah satu partai koalisi terpenting keluar dari kabinet. Sebuah partai regional dari negara bagian Tamil Nadu di India Selatan, meninggalkan pemerintah koalisi. Karena itu pemerintah India kehilangan mayoritas di parlemen. Kemungkinan minggu ini juga akan diajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintah pimpinan Perdana Menteri Atal Behari Vajpayee, dari Partai Nasionalis Hindhu, BJP. Partai oposisi terbesar India, Partai Kongres pimpinan Sonia Gandhi berseru kepada Perdana Menteri Vajpayee supaya mengundurkan diri saja. Vajpayee telah berkuasa lebih dari satu tahun, dan memimpin kabinet keempat di India sejak 1996. * DUMA AKAN MENGAMBIL SUARA MEI MENDATANG Parlemen Rusia, Duma, menunda pemungutan suara mengenai proses pemecatan Presiden Boris Yeltsin, hingga pertengahan Mei mendatang, atas desakan Partai Komunis. Pemimpin Partai Komunis, Gennadi Zyuganov, yang juga mengusulkan pemecatan tersebut, dalam beberapa minggu mendatang ingin mencari dukungan lebih banyak bagi rencana tersebut. Dibutuhkan dukungan dua pertiga anggota Duma untuk dapat memulai proses pemecatan. Boris Yeltsin antara lain dituduh menjalankan kebijakan ekonomi yang menghancurkan Rusia, memulai perang Cecnya tahun 1994 dan membiarkan hancurnya Uni Soviet. Para pengamat berpendapat, Partai Komunis Rusia tidak mempunyai kesempatan untuk menang, karena parlemen tingkat tinggi dan mahkamah agung Rusia harus turut mempertimbangkan usulan tersebut. * ISRAEL MEMBANGUN 18 PERKAMPUNGAN YAHUDI BARU Pemerintah Israel membangun 18 perkampungan Yahudi baru di Tepi Barat Sungai Yordan. Demikian laporan harian Israel, Haaretz, berdasarkan foto-foto satelit Amerika Serikat. Dua belas perkampungan baru dibangun setelah penandatanganan perjanjian Wye Plantation bulan Oktober tahun lalu, yang justru menyepakati bahwa Israel tidak akan membangun perkampungan Yahudi baru. Awal minggu ini Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyatakan pemerintahnya tidak membangun perkampungan baru, tetapi melanjutkan perluasan perkampungan yang sudah ada. Dalam kampanye pemilihan umum tanggal 17 Mei mendatang, Netanyahu lebih banyak menekankan kebijakan daerah pendudukan Yahudi, agar memperoleh dukungan elektorat ultra-nasionalis. * CINA-AMERIKA AKAN MELANJUTKAN PERUNDINGAN DI BEIJING Perundingan antara Cina dan Amerika Serikat mengenai niat Cina untuk menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia, WTO, akan dilanjutkan akhir April ini di ibukota Beijing. Perdana Menteri Cina, Zhu Rongji, yang sedang mengadakan kunjungan resmi di Amerika Serikat menyatakan setelah bertemu dengan Presiden Bill Clinton, kedua negara sepakat berusaha sekuat tenaga mencari jalan keluar terbaik. Minggu lalu kedua pemimpin negara tidak berhasil mencapai persetujuan mengenai keinginan Cina menjadi anggota WTO. Washington menuntut Beijing lebih membuka pasar bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat. * PESAWAT BRITISH AIRWAYS MENDARAT DARURAT DI SINGAPURA Sedikitnya enam penumpang pesawat perusahaan penerbangan Inggris British Airways cedera, ketika pesawat yang mereka tumpangi mengadakan pendaratan darurat karena kuatnya turbulensi udara di bandara Changi, Singapura. Menurut sejumlah saksi mata, beberapa penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman terhempas dari tempat duduk mereka. Tanpa kesulitan, pilot akhirnya dapat mendaratkan pesawat. Pesawat tersebut mengangkut 235 penumpang dan 18 awak. Keenam penumpang yang cedera menderita patah tulang dan dirawat di rumah sakit. * PERPECAHAN DALAM PDI PERJUANGAN MANADO MAKIN PARAH Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menetapkan pembagian kursi DPR-RI untuk setiap daerah pemilihan atau provinsi, selasa lalu. KPU sempat berkutat hampir dua pekan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Berikut laporan rekan Johan Talisipat dari Jakarta: Propinsi yang memperoleh kuota kursi DPR terbesar adalah Jawa Barat yang berpenduduk 43,8 juta jiwa dan meliputi 28 DATI II dengan 82 kursi. Sedangkan yang terkecil adalah Timor Timur yang berpenduduk 981 ribu jiwa atau dengan 13 DATI dengan empat kursi. Sidang juga memutuskan empat kursi DPR-RI untuk Timor Timur, melalui voting dengan hasil 41 suara (75 persen) setuju Timtim memperoleh empat kursi dan enam suara setuju 13 kursi. Sementara itu kontradiksi di kalangan interen partai-partai besar mulai merebak seperti terlihat di Manado. Amien Rais Ketua Umum PAN yang tiba di Manado kemarin mendapat laporan bagaimana partainya Megawati pecah dalam dua kelompok besar. Rabu kemarin tanggal 14 April 1999 jam 11.30 wta telah terjadi penyerangan oleh 100 orang PDI Perjuangan Menado dari kelompok Rudy Waney. Kelompok ini berasal dari DPC PDI Perjuangan Manado yang disahkan oleh Deklarator PDI Perjuangan Sabam Sirait, tetapi ditolak oleh kelompok DPC PDI Perjuangan lama pimpinan Pendeta Refly Pessah. Penyerangan pun dilakukan ke rumah ketua DPD PDI Perjuangan Pendeta Refly Pessah di Jl. Katamso, Sario. Kotamadya Manado. Pada kejadian tersebut dua orang aktivis PDI Perjuangan, yakni Masinus Iwan Pattimura dan Kaswadi, seorang mahasiswa, jadi korban, kena panah dan dibacok dengan samurai oleh para penyerang. Para penyerang kemudian masuk ke rumah mencari Refly Pessah, Ketua DPC PDI Perjuangan Menado. Tetapi Refly dan istri serta anak sempat lari kerumah sebelah, yaitu Gereja PNIEL GPDI Titiwungan Menado. Namun mereka terus dikejar dengan samurai oleh para penyerang. Karena tidak berhasil menemukan Refly yang sembunyi dalam gereja, maka kaca jendela gereja dibabat dengan samurai oleh para penyerang sesama "banteng" ini sehingga kaca-kaca pecah, sedang adik Refly Pessah, yaitu Agnes Pessah diancam dengan pisau terhunus oleh pihak penyerang yang masuk paksa ke kamar. Waktu itu Agnes Pesah sedang tidur dan pintu kamarnya didobrak. Akibat peristiwa itu istri dan anak Refly Pessah mengungsi dan sedang dua korban dirawat di RS Telung Indo. Kemarin sekitar 200 petugas bersenjata berjaga-jaga di rumah Refly Pessah. Akibat kejadian ini sekitar 25.000 anggota Majelis Muslimin Indonesia membatalkan niat masuk PDI Perjuangan. Mereka pun kecewa bahwa PDI kini didominasi kelompok Kristen ex Parkindo dan ex Golkar. Menurut harian Manado Pos, kini kader Muslim yqng duduk dalam kepengurusan PDI Perjuangan kota Manado tinggal 5%. Dan ini dianggap bertentangan dengan perjuangan Megawati. Kepengurusan DPC Manado yang dibentuk Sabam Sirait tidak mencerminkan semangat nasionalisme, tulis harian Manado Post. DPC Manado bentukan Sabam Sirait dengan membakar sentimen agama memang berusaha agar calon legislatif dari Sulawesi Utara adalah istri Sabam Sirat sendiri. Ini dianggap sebagai bentuk KKN baru yang dilakukan kalangan pendukung ex PNI di Sulut. Usaha-usaha Parkindonisasi dianggap bertentangan dengan semangat nasionalisme yang dianut PDI Perjuangan, kata Ketua Posko Manado Inyo Mononutu. Tampaknya, menjelang pemilu mendatang, partai- partai besar masih harus menghadapi pelbagai kendala berupa perpecahan interen yang disebabkan interes Jakarta untuk memaksakan calon-calonnya ke daerah. * BERBAGAI WAJAH KELOMPOK-KELOMPOK PRO INTEGRASI TIMOR TIMUR Aksi-aksi kekerasan, terutama yang dilakukan oleh milisi milisi pro- integrasi di Timor Timur, telah memancing tekanan-tekanan internasional agar pemerintah Indonesia mengendalikan keadaan di wilayah bekas jajahan Portugal itu. Sekjen PBB Kofi Annan, ketika berada di Madrid, akhir pekan silam, bahkan sampai merasa perlu untuk menelpon Presiden B.J. Habibie untuk mengimbau agar Jakarta mengontrol situasi TimTim. Tetapi, apa dan siapa sebenarnya kelompok kelompok pro-integrasi yang mengejutkan dunia itu? Sebuah ulasan redaksi di Hilversum: Barangkali Habibie sendiri juga akan terkejut melihat tayangan TV yang memperlihatkan upacara dan pawai unjuk kekuatan kelompok pro-Jakarta di Maubara, kabupaten Liquica, ketika mereka memamerkan senjata dan bersumpah akan membela integrasi "sampai titik darah penghabisan", sambil minum darah anjing yang mereka sembelih. Ironisnya, justru sosok dan ulah milisi pro-Jakarta itu bisa menjadi "blessing in disguise", berkat terselubung bagi Habibie dan kabinetnya. Sebab Jakarta selama ini selalu berilusi bahwa kekuatan pro-integrasi dan pro-kemerdekaan di Tim-Tim itu imbang, dan keduanya sama-sama legitim. Walhasil, kemarahan Uskup Belo yang menghentikan upaya rekonsiliasi Dare-kedua, dan tekanan dunia gara-gara ulah milisi itu, bisa membangunkan Habibie dari tidur nyenyak, dan tiba-tiba menyadari bahwa Timor Leste sama sekali bukan Irlandia Utara. Di Irlandia Utara, kelompok pro integrasi yaitu kaum Unionist, memang sama-sama legitim tetapi lebih kuat ketimbang kelompok pro-kemerdekaan Sinn Fein dan IRA, tetapi sejarah dan peta-bumi politik di Tim-Tim sangat berbeda dari Irlandia Utara. Sedangkan kelompok pro integrasi di Timor Timur justru persis kebalikannya. Seperti lazimnya di daerah pendudukan militer, kelompok intelejen militerlah yang selalu tahu persis bagaimana imbangan kekuatan dalam situasi seperti itu. Misalnya, bukannya angkatan darat Jepang, melainkan marinir Jepanglah yang menyadari popularitas gerakan nasionalisme Indonesia, sehingga akhirnya Laksamana Maeda memberi kemudahan kepada Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan. Begitu juga, RUF, Royal Union Force, yaitu tentara dan intelejen Inggris di Belfast itulah yang akhirnya membujuk London untuk berunding dengan tentara Irlandia Utara IRA. Sama juga halnya dengan SGI, yaitu Satuan Tugas Intelejens Kodam Udayana, khususnya Korem Dili, mereka inilah yang benar-benar mengetahui bagaimana situasi kondisi lapangan di TimTim. Akan tetapi, berbeda dengan Maeda dan RUF, SGI memilih peran yang malah melawan arus. Melawan arus aspirasi rakyat Timor Timur maupun arus resmi Jakarta. Ada dua penyebabnya. Pertama, di Timor Timur banyak elemen ABRI tampaknya masih kaget dan tidak mau menerima kebijaksanaan dua opsi yang diungkap terlalu dini oleh Habibie, akhir Januari lalu, meskipun banting stir Habibie ini didukung oleh Pangab Jendral Wiranto. Kedua, Indonesia berada dalam situasi krisis dan transisi. Di tengah ketidakpastian itulah, mereka bertaruh. Sebagian ABRI yang semasa Soeharto sudah anti Habibie, apalagi veteran Perang Timor merasa telah mengorbankan 20an ribu nyawa rekannya di ajang perang. "Habibie kan tahun ini akan turun," ujar seorang Dandim di Tim-Tim, sambil membela dan memberi fasilitas kepada milisi pro-integrasi, kepada sebuah sumber Radio Nederland baru baru ini. Menurut televisi Australia, gerakan pembangkangan di dalam ABRI yang ingin bertahan di TimTim ini mulai muncul hanya beberapa hari setelah untuk pertama kalinya pemerintah Habibie mengumumkan tawaran otonomi- luas, Juni tahun lalu. Mereka tahu benar, kalau ada refendum, kelompok prokemerdekaan pasti menang. Karena itu, sepuluh ribu senjata api akan dibagikan untuk menggagalkan referendum, atau paling tidak untuk menguasai kawasan sabuk strategis, yang memanjang dari Dili, Ainaro, Liquica, Maliana sampai Atambua, jadi untuk membentuk zona buffer di perbatasan Timor Barat. Tiga milisi terbesar berhasil dihimpunnya dalam beberapa bulan. Pertama Gardapaksi yang dulu dibentuk oleh Letjen purnawirawan Prabowo itu dihidupkan kembali dan dipimpin oleh Enrico Guteres, untuk menguasai Kabupaten Ainaro. Kedua, milisi Halilintar, dipimpin oleh Joao da Silva Tavarez, bertugas menjaga Kabupaten Liquica. Dan ketiga, milisi Mahidi, yaitu Mati Hidup Demi Integrasi, pimpinan Cancio Carvalho, untuk mengamankan kawasan Balibo dan Maliana. Tavarez, tuan tanah besar di Maubara, tampil sebagai tokoh tertua, yang ditunjuk menjadi Panglima Pro-Integrasi. Tavarez, Guteres dan Carvalho semuanya berasal dari keluarga Partai Apodeti yang pada tahun 75 membela Jakarta dan dimusuhi serta menjadi korban Fretilin. Dari ketiga keluarga tsb, hanya Keluarga Guteres yang dihabisi oleh ABRI, tapi anehnya Enrico memilih untuk menjadi jagoan yang disokong ABRI lokal. Yang menarik, ketiga keluarga dan pimpinan milisi-milisi terbesar itu bukanlah nama yang selama ini menonjol di kalangan pro-integrasi. Tokoh tokoh seperti Clementino dos Reis Amaral, anggota Komnas-Ham, dan Francisco Lopes da Cruz, Dubes Keliling yang akrab disebut "Chico Lopez", rupanya tidak berperan penting lagi. Mereka, selain berasal dari Partai UDT, juga merupakan sayap lama yang sudah dicoret oleh sayap garis keras pro-integrasi. Sebagai gantinya, kini muncul Poligarpo, putra Gubernur pertama TimTim, sekarang pengusaha dan bankir di Dili, dan Jose Tavarez, putra Joao Tavarez yang pernah menjabat diplomat RI di Brussel. Mereka inilah yang paling sengit membela otonomi dan mengakibatkan polarisasi tajam dengan kelompok pro-referendum pimpinan Jose Ramos-Horta, sehingga menggagalkan dialog antar Timor, AIETD, terakhir di Austria, tahun lalu. Dengan kata lain, kekuatan pro-integrasi tampaknya telah bergeser dari sisa sisa UDT dan Apodeti tahun 70an, ke tangan generasi baru keluarga besar Apodeti. Berbeda dengan bekas Fretilin dan bekas UDT yang menyeberang ke RI, kalangan Apodeti selama ini umumnya lebih aktif di Dili ketimbang di Jakarta. Contohnya, Abilio Osorio Soares yang menjadi Gubernur berkat hubungan eratnya dengan Prabowo, dan Ketua DPRD Dili Armindo Mariano Soares, yang sekarang mondar mandir Dili-Jakarta dan memimpin FKDP, Forum Keadilan, Demokrasi dan Persatuan. Menurut beberapa sumber, sayap yang muncul di permukaan politik Jakarta ini dekat dengan mantan tokoh Fretilin garis keras Abilio Araujo. Araujo berbalik haluan dan menyalami Soeharto pada tahun 96 kabarnya berkat permainannya licin melalui kerjasama dengan Fanny Habibie, adik Presiden Habibie, dan tokoh-tokoh intel BIA, ketika Fanny menjabat Dubes di London. Sekarang, Abilio Araujo mengkampanyekan apa yang disebutnya "Jalan Ketiga", yang sesungguhnya tidak lain adalah kemerdekaan bertahap melalui otonomi di bawah RI. Meskipun katanya juga mengkampanyekan rekonsiliasi, namun Abilio Araujo yang sering di Jakarta ini, sampai sekarang belum pernah bertemu dengan pemimpin pro-kemerdekaan Xanana Gusmao. Usulan terbuka Gubernur Abilio Osorio Soares untuk menunda jajak pendapat PBB, bahkan untuk membelah Tim-Tim menjadi dua, tidak hanya melawan kebijakan pemerintah Habibie dan ABRI, tetapi juga melawan kesepakatan internasional. Membuat TimTim menjadi Cyprus hanya akan menyulut konflik baru, justru di saat penyelesaian diplomatik TimTim telah semakin dekat. Maka tidak mengherankan apabila Menlu Ali Alatas sekarang dipensiunkan. Bukan pensiun dari jabatannya, melainkan dipensunkan dari sasaran kritik dunia. Untuk pertama kali, fokus dunia sekarang beralih kepada Presiden Habibie dan ABRI, karena pimpinan negara inilah yang harus mengendalikan gelombang kekerasan di Tim-Tim yang dapat mengancam penyelesaian damai. Jadi, pesan Kofi Annan dari Madrid itu jelas. Apapun ulah dan tujuan milisi milisi bersenjata serta kelompok pro-integrasi, semua itu tetap merupakan bagian tanggungjawab Indonesia yang melakukan agresi internasional pada tanggal 7 Desember tahun 75. Bukankah mantan bos Bakin, Yoga Sugama, yang pada tanggal 3 Desember tahun 75 bertemu Presiden Soeharto dan mengusulkan invasi TimTim, baru-baru ini sudah mengaku bahwa "TimTim merupakan suatu blunder besar" pihak Indonesia? ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Apr 1999 jam 16:46:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
