----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Wednesday 14 April 1999 14:40 UTC



** KUALA LUMPUR DIGUNCANG DEMONSTRASI PENDUKUNG ANWAR IBRAHIM

** SOEHARTO RAGUKAN PEMILU JUJUR DAN TERBUKA DI INDONESIA

** PAKISTAN JUGA LAKUKAN UJI COBA RUDAL JARAK MENENGAH

** PRESIDEN CLINTON MINTA DANA TAMBAHAN UNTUK AKSI MILITER NATO

** TOPIK GEMA WARTA: PERPECAHAN DALAM PDI PERJUANGAN MANADO MAKIN PARAH

** TOPIK GEMA WARTA: BERBAGAI WAJAH KELOMPOK-KELOMPOK PRO INTEGRASI
TIMOR-TIMUR




* KUALA LUMPUR DIGUNCANG DEMONSTRASI PARA PENDUKUNG ANWAR IBRAHIM
Di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, para pendukung mantan Wakil Perdana
Menteri Anwar Ibrahim bertikai dengan polisi anti huru-hara. Demonstrasi
muncul menyusul vonnis Mahkamah Malaysia yang menjatuhkan hukuman
penjara enam tahun penjara kepada Anwar, yang dituduh melakukan korupsi.
Sedikitnya dua orang demonstran ditahan, termasuk pemimpin oposisi Tian
Chua. Polisi menggunakan semprotan air dan gas air mata untuk
membubarkan ribuan demonstran. Sementara itu Anwar Ibrahim menamakan
hukuman yang dijatuhkan sangat memalukan. Berbagai kelompok hak asasi
manusia berpendapat vonis ini adalah bukti bahwa Perdana Menteri
Mahathir Mohammad menyalahgunakan hukum untuk menindas pihak oposisi.


* SOEHARTO RAGUKAN PEMILU  JUJUR DAN TERBUKA DI INDONESIA
Mantan Presiden Soeharto beranggapan, sulit bagi Indonesia menjalankan
pemilu yang bebas dan jujur. Soeharto, dalam wawancara dengan harian
Jepang, Yoimuri Shimbun mengatakan bahwa besarnya jumlah partai politik
yang ikut serta dan gelombang pertikaian di Indonesia sebagai faktor-
faktor negatif. Inilah wawancaran pertama Soeharto sejak menyatakan
berhenti Mei tahun lalu. Selanjutnya dikatakan, pemilu yang direncanakan
bulan Juni mendatang, sangatlah penting bagi perkembangan reformasi
politik di Indonesia. Tetapi Soeharto meragukan keberhasilan pemilu,
karena 48 partai ikut serta, serta memperingatkan pecahnya frustrasi dan
kembalinya komunisme di Indonesia, apabila pemilu gagal.


* PAKISTAN JUGA LAKUKAN UJI COBA RUDAL JARAK MENENGAH
Rabu ini pemerintah Pakistan mengadakan uji coba rudal jarak menengah,
sebagai jawaban atas uji coba nuklir India, Ahad lalu. Menurut Pakistan,
mereka telah memberikan informasi terlebih dulu kepada India. Sebelumnya
pemerintah Islamabad menyerukan akan memberikan jawaban sesuai atas uji
coba rudal India. Rudal Pakistan ini mempunyai jangkauan lebih dari 2000
kilometer, dan dapat membawa muatan nuklir. Satu tahun lalu baik India
maupun Pakistan mengadakan uji coba nuklir bawah tanah, yang
meningkatkan ketegangan antara kedua negara. Masyarakat internasional
mengecam keras kedua uji coba tersebut. Bulan Februari lalu India dan
Pakistan sepakat untuk mengurangi lomba senjata nuklir.


* PRESIDEN CLINTON MINTA DANA TAMBAHAN UNTUK AKSI MILITER NATO
Presiden Amerika Serikat Bill Clinton minta dana tambahan sebesar empat
milyar dolar kepada Kongres, untuk aksi militer di Yugoslavia. Menurut
Gedung Putih para pengungsi Kosovo masih membutuhkan dana beberapa ratus
juta dolar. Demikian dinyatakan Clinton setelah berunding dengan
sejumlah anggota Kongres, serta mempertimbangkan mengirim tentara dan
pesawat tempur tambahan ke Kosovo. Pemerintah Jerman mengajukan rencana
perdamaian Kosovo kepada NATO. Menurut rencana ini, aksi militer
terhadap Yugoslavia akan ditangguhkan, apabila Serbia menarik mundur
tentaranya dari Kosovo. Selanjutnya akan ditempatkan tentara perdamaian
internasional, bekerjasama dengan Rusia, yang harus mendampingi para
pengungsi kembali ke desa masing-masing. Sementara ini serangan udara
NATO sudah masuk minggu keempat, dengan menggempur kota Novi Sad dan
Pozega. Menurut Beograd, sebuah pusat pembangkit listrik tenaga air di
Yugoslavia tenggara telah hancur, begitu pula sejumlah jembatan di
perbatasan Montenegro. Sementara itu, Organisasi Hak Asasi Manusia
Amerika Serikat, Human Rights Watch, setelah berbicara dengan sejumlah
pengungsi Kosovo menyatakan, tentara Serbia menembak mati 47 pria di
Jakovica, awal April ini.


* INDIA DIANCAM KRISIS PEMERINTAH
India diancam krisis pemerintah, karena salah satu partai koalisi
terpenting keluar dari kabinet. Sebuah partai regional dari negara
bagian Tamil Nadu di India Selatan, meninggalkan pemerintah koalisi.
Karena itu pemerintah India kehilangan mayoritas di parlemen.
Kemungkinan minggu ini juga akan diajukan mosi tidak percaya terhadap
pemerintah pimpinan Perdana Menteri Atal Behari Vajpayee, dari Partai
Nasionalis Hindhu, BJP. Partai oposisi terbesar India, Partai Kongres
pimpinan Sonia Gandhi berseru kepada Perdana Menteri Vajpayee supaya
mengundurkan diri saja. Vajpayee telah berkuasa lebih dari satu tahun,
dan memimpin kabinet keempat di India sejak 1996.


* DUMA AKAN MENGAMBIL SUARA MEI MENDATANG
Parlemen Rusia, Duma, menunda pemungutan suara mengenai proses pemecatan
Presiden Boris Yeltsin, hingga pertengahan Mei mendatang, atas desakan
Partai Komunis. Pemimpin Partai Komunis, Gennadi Zyuganov, yang juga
mengusulkan pemecatan tersebut, dalam beberapa minggu mendatang ingin
mencari dukungan lebih banyak bagi rencana tersebut. Dibutuhkan dukungan
dua pertiga anggota Duma untuk dapat memulai proses pemecatan. Boris
Yeltsin antara lain dituduh menjalankan kebijakan ekonomi yang
menghancurkan Rusia, memulai perang Cecnya tahun 1994 dan membiarkan
hancurnya Uni Soviet. Para pengamat berpendapat, Partai Komunis Rusia
tidak mempunyai kesempatan untuk menang, karena parlemen tingkat tinggi
dan mahkamah agung Rusia harus turut mempertimbangkan usulan tersebut.


* ISRAEL MEMBANGUN 18 PERKAMPUNGAN YAHUDI BARU
Pemerintah Israel membangun 18 perkampungan Yahudi baru di Tepi Barat
Sungai Yordan. Demikian laporan harian Israel, Haaretz, berdasarkan
foto-foto satelit Amerika Serikat. Dua belas perkampungan baru dibangun
setelah penandatanganan perjanjian Wye Plantation bulan Oktober tahun
lalu, yang justru menyepakati bahwa Israel tidak akan membangun
perkampungan Yahudi baru. Awal minggu ini Perdana Menteri Israel
Benyamin Netanyahu menyatakan pemerintahnya tidak membangun perkampungan
baru, tetapi melanjutkan perluasan perkampungan yang sudah ada. Dalam
kampanye pemilihan umum tanggal 17 Mei mendatang, Netanyahu lebih banyak
menekankan kebijakan daerah pendudukan Yahudi, agar memperoleh dukungan
elektorat ultra-nasionalis.


* CINA-AMERIKA AKAN MELANJUTKAN PERUNDINGAN DI BEIJING
Perundingan antara Cina dan Amerika Serikat mengenai niat Cina untuk
menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia, WTO, akan dilanjutkan
akhir April ini di ibukota Beijing. Perdana Menteri Cina, Zhu Rongji,
yang sedang mengadakan kunjungan resmi di Amerika Serikat menyatakan
setelah bertemu dengan Presiden Bill Clinton, kedua negara sepakat
berusaha sekuat tenaga mencari jalan keluar terbaik. Minggu lalu kedua
pemimpin negara tidak berhasil mencapai persetujuan mengenai keinginan
Cina menjadi anggota WTO. Washington menuntut Beijing lebih membuka
pasar bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.


* PESAWAT BRITISH AIRWAYS MENDARAT DARURAT DI SINGAPURA
Sedikitnya enam penumpang pesawat perusahaan penerbangan Inggris British
Airways cedera, ketika pesawat yang mereka tumpangi mengadakan
pendaratan darurat karena kuatnya turbulensi udara di bandara Changi,
Singapura. Menurut sejumlah saksi mata, beberapa penumpang yang tidak
mengenakan sabuk pengaman terhempas dari tempat duduk mereka. Tanpa
kesulitan, pilot akhirnya dapat mendaratkan pesawat. Pesawat tersebut
mengangkut 235 penumpang dan 18 awak. Keenam penumpang yang cedera
menderita patah tulang dan dirawat di rumah sakit.


* PERPECAHAN DALAM PDI PERJUANGAN MANADO MAKIN PARAH
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menetapkan pembagian kursi DPR-RI
untuk setiap daerah pemilihan atau provinsi, selasa lalu. KPU sempat
berkutat hampir dua pekan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Berikut laporan rekan Johan Talisipat dari Jakarta:

Propinsi yang memperoleh kuota kursi DPR terbesar adalah Jawa Barat yang
berpenduduk 43,8 juta jiwa dan meliputi 28 DATI II dengan 82 kursi.
Sedangkan yang terkecil adalah Timor Timur yang berpenduduk 981 ribu
jiwa atau dengan 13 DATI dengan empat kursi.

Sidang juga memutuskan empat kursi DPR-RI untuk Timor Timur, melalui
voting dengan hasil 41 suara (75 persen) setuju Timtim memperoleh empat
kursi dan enam suara setuju 13 kursi.

Sementara itu kontradiksi di kalangan interen partai-partai besar mulai
merebak seperti terlihat di Manado. Amien Rais Ketua Umum PAN yang tiba
di Manado kemarin mendapat laporan bagaimana partainya Megawati pecah
dalam dua kelompok besar. Rabu kemarin tanggal 14 April 1999 jam 11.30
wta telah terjadi penyerangan oleh 100 orang PDI Perjuangan Menado dari
kelompok Rudy Waney. Kelompok ini berasal dari DPC PDI Perjuangan Manado
yang disahkan oleh Deklarator PDI Perjuangan Sabam Sirait, tetapi
ditolak oleh kelompok DPC PDI Perjuangan lama pimpinan Pendeta Refly
Pessah. Penyerangan pun dilakukan ke rumah ketua DPD PDI Perjuangan
Pendeta Refly Pessah di Jl. Katamso, Sario. Kotamadya Manado.

Pada kejadian tersebut dua orang aktivis PDI Perjuangan, yakni Masinus
Iwan Pattimura dan Kaswadi, seorang mahasiswa, jadi korban, kena panah
dan dibacok dengan samurai oleh para penyerang. Para penyerang kemudian
masuk ke rumah mencari Refly Pessah, Ketua DPC PDI Perjuangan Menado.
Tetapi Refly dan istri serta anak sempat lari kerumah sebelah, yaitu
Gereja PNIEL GPDI Titiwungan Menado. Namun mereka terus dikejar dengan
samurai oleh para penyerang. Karena tidak berhasil menemukan Refly yang
sembunyi dalam gereja, maka kaca jendela gereja dibabat dengan samurai
oleh para penyerang sesama "banteng" ini sehingga kaca-kaca pecah,
sedang adik Refly Pessah, yaitu Agnes Pessah diancam dengan pisau
terhunus oleh pihak penyerang yang masuk paksa ke kamar. Waktu itu Agnes
Pesah sedang tidur dan pintu kamarnya didobrak.

Akibat peristiwa itu istri dan anak Refly Pessah mengungsi dan sedang
dua korban dirawat di RS Telung Indo. Kemarin sekitar 200 petugas
bersenjata berjaga-jaga di rumah Refly Pessah. Akibat kejadian ini
sekitar 25.000 anggota Majelis Muslimin Indonesia membatalkan niat masuk
PDI Perjuangan. Mereka pun kecewa bahwa PDI kini didominasi kelompok
Kristen ex Parkindo dan ex Golkar. Menurut harian Manado Pos, kini kader
Muslim yqng duduk dalam kepengurusan PDI Perjuangan kota Manado tinggal
5%. Dan ini dianggap bertentangan dengan perjuangan Megawati.

Kepengurusan DPC Manado yang dibentuk Sabam Sirait tidak mencerminkan
semangat nasionalisme, tulis harian Manado Post. DPC Manado bentukan
Sabam Sirait dengan membakar sentimen agama memang berusaha agar calon
legislatif dari Sulawesi Utara adalah istri Sabam Sirat sendiri. Ini
dianggap sebagai bentuk KKN baru yang dilakukan kalangan pendukung ex
PNI di Sulut. Usaha-usaha Parkindonisasi dianggap bertentangan dengan
semangat nasionalisme yang dianut PDI Perjuangan, kata Ketua Posko
Manado Inyo Mononutu. Tampaknya, menjelang pemilu mendatang, partai-
partai besar masih harus menghadapi pelbagai kendala berupa perpecahan
interen yang disebabkan interes Jakarta untuk memaksakan calon-calonnya
ke daerah.


* BERBAGAI WAJAH KELOMPOK-KELOMPOK PRO INTEGRASI TIMOR TIMUR
Aksi-aksi kekerasan, terutama yang dilakukan oleh milisi milisi pro-
integrasi di Timor Timur, telah memancing tekanan-tekanan internasional
agar pemerintah Indonesia mengendalikan keadaan di wilayah bekas jajahan
Portugal itu. Sekjen PBB Kofi Annan, ketika berada di Madrid, akhir
pekan silam, bahkan sampai merasa perlu untuk menelpon Presiden B.J.
Habibie untuk mengimbau agar Jakarta mengontrol situasi TimTim. Tetapi,
apa dan siapa sebenarnya kelompok kelompok pro-integrasi yang
mengejutkan dunia itu? Sebuah ulasan redaksi di Hilversum:

Barangkali Habibie sendiri juga akan terkejut melihat tayangan TV yang
memperlihatkan upacara dan pawai unjuk kekuatan kelompok pro-Jakarta di
Maubara, kabupaten Liquica, ketika mereka memamerkan senjata dan
bersumpah akan membela integrasi "sampai titik darah penghabisan",
sambil minum darah anjing yang mereka sembelih. Ironisnya, justru sosok
dan ulah milisi pro-Jakarta itu bisa menjadi "blessing in disguise",
berkat terselubung bagi Habibie dan kabinetnya. Sebab Jakarta selama ini
selalu berilusi bahwa kekuatan pro-integrasi dan pro-kemerdekaan di
Tim-Tim itu imbang, dan keduanya sama-sama legitim. Walhasil, kemarahan
Uskup Belo yang menghentikan upaya rekonsiliasi Dare-kedua, dan tekanan
dunia gara-gara ulah milisi itu, bisa membangunkan Habibie dari tidur
nyenyak, dan tiba-tiba menyadari bahwa Timor Leste sama sekali bukan
Irlandia Utara. Di Irlandia Utara, kelompok pro integrasi yaitu kaum
Unionist, memang sama-sama legitim tetapi lebih kuat ketimbang kelompok
pro-kemerdekaan Sinn Fein dan IRA, tetapi sejarah dan peta-bumi politik
di Tim-Tim sangat berbeda dari Irlandia Utara. Sedangkan kelompok pro
integrasi di Timor Timur justru persis kebalikannya.

Seperti lazimnya di daerah pendudukan militer, kelompok intelejen
militerlah yang selalu tahu persis bagaimana imbangan kekuatan dalam
situasi seperti itu. Misalnya, bukannya angkatan darat Jepang, melainkan
marinir Jepanglah yang menyadari popularitas gerakan nasionalisme
Indonesia, sehingga akhirnya Laksamana Maeda memberi kemudahan kepada
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan. Begitu juga, RUF, Royal
Union Force, yaitu tentara dan intelejen Inggris di Belfast itulah yang
akhirnya membujuk London untuk berunding dengan tentara Irlandia Utara
IRA. Sama juga halnya dengan SGI, yaitu Satuan Tugas Intelejens Kodam
Udayana, khususnya Korem Dili, mereka inilah yang benar-benar mengetahui
bagaimana situasi kondisi lapangan di TimTim.

Akan tetapi, berbeda dengan Maeda dan RUF, SGI memilih peran yang malah
melawan arus. Melawan arus aspirasi rakyat Timor Timur maupun arus resmi
Jakarta. Ada dua penyebabnya. Pertama, di Timor Timur banyak elemen ABRI
tampaknya masih kaget dan tidak mau menerima kebijaksanaan dua opsi yang
diungkap terlalu dini oleh Habibie, akhir Januari lalu, meskipun banting
stir Habibie ini didukung oleh Pangab Jendral Wiranto. Kedua, Indonesia
berada dalam situasi krisis dan transisi. Di tengah ketidakpastian
itulah, mereka bertaruh. Sebagian ABRI yang semasa Soeharto sudah anti
Habibie, apalagi veteran Perang Timor merasa telah mengorbankan 20an
ribu nyawa rekannya di ajang perang. "Habibie kan tahun ini akan turun,"
ujar seorang Dandim di Tim-Tim, sambil membela dan memberi fasilitas
kepada milisi pro-integrasi, kepada sebuah sumber Radio Nederland baru
baru ini.

Menurut televisi Australia, gerakan pembangkangan di dalam ABRI yang
ingin bertahan di TimTim ini mulai muncul hanya beberapa hari setelah
untuk pertama kalinya pemerintah Habibie mengumumkan tawaran otonomi-
luas, Juni tahun lalu. Mereka tahu benar, kalau ada refendum, kelompok
prokemerdekaan pasti menang. Karena itu, sepuluh ribu senjata api akan
dibagikan untuk menggagalkan referendum, atau paling tidak untuk
menguasai kawasan sabuk strategis, yang memanjang dari Dili, Ainaro,
Liquica, Maliana sampai Atambua, jadi untuk membentuk zona buffer di
perbatasan Timor Barat.

Tiga milisi terbesar berhasil dihimpunnya dalam beberapa bulan. Pertama
Gardapaksi yang dulu dibentuk oleh Letjen purnawirawan Prabowo itu
dihidupkan kembali dan dipimpin oleh Enrico Guteres, untuk menguasai
Kabupaten Ainaro. Kedua, milisi Halilintar, dipimpin oleh Joao da Silva
Tavarez, bertugas menjaga Kabupaten Liquica. Dan ketiga, milisi Mahidi,
yaitu Mati Hidup Demi Integrasi, pimpinan Cancio Carvalho, untuk
mengamankan kawasan Balibo dan Maliana. Tavarez, tuan tanah besar di
Maubara, tampil sebagai tokoh tertua, yang ditunjuk menjadi Panglima
Pro-Integrasi. Tavarez, Guteres dan Carvalho semuanya berasal dari
keluarga Partai Apodeti yang pada tahun 75 membela Jakarta dan dimusuhi
serta menjadi korban Fretilin. Dari ketiga keluarga tsb, hanya Keluarga
Guteres yang dihabisi oleh ABRI, tapi anehnya Enrico memilih untuk
menjadi jagoan yang disokong ABRI lokal.

Yang menarik, ketiga keluarga dan pimpinan milisi-milisi terbesar itu
bukanlah nama yang selama ini menonjol di kalangan pro-integrasi. Tokoh
tokoh seperti Clementino dos Reis Amaral, anggota Komnas-Ham, dan
Francisco Lopes da Cruz, Dubes Keliling yang akrab disebut "Chico
Lopez", rupanya tidak berperan penting lagi. Mereka, selain berasal dari
Partai UDT, juga merupakan sayap lama yang sudah dicoret oleh sayap
garis keras pro-integrasi. Sebagai gantinya, kini muncul Poligarpo,
putra Gubernur pertama TimTim, sekarang pengusaha dan bankir di Dili,
dan Jose Tavarez, putra Joao Tavarez yang pernah menjabat diplomat RI di
Brussel. Mereka inilah yang paling sengit membela otonomi dan
mengakibatkan polarisasi tajam dengan kelompok pro-referendum pimpinan
Jose Ramos-Horta, sehingga menggagalkan dialog antar Timor, AIETD,
terakhir di Austria, tahun lalu.

Dengan kata lain, kekuatan pro-integrasi tampaknya telah bergeser dari
sisa sisa UDT dan Apodeti tahun 70an, ke tangan generasi baru keluarga
besar Apodeti. Berbeda dengan bekas Fretilin dan bekas UDT yang
menyeberang ke RI, kalangan Apodeti selama ini umumnya lebih aktif di
Dili ketimbang di Jakarta. Contohnya, Abilio Osorio Soares yang menjadi
Gubernur berkat hubungan eratnya dengan Prabowo, dan Ketua DPRD Dili
Armindo Mariano Soares, yang sekarang mondar mandir Dili-Jakarta dan
memimpin FKDP, Forum Keadilan, Demokrasi dan Persatuan. Menurut beberapa
sumber, sayap yang muncul di permukaan politik Jakarta ini dekat dengan
mantan tokoh Fretilin garis keras Abilio Araujo. Araujo berbalik haluan
dan menyalami Soeharto pada tahun 96 kabarnya berkat permainannya licin
melalui kerjasama dengan Fanny Habibie, adik Presiden Habibie, dan
tokoh-tokoh intel BIA, ketika Fanny menjabat Dubes di London. Sekarang,
Abilio Araujo mengkampanyekan apa yang disebutnya "Jalan Ketiga", yang
sesungguhnya tidak lain adalah kemerdekaan bertahap melalui otonomi di
bawah RI. Meskipun katanya juga mengkampanyekan rekonsiliasi, namun
Abilio Araujo yang sering di Jakarta ini, sampai sekarang belum pernah
bertemu dengan pemimpin pro-kemerdekaan Xanana Gusmao.

Usulan terbuka Gubernur Abilio Osorio Soares untuk menunda jajak
pendapat PBB, bahkan untuk membelah Tim-Tim menjadi dua, tidak hanya
melawan kebijakan pemerintah Habibie dan ABRI, tetapi juga melawan
kesepakatan internasional. Membuat TimTim menjadi Cyprus hanya akan
menyulut konflik baru, justru di saat penyelesaian diplomatik TimTim
telah semakin dekat. Maka tidak mengherankan apabila Menlu Ali Alatas
sekarang dipensiunkan. Bukan pensiun dari jabatannya, melainkan
dipensunkan dari sasaran kritik dunia. Untuk pertama kali, fokus dunia
sekarang beralih kepada Presiden Habibie dan ABRI, karena pimpinan
negara inilah yang harus mengendalikan gelombang kekerasan di Tim-Tim
yang dapat mengancam penyelesaian damai.

Jadi, pesan Kofi Annan dari Madrid itu jelas. Apapun ulah dan tujuan
milisi milisi bersenjata serta kelompok pro-integrasi, semua itu tetap
merupakan bagian tanggungjawab Indonesia yang melakukan agresi
internasional pada tanggal 7 Desember tahun 75. Bukankah mantan bos
Bakin, Yoga Sugama, yang pada tanggal 3 Desember tahun 75 bertemu
Presiden Soeharto dan mengusulkan invasi TimTim, baru-baru ini sudah
mengaku bahwa "TimTim merupakan suatu blunder besar" pihak Indonesia?


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Apr 1999 jam 16:46:52 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke