> > > > > hi...... mau duit...... klik saja........ > > > > > http://xtracash.webjump.com/000340.html > > > > > > > > > > ada yang baru nih......penghasilan tanpa batas dan dijamin pasti > > > > dapat..... > > > > > end .....syaratnya mudah > > > > > dan mendapatkan bonus terus-terus....dan terus........ > > > > > hanya mengklik...... http://xtracash.webjump.com/000340.html > > > > > > > > > > ayoooooo segera...... > > > > > > > > > > ################## > > > > > ingin bonus abadi silakan klik : > > > > > http://xtracash.webjump.com/000340.html > > > > > http://www.ratesaver.com.au/index.htm?$i5nk > > > > > ================================================= > ---------- > From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> > To: homeSupo <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; DPP PAN <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] > Subject: [is-lam] SEORANG PENGANUT KRISTEN BERTANYA SIAPA YANG AKAN MENJADI KHALIFAH DAN DARI PARTAI MANA?. > Date: 10 April 1999 11:03 > > http://www.dataphone.se/~ahmad > [EMAIL PROTECTED] > > Stockholm, 10 April 1999 > > Bismillaahirrahmaanirrahiim. > Assalamu'alaikum wr wbr. > > SEORANG PENGANUT KRISTEN BERTANYA SIAPA YANG AKAN MENJADI KHALIFAH DAN > DARI PARTAI MANA?. > Ahmad Sudirman > Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA. > > > Tanggapan untuk Saudari Shanti (Australia). > > Saudari Shanti seorang penganut Kristen yang sekarang tinggal di > Australia dan sudah lama saya kenal melalui media cyberspace serta > seorang yang aktif memberikan tanggapan terhadap tulisan-tulisan saya. > Dimana tanggapan saudari Shanti yang terakhir pada tanggal 23 Maret 1999 > adalah tanggapannya terhadap tulisan "TIDAK ADA SATUPUN PARTAI POLITIK > DI INDONESIA YANG BERUSAHA UNTUK MEMBANGUN KEMBALI DAULAH ISLAM > RASULULLAH" yang dipublisir pada tanggal 22 Maret 1999. > > Saudari Shanti menyatakan bahwa "Menyimak ide-ide anda lebih jelas lagi > tentang negara Islam Indonesia dengan identitas sbb: (sdr Ahmad > berpendapat bahwa) suatu usaha untuk membangun satu masyarakat muslim > dan non muslim didalam satu kekuasaan pemerintahan Islam dimana Allah > yang berdaulat, yang menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum > Allah dengan adil dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang > Undang Madinah-nya, yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal > nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah > dan bertakwa kepada Allah SWT. > > Saya jadi teringat atas beberapa teori-teori (yang utopis) menurut > anggapan beberapa orang. Yang pertama adalah substansi ajaran komunis, > untuk mewujudkan masyarakat dunia yang satu dan tanpa kelas, tanpa > nasionalitas, kebangsaan, kesukuan. Yang kedua, Fukuyama's thesis, > tentang 'the end of history", dengan substansi yang berbeda (namun > jiwanya sama sebangun). Mengutamakan ide demokrasi liberal sebagai akhir > dari perjuangan bangsa di dunia, tidak ada lagi paham yang lebih hebat > dan teruji. Kemudian anda dengan konsep daulah Islam (maaf, jika saya > katakan substansi tak sama, namun jiwanya sama). > > Pertanyaan yang muncul kemudian adalah : apakah itu bukan suatu ide yang > utopis. Saya teringat pada eropa di abad epilog renaissance. Untuk > memerangi individulisme, banyak pemikir yang berusaha mencari jalan > keluar untuk memecahkan masalah (seperti yang anda lakukan saat ini). > Namun banyak pemikiran-pemikiran mereka yang hanya bagus dalam ide, > sedang dalam pelaksanaan nya menjadi utopis. Seperti halnya menghimbau > rakyat suatu negara untuk menghancur habiskan semua yang ada untuk > kemudian membangun kembali dari awal. > > Kalau anda katakan teori anda ini dapat dilaksanakan pada zaman Nabi > Muhammad masih hidup, dengan keteladanan Beliau, maka pertanyaan > selanjutnya: Apakah ada pemimpin sekualitas Nabi Muhammad pada zaman ini > ? Pasti jawaban anda adalah tidak ada. Kemudian pertanyaan selanjutnya : > Siapakah yang akan menjadi pemimpin Kekhalifahan yang baru nantinya ? > Maaf, jika pertanyaan ini agak terlalu mendesak, sebab kualitas > kepemimpinan sangat penting bagi berdirinya negara yang baru ini. Jika > memang pemimpin ummat ini bisa dibentuk. Lewat partai yang manakah, > pimpinan baru ini akan dilahirkan ? > > Ini perlu sekali dipikirkan, sebab seperti tulisan anda di Indonesia > sekarang tidak ada partai politik yang membawa daulah Islam. > > Jika saja, ketiga pertanyaan di atas, belum dapat terjawab, maka rasanya > diskusi kita ini hanya akan menjadi sarana akademis untuk mempelajari > dan memperkaya khasanah pengetahuan akan sebuah negara impian yang > sifatnya utopis. > > Pada kalimat anda yang saya kutip di atas, ada tulisan '... dimana Allah > yang berdaulat', sekali lagi ... ini semacam warning bagi saya, sebab > banyak pemimpin dunia sekarang yang mengatasnamakan rakyat sebagai > pemegang kedaulatan, namun pada akhirnya toh kembali pada kepentingan > pribadi. Kekuasaan selalu melahirkan penyelewengan. Sedangkan sanksi > pelanggaran atas kedaulatan rakyat saja telah jelas, dalam pelaksanaanya > bisa berubah, apalagi sanksi atas pelanggaran kedaulatan Allah. Apakah > pelasanaan hukuman berdasar hukum Islam sebagai contohnya tidak mungkin > dapat di selewengkan untuk kepentingan kelanggengan kekuasaan (mengingat > pelaksananya tetap manusia biasa dan sanksi Allah adalah dosa). > > Menurut saya hanya kemauan dan ketekunan rakyat lah yang mampu > mengalahkan segala diktatorism. Nah ... pertanyaan nya bagaimana > sekarang membina mental Bangsa Indonesia sekarang (terutama di situasi > sulit ini) untuk menjadi lebih islami. > Membentuk bangsa yang benar-benar saleh .... di tengah situasi saling > bantai antar bangsa sendiri (mungkin karena permainan dalang, mungkin > karena faktor warna kulit, mungkin karena kecemburuan sosial, mungkin > karena faktor agama)". > > Untuk saudari Shanti, saya mengucapkan terimakasih atas tanggapan dan > pertanyaannya. > > Apabila konsepsi membangun kembali Daulah Islam Rasulullah adalah "suatu > usaha untuk membangun satu masyarakat muslim dan non muslim didalam satu > kekuasaan pemerintahan Islam dimana Allah yang berdaulat, yang > menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum Allah dengan adil > dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinah-nya, > yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal nasionalitas, > kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah dan bertakwa > kepada Allah SWT" disamakan dengan ajaran komunis, untuk mewujudkan > masyarakat dunia yang satu dan tanpa kelas, tanpa nasionalitas, > kebangsaan, kesukuan atau disamakan dengan Fukuyama's thesis, tentang > 'the end of history', yang mengutamakan ide demokrasi liberal sebagai > akhir dari perjuangan bangsa di dunia, tidak ada lagi paham yang lebih > hebat dan teruji walaupun substansi tidak sama, tetapi jiwanya sama, > maka menurut saudari Shanti konsepsi Daulah Islam, ajaran komunis dan > Fukuyama's thesis, tentang 'the end of history' adalah sama. Karena > ketiganya mengandung jiwa yang sama yaitu tidak mengenal nasionalitas, > kebangsaan, kesukuan dan ras. > > Kesimpulan yang diambil oleh saudari Shanti tersebut adalah suatu > kesimpulan yang keliru, mengapa?. Karena jiwa yang timbul dari konsepsi > Daulah Islam adalah datang dari Allah yang didasarkan kepada akidah > Islam yang telah dicontohkan Rasulullah, bukan tidak mengenal > nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras, seperti yang terdapat dalam > ajaran komunis atau Fukuyama's thesis, tentang 'the end of history'. > > Selanjutnya tentang kedaulatan ada ditangan Allah artinya semua > hukum-hukum yang telah tercantum dalilnya secara jelas dalam Qur'an, > tidak ada kekuasaan manusia untuk merubahnya. Misalnya seperti haramnya > riba. Tetapi kalau kedaulatan ada ditangan rakyat, artinya kekuasaan > rakyat yang mayoritas yang akan memutuskan dan menetapkan. Misalnya bisa > saja riba yang diharamkan oleh Allah akan dihalalkan oleh manusia, > karena bisa diputuskan melalui suara mayoritas. > > Begitu juga dengan penyelewengan-penyelewengan dalam pelaksanaan hukum. > Penyeleweng-penyeleweng hukum dalam Islam, bukan hanya ia berdosa, > tetapi akan mendapatkan timbalan hukumannya. Misalnya, hukum zina, hukum > mencuri, hukum membunuh seorang Islam, hukum qishas. > > Terakhir tentang masalah siapa yang pantas menjadi Khalifah dan dari > partai mana?. Jawabannya adalah masalah siapa yang akan diangkat menjadi > Khalifah dan dari partai mana itu akan terlaksana apabila seluruh kaum > muslimin dan kaum non muslim yang ada di Indonesia telah membangun > kembali Daulah Islam Rasulullah. Artinya Daulah Islam Rasulullah telah > berdiri, baru Khalifah dipilih. Jadi selama belum berdiri kembali Daulah > Islam Rasulullah, Khalifah tidak bisa dipilih. > > Adapun kalau yang dimaksud oleh saudari Shanti adalah untuk calon > Presiden Negara Republik Indonesia setelah pemilu 1999 nanti, itu > terserah kepada partai-partai politik yang berhasil meraih suara > terbanyak dan bisa masuk kedalam MPR dan DPR. Siapa yang akan dicalonkan > menjadi Presiden dan Wakil Presiden itu tergantung dari pilihan > partai-partai yang menang dan mempunyai suara mayoritas di MPR dan DPR. > Pemilu 1999 ini tidak ada hubungannya dengan Daulah Islam Rasulullah > dengan Undang Undang Madinah-nya. Karena pemilu 1999 ini adalah untuk > Daulah Pancasila dengan UUD'45-nya. > > Inilah tanggapan singkat saya untuk saudari Shanti. > > Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada > [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada > waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang > menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan > lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad > > Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita > memohon petunjuk, amin *.* > > Wassalam. > > Ahmad Sudirman > > http://www.dataphone.se/~ahmad > [EMAIL PROTECTED] > > ------------------------------------------------------------------------ eGroups Spotlight: "Kosovo-Reports" - Direct reports from Kosovo/Serbia/Yugoslavia. http://offers.egroups.com/click/252/0 eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
