> > > > > hi...... mau duit...... klik saja........
> > > > > http://xtracash.webjump.com/000340.html
> > > > > 
> > > > > ada yang baru nih......penghasilan tanpa batas dan dijamin pasti
> > > > dapat.....
> > > > > end .....syaratnya mudah
> > > > > dan mendapatkan bonus terus-terus....dan terus........
> > > > > hanya mengklik......   http://xtracash.webjump.com/000340.html
> > > > > 
> > > > > ayoooooo segera...... 
> > > > > 
> > > > > ##################
> > > > > ingin bonus abadi silakan klik :
> > > > > http://xtracash.webjump.com/000340.html
> > > > > http://www.ratesaver.com.au/index.htm?$i5nk 
> > > > > =================================================
> 


----------
> From: merdeka bonar <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]; Proletar <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Habibie
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; DPP PAN <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [mimbarbebas] Re: [Sabil] SIAPA ITU HASAN BASRI, APAKAH SEORANG
MUSLIM ATAU SEORANG SEKULER ATAU SEORANG PROVOKATOR YANG PENGECUT YANG
BERSEMBUNYI DIBALIK PROLETAR AOL-NYA?.
> Date: 17 Maret 1999 10:16
> 
> 
> Bung Ahmad Sudirman yth.,
> 
> Ass.WW.,
> 
>     Terlepas dari ekspresi kata-kata Sdr.Hasan Basri yang kotor,keras
> dan berbau pelecehan,barangkali ada sebagian dari ungkapan perasaannya
> patut kita renungkan.
>  
>     Terlepas dari fakta bahwa Sdr.Hasan Basri ini sering
> berganti-ganti rupa (bunglon kali ya???).Di Forum PAN dia sebagai
> Basri Hasan dengan email [EMAIL PROTECTED],dan mengaku sebagai
> pengurus DPP PAN.Sangat provokatif dengan artikelnya yang berjudul
> AMBON CASE.
> 
>     Kita seyogianya (salam untuk Bung Aswat di Yogia) melakukan
> perenungan terhadap sikap kita terhadap kaum
> Kristen,Katholik,Budha,Hindu,Kong Hu Cu dlsb.Kita sebaiknya berhenti
> untuk mengobarkan permusuhan yang bersifat SARA. Karena kalau kita
> tidak berhenti untuk bersikap seperti itu maka akan di jadikan
> komoditi politik oleh BIROKRASI dan ABRI. Lihat saja kasus AMBON,ABRI
> ingin menunjukkan bahwa tanpa ABRI, AMBON tidak akan aman. Coba kalau
> kita (muslim) dan kristen dalam keadaan akur-akur saja, ABRI tidak
> perlu ke Ambon dan Ambon tidak perlu jadi DOM (Daerah Operasi Militer)
> seperti Aceh dan Tim-Tim.
> 
>    Kita harus realistis dan belajar dari sejarah Mataram,Majapahit dan
> kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia sebelumnya,bahwa persatuan dan
> kesatuan tanpa memperhatikan masalah SARA,tidak akan langgeng,
> sebagaimana tidak langgengnya kerajaan Majapahit di bawah pemerintahan
> Gajah Mada.
> 
>    Dalam menentukan strategi pembangunan ekonomi,SARA harus dibahas
> secara tuntas dan jangan disimpan sebagai barang tabu dan
> sensitif.Satistik SARA harus dipakai untuk memonitor penguasaan asset
> secara nasional.Tanpa itu maka persoalan keadilan akan terus
> muncul.Amerika Serikat yang telah 200 tahun lebih merdeka,masih
> menggunakan statistik SARA untuk melihat penguasaan asset
> nasional.Dalam formulir tax yang pernah saya lihat ada kolom :
> Afro-American,Asian-American,Indian American,hispanic,Jews. Data ini 
> digunakan untuk melihat sampai dimana perkembangan pertumbuhan
> pendapatan golongan-golongan ini dari waktu ke waktu.
> 
>    Kita tidak dapat memakai azas meritokrasi secara murni.Azas
> tersebut hanya dapat diterapkan apabila semua orang dari berbagai suku
> dan agama berdiri pada posisi yang sama dan seimbang,serta memperoleh
> kesempatan yang sama dalam meng-akses atau memperoleh
> pendidikan,pekerjaan dan berbagai fasilitas lainnya.Padahal fakta
> menunjukan bahwa banyak bagian dari bangsa kita yang masih
> terkebelakang seperti suku kubu,badui luar,dan sebagian dari saudara
> kita di Irian Jaya.Penerapan azas meritokrasi akan menyebabkan mereka
> semakin tertinggal jauh.
> 
>    Oleh karena itu menganggap SARA sebagai suatu hal yang tabu dan
> sensitif dan tidak boleh dibahas secara transparan dan terbuka,maka
> dalam jangka panjang SARA akan tetap menjadi atau dijadikan komoditas
> politik bagi kaum opportunis,yang sementara ini saya lihat dipakai
> secara canggih oleh ABRI dan BIROKRASI yang sangat pro Status Quo.
> 
>    Kembali saya ingin mengingatkan musuh Islam bukanlah
> kristen,katolik,budha,hindu atau kong hu cu, tapi musuh yang
> sebenarnya adalah diri kita sendiri.Contoh kita tidak senang kaum
> missionaris menyebarkan agama dengan iming-iming makanan atau memberi
> fasilitas pendidikan,tapi dari sisi kita apa yang dapat dan telah kita
> lakukan???Memangnya orang Islam miskin semuanya???Hati-hati lho,kalau
> mengaku miskin,nanti dimiskinkan benar-benar oelh ALLAH SWT. Lihat
> Suharto,sebagai seorang muslim,berapa yang diberikannya untuk siar
> Islam dan berapa yang telah dinikmatinya untuk dirinya pribadi dan
> keluarganya. Baru-baru ini keluarga Cendana menjual propertinya di
> London seharga  11 juta poundsterling.Kalau duit sebanyak 11 juta
> poundsterling dipakai untuk membangun sekolah madrasah didesa
> terpencil,berapa banyak madrasah yang dapat dibangun.Ini cuma sebagian
> yang di London,bagaimana dengan yang dibagian dunia yang lain???Itu
> baru Suharto,bagaimana dengan Ginanjar?Habibie?Wiranto?Hartono?dan
> daftar ini dapat lebih panjang lagi.Yang saya tahu mereka memang ada
> meneteskan uang untuk organisasi islam tertentu,tapi bukan untuk
> mengembangkan potensi ummat,tapi untuk menyebarkan sentimen-sentimen 
> anti kristen,anti katolik dsb.dsb.Mereka menggunakan tetesan-tetesan
> duit haram tersebut untuk menunggangi umat Islam,bukan dengan hati
> nurani yang dalam dan jujur,yang semata-mata  cinta kepada agama,cinta
> kepada umat. Mereka cinta kekuasaan dan untuk itu mereka tidak
> segan-segan menunggangi umat Islam dengan slogan-slogan mereka yang
> sok sebagai pahlawan pembela agama,pembela rakyat dsbnya.
> Wsalam.
> 
> 
> ---Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > http://www.dataphone.se/~ahmad
> > [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > Stockholm, 8 Maret 1999
> > 
> > Bismillaahirrahmaanirrahiim.
> > 
> > SIAPA ITU HASAN BASRI, APAKAH SEORANG MUSLIM ATAU SEORANG SEKULER ATAU
> > SEORANG PROVOKATOR YANG PENGECUT YANG BERSEMBUNYI DIBALIK PROLETAR
> > AOL-NYA?.
> > Ahmad Sudirman
> > Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA.
> > 
> > 
> > Pada tanggal 8 Maret 1999, seorang yang menamakan dirinya Hasan Basri
> > mengirimkan tanggapan (tanggapannya saya lampirkan di bawah) terhadap
> > tulisan "SELAMA DAULAH ISLAM RASULULLAH DENGAN UNDANG UNDANG
> MADINAHNYA
> > BELUM BERDIRI KEMBALI, MAKA SELAMA ITU SELURUH KEPENTINGAN DAN
> > KESELAMATAN KAUM MUSLIMIN TIDAK AKAN TERJAMIN SEPENUHNYA", yang
> > dipublisir pada tanggal 6 Maret 1999.
> > 
> > Setelah saya membaca tanggapan saudara Hasan Basri, timbullah
> > pertanyaan, benarkah dia seorang muslim?, seperti yang disebutkannya
> > "Bagaimanapun saya adalah seorang muslim".
> > 
> > Atau apakah dia seorang sekuler?, seperti yang dikatakannya "Itulah
> > sebabnya saya tidak bosan mengkritik orang beragama yang selalu
> > memimpikan sebuah religious state yang kekanak kanakan. Seperti si
> Ahmad
> > Sudirman yang berteriak dari Swedia tentang UU madinah tentang Islamic
> > state yang konyol, ( berteriak tentang negara Islam dari negara
> kristen
> > sekuler?) ....Oleh sebab itu sudah saatnya negara kita memisahkan
> secara
> > jelas antara agama dan negara...".
> > 
> > Atau apakah dia seorang provokator yang pengecut yang bersembunyi
> > dibalik proletar aol-nya?, seperti yang diteriakkannya "Anjing sok
> > manise yang pemalas ini mestinya kita gampar karena mulut konyol dan
> > otak bego yng menyamakan pembakaran gereja dengan intimidasi umat
> Islam
> > terhadap Kristen. Seperti kejijikan saya pada Islam extrimis dan
> > pragmatis yang selalu kena obsesi tentang " ke sewenang wenangan
> Kristen
> > terhadap umat Islam " dan pada para muslim muslim anjing pembakar
> ratusa
> > gereja itu, Saya juga muak dengan tingkah laku Kristen Anjing seperti
> > orang yg satu ini. Ingin sekali saya menyarankan agar masyarakat
> muslim
> > meninggali pulau miskin itu selama lamanya. Dan jelas setelah itu
> pulau
> > busuk tidak berguna itu mesti diledakan dan dihapuskan dari peta bumi.
> > Ingin sekali saya menyarankan agar Banser dan para ormas Islam
> mendarat
> > di Ambon seperti serdadu sekutu di D-Day invasi menaklukan Nazi Jerman
> > pada perang dunia kedua untuk menumpas preman jahanam dan
> menyelamatkan
> > umat islam yang tidak bisa diselamatkan jahanam ABRI yang sudah
> impotent
> > dan tidak punya kemaluan ( ABRI sibuk berkosmetik kekuasaan bagai
> banci
> > ) dan membawa mereka ke tempat yang aman. Saya ingin meledak. Magma
> > kemurkaan ini sudah mendidih dan siap meletus melontarkan rangkaian
> caci
> > maki".
> > 
> > Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan
> kepada
> > [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
> > waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
> > menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
> > lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad
> > 
> > Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah
> kita
> > memohon petunjuk, amin *.*
> > 
> > sekian.
> > 
> > Ahmad Sudirman
> > 
> > http://www.dataphone.se/~ahmad
> > [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > ------
> > 
> > 8 Maret 1999
> > [EMAIL PROTECTED] (Proletar)
> > Hasan Basri
> > 
> > Re: SELAMA DAULAH ISLAM RASULULLAH DENGAN UNDANG UNDANG MADINAHNYA
> BELUM
> > BERDIRI KEMBALI, MAKA SELAMA ITU SELURUH KEPENTINGAN DAN KESELAMATAN
> > KAUM MUSLIMIN TIDAK AKAN TERJAMIN SEPENUHNYA
> > 
> > Bla bla bla...
> > 
> > Setelah memposting tulisan "Life is Good " kemarin itu, saya merasa
> > menyesal entah kenapa. Sebaiknya saya memang tidak menulis sesuatu
> > tentang nikmatnya hidup di negeri orang, pada saat negeri sendiri
> sedang
> > terbenam dalam kesusahan.
> > 
> > Jiwa rapuh saya makin tersiksa ketika saya pulang dari kantor semalam.
> > Seperti biasanya saya selalu mendengarkan statiun BBC yg mengudarakan
> > berita di tengah malam mendung musim dingin yg belum juga reda
> > disini.Tadi malam saya tersentak mendengar laporan koresponden BBC
> dari
> > Ambon. Di latar belakangi suara jeritan dan tangisan putus asa dan
> > teriakan Allahu Akbar yang serak dan terputus putus sang koresponden
> > menceritakan tentang betapa menggilanya pembunuhan dan pembantaian
> antar
> > manusia lantaran berlainan agama.
> > 
> > Kali ini orang muslim menjadi korban, dan para Ambon kristen itu
> menjadi
> > pembantai yang begitu sadisnya sampai tega memotong jemaah muslim yang
> > sedang sholat subuh dalam mesjid.
> > 
> > Tubuh saya lemas dan makin lemas. Apalagi setelah di antara laporan
> yang
> > bernada sangat pesimis dan getir itu sayup sayup terdengar suara azan,
> > Lalu entah kenapa tiba tiba saya sangat marah.Dan saya harus
> ekpresikan
> > rasa ini sebelum saya menjadi gila...
> > 
> > Bagaimanapun saya adalah seorang muslim. Dan saya tidak akan rela
> > membiarkan manusia se iman yang tidak bersalah disana di bunuh seperti
> > lalat.
> > 
> > Saya menyetujui bahwa tantangan para anjing kristen di Ambon sana pada
> > umat Islam dijawab dengan jihad. Ya jangan biarkan para buduk kriting
> > dan pengangguran tidak berguna itu mempermainkan nyawa manusia  muslim
> > dengan sewenang wenang.
> > 
> > Saya juga makin marah mendengar wawancara sang koresponden dengan
> > seorang pemuda Ambon dalam bahasa Inggris bahwa umat kristen bangkit
> dan
> > melawan karena selama ini ditekan oleh umat Islam," bahkan pemerintah
> > membiarkan 500 gereja di bakar tahun yg lalu " kata dia sambil
> > membenarkan perjuangan mereka menempuri masyarakat muslim di Ambon.
> > 
> > Anjing sok manise yang pemalas ini mestinya kita gampar karena mulut
> > konyol dan otak bego yng menyamakan pembakaran gereja dengan
> intimidasi
> > umat Islam terhadap Kristen.
> > 
> > Seperti kejijikan saya pada Islam extrimis dan pragmatis yang selalu
> > kena obsesi tentang " ke sewenang wenangan Kristen terhadap umat
> Islam "
> > dan pada para muslim muslim anjing pembakar ratusa gereja itu, Saya
> juga
> > muak dengan tingkah laku Kristen Anjing seperti orang yg satu ini.
> > 
> > Ingin sekali saya menyarankan agar masyarakat muslim meninggali pulau
> > miskin itu selama lamanya. Dan jelas setelah itu pulau busuk tidak
> > berguna itu mesti diledakan dan dihapuskan dari peta bumi.
> > 
> > Ingin sekali saya menyarankan agar Banser dan para ormas Islam
> mendarat
> > di Ambon seperti serdadu sekutu di D-Day invasi menaklukan Nazi Jerman
> > pada perang dunia kedua untuk menumpas preman jahanam dan
> menyelamatkan
> > umat islam yang tidak bisa diselamatkan jahanam ABRI yang sudah
> impotent
> > dan tidak punya kemaluan ( ABRI sibuk berkosmetik kekuasaan bagai
> banci
> > ) dan membawa mereka ke tempat yang aman.
> > 
> > Saya ingin meledak. Magma kemurkaan ini sudah mendidih dan siap
> meletus
> > melontarkan rangkaian caci maki.
> > 
> > Tapi seperti sebuah takdir yg disiapkan, kemarahan satu arah terhadap
> > etnis maluku ini lenyap begitu saya menemukan majalah time edisi 7
> > December 1998 yg saya temukan di Cox Hospital tadi, ketika saya
> > menjenguk Alan Roach yang sedang dirawat lantaran terserang amonia.
> > 
> > Di halaman 54 terpampang 3 foto hitam putih dan laporan Terrry
> Mccarthy
> > koresponden Time Magazine tentang kerusuhan di jalan Pembangunan I
> > Jakarta.
> > 
> > Jiimmy Siahe, begitu nama Ambon yang pada foto pertama nampak sedang
> > berlari putus asa berdarah darah, dibelakangnya nampak  massa yang
> > mengejar dengan parang ,tombak,dan samurai, beberapa orang juga nampak
> > sedang mengayunkan golok pada pria berkumis yang malang ini.
> > 
> > Di foto kedua, Jimmy nampak terlentang di aspal.Masa yang mengejarnya
> > ternyata berhasil meringkus laki laki yang berlumuran darah ini
> setelah
> > membacok tubuhnya berkali kali.Seorang pria bertopi terbalik nampak
> > jongkok di atas tubuh Jimmy sedang sibuk menempelkan arit sebelum
> > bersiap menyembelih leher Jimmy yang kelihatan masih setengah sadar
> > karena tatapan matanya yg sentegah terbuka dan hampa.
> > 
> > Dalam laporan koresponden itu, diceritakan bagaimana puluhan orang
> > merajam dan membiarkan Jimmy mati perlahan sebelum menggorok
> > lehernya.Seorang pengurus mesjid dan koresponden itu sendiri berusaha
> > mencegah anarki dan pembantaian biadab ini, tapi masa yang terusik
> > lantaran merasa agamanya di hina ( Penghancuran jendela mesjid ) tidak
> > bisa dicegah. Beberapa orang sibuk menghujamkan tombak ke tubuh Jimmy,
> > seseorang memotong telinga sambil tertawa seorang lainnya mencongkel
> > mata. Sedang pria bertopi yang akhirnya menghabisi Jimmy di foto ke
> tiga
> > nampak menangis terharu.Mereka merasa membunuh Jimmy adalah sebuah
> Jihad
> > lantaran membela agama.
> > 
> > Pembunuh sadis itu berdekapan dengan sesama pembunuh lainnya sambil
> > tersiak isak." It was hard to figure out where that grief was coming
> > from" kata Nachtwey, juru foto Times " they were almost
> manufacturing it
> > to justify their actions" BIADAB..!!
> > 
> > Saya mengakui bukan orang Ambon atau Jawa atau suku manapun biang
> anarki
> > yg sedang terjadi di tanah air. Tapi penganut agama yang salah
> > kaprah....
> > 
> > Ya penganut tolo yang mentuhankan  agama dari pada Tuhannya sendiri
> > adalah biang kerok segala kerusuhan ini.
> > 
> > Itulah sebabnya saya tidak bosan mengkritik orang beragama yang selalu
> > memimpikan sebuah religious state yang kekanak kanakan. Seperti si
> Ahmad
> > Sudirman yang berteriak dari Swedia tentang UU madinah tentang Islamic
> > state yang konyol, ( berteriak tentang negara Islam dari negara
> kristen
> > sekuler?)
> > 
> > Atau pembela Kristen di SCI yang mati matian mencoba menekan
> kepercayan
> > Islam sambil berkampanye tentang Yesus dan sebangsanya.
> > 
> > Fakta membuktikan bahwa cuma di negara negara yang mayoritas
> > masyarakatnya sibuk memuja simbol simbol agama seperti di
> > Arab,India,Pakistan, Aljazair dan Indonesia justru para penganutnya
> > saling baku hantam dan membunuh manusia lantaran perbedaan agama.
> Begitu
> > 
> === message truncated ===
> 
> ------------------------------------------------------------------------
> Internet FileZone: Always FREE!
> Instantly store & access your valuable PC files on the net, 
> from any Web browser. http://offers.egroups.com/click/235/0
> 
> eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas
> Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
> 

------------------------------------------------------------------------
eGroups Spotlight:
"Kosovo-Reports" - Direct reports from Kosovo/Serbia/Yugoslavia.
http://offers.egroups.com/click/252/0

eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas
Free Web-based e-mail groups by eGroups.com

Kirim email ke