> > > > > hi...... mau duit...... klik saja........ > > > > > http://xtracash.webjump.com/000340.html > > > > > > > > > > ada yang baru nih......penghasilan tanpa batas dan dijamin pasti > > > > dapat..... > > > > > end .....syaratnya mudah > > > > > dan mendapatkan bonus terus-terus....dan terus........ > > > > > hanya mengklik...... http://xtracash.webjump.com/000340.html > > > > > > > > > > ayoooooo segera...... > > > > > > > > > > ################## > > > > > ingin bonus abadi silakan klik : > > > > > http://xtracash.webjump.com/000340.html > > > > > http://www.ratesaver.com.au/index.htm?$i5nk > > > > > ================================================= > ---------- > From: a b <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] > Subject: [mimbarbebas] Re: SIAPA ITU HASAN BASRI, APAKAH SEORANG MUSLIM ATAU SEORANG SEKULER ATAU SEORANG PROVOKATOR YANG PENGECUT YANG BERSEMBUNYI DIBALIK PROLETAR AOL-NYA?. > Date: 09 Maret 1999 19:26 > > Selamat dan sukses kami ucapkan kepada saudara ahmad sudirman atas > provokasi yang berhasil baik sampai saat ini. Kami atas nama muslimin > muslimat indonesia bersyukur atas keberhasilan provokasinya, benar > ancamlah hasan basri yang hendak membuka kedok anda > wassallam > ab > > > >From [EMAIL PROTECTED] Mon Mar 8 08:47:57 1999 > >Received: from dataphone.se (p43d2.du.dataphone.se [212.37.2.170]) > > by mail01.dataphone.se (8.8.7/8.8.7) with ESMTP id LAA06856; > > Mon, 8 Mar 1999 11:49:58 +0100 (MET) > >Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]> > >Date: Mon, 08 Mar 1999 11:45:22 +0100 > >From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> > >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] > >X-Mailer: Mozilla 4.04 [en] (Win95; I) > >MIME-Version: 1.0 > >To: Proletar <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > Habibie <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > [EMAIL PROTECTED], > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > > DPP PAN <[EMAIL PROTECTED]> > >Subject: SIAPA ITU HASAN BASRI, APAKAH SEORANG MUSLIM ATAU SEORANG > SEKULER ATAU SEORANG PROVOKATOR YANG PENGECUT YANG BERSEMBUNYI DIBALIK > PROLETAR AOL-NYA?. > >Content-Type: text/plain; charset=us-ascii > >Content-Transfer-Encoding: 7bit > > > >http://www.dataphone.se/~ahmad > >[EMAIL PROTECTED] > > > >Stockholm, 8 Maret 1999 > > > >Bismillaahirrahmaanirrahiim. > > > >SIAPA ITU HASAN BASRI, APAKAH SEORANG MUSLIM ATAU SEORANG SEKULER ATAU > >SEORANG PROVOKATOR YANG PENGECUT YANG BERSEMBUNYI DIBALIK PROLETAR > >AOL-NYA?. > >Ahmad Sudirman > >Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA. > > > > > >Pada tanggal 8 Maret 1999, seorang yang menamakan dirinya Hasan Basri > >mengirimkan tanggapan (tanggapannya saya lampirkan di bawah) terhadap > >tulisan "SELAMA DAULAH ISLAM RASULULLAH DENGAN UNDANG UNDANG MADINAHNYA > >BELUM BERDIRI KEMBALI, MAKA SELAMA ITU SELURUH KEPENTINGAN DAN > >KESELAMATAN KAUM MUSLIMIN TIDAK AKAN TERJAMIN SEPENUHNYA", yang > >dipublisir pada tanggal 6 Maret 1999. > > > >Setelah saya membaca tanggapan saudara Hasan Basri, timbullah > >pertanyaan, benarkah dia seorang muslim?, seperti yang disebutkannya > >"Bagaimanapun saya adalah seorang muslim". > > > >Atau apakah dia seorang sekuler?, seperti yang dikatakannya "Itulah > >sebabnya saya tidak bosan mengkritik orang beragama yang selalu > >memimpikan sebuah religious state yang kekanak kanakan. Seperti si > Ahmad > >Sudirman yang berteriak dari Swedia tentang UU madinah tentang Islamic > >state yang konyol, ( berteriak tentang negara Islam dari negara kristen > >sekuler?) ....Oleh sebab itu sudah saatnya negara kita memisahkan > secara > >jelas antara agama dan negara...". > > > >Atau apakah dia seorang provokator yang pengecut yang bersembunyi > >dibalik proletar aol-nya?, seperti yang diteriakkannya "Anjing sok > >manise yang pemalas ini mestinya kita gampar karena mulut konyol dan > >otak bego yng menyamakan pembakaran gereja dengan intimidasi umat Islam > >terhadap Kristen. Seperti kejijikan saya pada Islam extrimis dan > >pragmatis yang selalu kena obsesi tentang " ke sewenang wenangan > Kristen > >terhadap umat Islam " dan pada para muslim muslim anjing pembakar > ratusa > >gereja itu, Saya juga muak dengan tingkah laku Kristen Anjing seperti > >orang yg satu ini. Ingin sekali saya menyarankan agar masyarakat muslim > >meninggali pulau miskin itu selama lamanya. Dan jelas setelah itu pulau > >busuk tidak berguna itu mesti diledakan dan dihapuskan dari peta bumi. > >Ingin sekali saya menyarankan agar Banser dan para ormas Islam mendarat > >di Ambon seperti serdadu sekutu di D-Day invasi menaklukan Nazi Jerman > >pada perang dunia kedua untuk menumpas preman jahanam dan menyelamatkan > >umat islam yang tidak bisa diselamatkan jahanam ABRI yang sudah > impotent > >dan tidak punya kemaluan ( ABRI sibuk berkosmetik kekuasaan bagai banci > >) dan membawa mereka ke tempat yang aman. Saya ingin meledak. Magma > >kemurkaan ini sudah mendidih dan siap meletus melontarkan rangkaian > caci > >maki". > > > >Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan > kepada > >[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada > >waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang > >menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan > >lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad > > > >Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita > >memohon petunjuk, amin *.* > > > >sekian. > > > >Ahmad Sudirman > > > >http://www.dataphone.se/~ahmad > >[EMAIL PROTECTED] > > > >------ > > > >8 Maret 1999 > >[EMAIL PROTECTED] (Proletar) > >Hasan Basri > > > >Re: SELAMA DAULAH ISLAM RASULULLAH DENGAN UNDANG UNDANG MADINAHNYA > BELUM > >BERDIRI KEMBALI, MAKA SELAMA ITU SELURUH KEPENTINGAN DAN KESELAMATAN > >KAUM MUSLIMIN TIDAK AKAN TERJAMIN SEPENUHNYA > > > >Bla bla bla... > > > >Setelah memposting tulisan "Life is Good " kemarin itu, saya merasa > >menyesal entah kenapa. Sebaiknya saya memang tidak menulis sesuatu > >tentang nikmatnya hidup di negeri orang, pada saat negeri sendiri > sedang > >terbenam dalam kesusahan. > > > >Jiwa rapuh saya makin tersiksa ketika saya pulang dari kantor semalam. > >Seperti biasanya saya selalu mendengarkan statiun BBC yg mengudarakan > >berita di tengah malam mendung musim dingin yg belum juga reda > >disini.Tadi malam saya tersentak mendengar laporan koresponden BBC dari > >Ambon. Di latar belakangi suara jeritan dan tangisan putus asa dan > >teriakan Allahu Akbar yang serak dan terputus putus sang koresponden > >menceritakan tentang betapa menggilanya pembunuhan dan pembantaian > antar > >manusia lantaran berlainan agama. > > > >Kali ini orang muslim menjadi korban, dan para Ambon kristen itu > menjadi > >pembantai yang begitu sadisnya sampai tega memotong jemaah muslim yang > >sedang sholat subuh dalam mesjid. > > > >Tubuh saya lemas dan makin lemas. Apalagi setelah di antara laporan > yang > >bernada sangat pesimis dan getir itu sayup sayup terdengar suara azan, > >Lalu entah kenapa tiba tiba saya sangat marah.Dan saya harus ekpresikan > >rasa ini sebelum saya menjadi gila... > > > >Bagaimanapun saya adalah seorang muslim. Dan saya tidak akan rela > >membiarkan manusia se iman yang tidak bersalah disana di bunuh seperti > >lalat. > > > >Saya menyetujui bahwa tantangan para anjing kristen di Ambon sana pada > >umat Islam dijawab dengan jihad. Ya jangan biarkan para buduk kriting > >dan pengangguran tidak berguna itu mempermainkan nyawa manusia muslim > >dengan sewenang wenang. > > > >Saya juga makin marah mendengar wawancara sang koresponden dengan > >seorang pemuda Ambon dalam bahasa Inggris bahwa umat kristen bangkit > dan > >melawan karena selama ini ditekan oleh umat Islam," bahkan pemerintah > >membiarkan 500 gereja di bakar tahun yg lalu " kata dia sambil > >membenarkan perjuangan mereka menempuri masyarakat muslim di Ambon. > > > >Anjing sok manise yang pemalas ini mestinya kita gampar karena mulut > >konyol dan otak bego yng menyamakan pembakaran gereja dengan intimidasi > >umat Islam terhadap Kristen. > > > >Seperti kejijikan saya pada Islam extrimis dan pragmatis yang selalu > >kena obsesi tentang " ke sewenang wenangan Kristen terhadap umat Islam > " > >dan pada para muslim muslim anjing pembakar ratusa gereja itu, Saya > juga > >muak dengan tingkah laku Kristen Anjing seperti orang yg satu ini. > > > >Ingin sekali saya menyarankan agar masyarakat muslim meninggali pulau > >miskin itu selama lamanya. Dan jelas setelah itu pulau busuk tidak > >berguna itu mesti diledakan dan dihapuskan dari peta bumi. > > > >Ingin sekali saya menyarankan agar Banser dan para ormas Islam mendarat > >di Ambon seperti serdadu sekutu di D-Day invasi menaklukan Nazi Jerman > >pada perang dunia kedua untuk menumpas preman jahanam dan menyelamatkan > >umat islam yang tidak bisa diselamatkan jahanam ABRI yang sudah > impotent > >dan tidak punya kemaluan ( ABRI sibuk berkosmetik kekuasaan bagai banci > >) dan membawa mereka ke tempat yang aman. > > > >Saya ingin meledak. Magma kemurkaan ini sudah mendidih dan siap meletus > >melontarkan rangkaian caci maki. > > > >Tapi seperti sebuah takdir yg disiapkan, kemarahan satu arah terhadap > >etnis maluku ini lenyap begitu saya menemukan majalah time edisi 7 > >December 1998 yg saya temukan di Cox Hospital tadi, ketika saya > >menjenguk Alan Roach yang sedang dirawat lantaran terserang amonia. > > > >Di halaman 54 terpampang 3 foto hitam putih dan laporan Terrry Mccarthy > >koresponden Time Magazine tentang kerusuhan di jalan Pembangunan I > >Jakarta. > > > >Jiimmy Siahe, begitu nama Ambon yang pada foto pertama nampak sedang > >berlari putus asa berdarah darah, dibelakangnya nampak massa yang > >mengejar dengan parang ,tombak,dan samurai, beberapa orang juga nampak > >sedang mengayunkan golok pada pria berkumis yang malang ini. > > > >Di foto kedua, Jimmy nampak terlentang di aspal.Masa yang mengejarnya > >ternyata berhasil meringkus laki laki yang berlumuran darah ini setelah > >membacok tubuhnya berkali kali.Seorang pria bertopi terbalik nampak > >jongkok di atas tubuh Jimmy sedang sibuk menempelkan arit sebelum > >bersiap menyembelih leher Jimmy yang kelihatan masih setengah sadar > >karena tatapan matanya yg sentegah terbuka dan hampa. > > > >Dalam laporan koresponden itu, diceritakan bagaimana puluhan orang > >merajam dan membiarkan Jimmy mati perlahan sebelum menggorok > >lehernya.Seorang pengurus mesjid dan koresponden itu sendiri berusaha > >mencegah anarki dan pembantaian biadab ini, tapi masa yang terusik > >lantaran merasa agamanya di hina ( Penghancuran jendela mesjid ) tidak > >bisa dicegah. Beberapa orang sibuk menghujamkan tombak ke tubuh Jimmy, > >seseorang memotong telinga sambil tertawa seorang lainnya mencongkel > >mata. Sedang pria bertopi yang akhirnya menghabisi Jimmy di foto ke > tiga > >nampak menangis terharu.Mereka merasa membunuh Jimmy adalah sebuah > Jihad > >lantaran membela agama. > > > >Pembunuh sadis itu berdekapan dengan sesama pembunuh lainnya sambil > >tersiak isak." It was hard to figure out where that grief was coming > >from" kata Nachtwey, juru foto Times " they were almost manufacturing > it > >to justify their actions" BIADAB..!! > > > >Saya mengakui bukan orang Ambon atau Jawa atau suku manapun biang > anarki > >yg sedang terjadi di tanah air. Tapi penganut agama yang salah > >kaprah.... > > > >Ya penganut tolo yang mentuhankan agama dari pada Tuhannya sendiri > >adalah biang kerok segala kerusuhan ini. > > > >Itulah sebabnya saya tidak bosan mengkritik orang beragama yang selalu > >memimpikan sebuah religious state yang kekanak kanakan. Seperti si > Ahmad > >Sudirman yang berteriak dari Swedia tentang UU madinah tentang Islamic > >state yang konyol, ( berteriak tentang negara Islam dari negara kristen > >sekuler?) > > > >Atau pembela Kristen di SCI yang mati matian mencoba menekan kepercayan > >Islam sambil berkampanye tentang Yesus dan sebangsanya. > > > >Fakta membuktikan bahwa cuma di negara negara yang mayoritas > >masyarakatnya sibuk memuja simbol simbol agama seperti di > >Arab,India,Pakistan, Aljazair dan Indonesia justru para penganutnya > >saling baku hantam dan membunuh manusia lantaran perbedaan agama. > Begitu > >juga di Jugoslavia, Iran, India,Sudan .. > > > >Fakta membuktikan justru di negara sekuler yang memisahkan agama dengan > >negara, penganut agama justru lebih tenang dan damai dalam menjalankan > >ibadahnya. > > > >Bahkan di negara negara komunis seperti Cuba, China dan bekas komunis > >Rusia, penganut beragama yg berbeda juga masih bisa merayakan imannya > >secara aman. > > > >Jadi tidak salah bahwa Habibie, Adi Sasono , Sumargono dan para Islamic > >phobic buduk lainnya adalah memang orang gila yang ingin menjerumuskan > >Indonesia kedalam bencana baru bernama Islamic State. > > > >Seperti juga preman kristen di Ambon yang sinting itu, mereka mereka > ini > >adalah segerombolan penyamun yang berkedok agama sebagai medium > mencapai > >kekuasaan yg lebih besar. > > > >Chauvinism ( pemberhalaan terhadap state ) juga bukan milik para > >nasionalis bajingan yang tenggorokannya penuh ludah etos kepahlawanan > >tolol seperti yg terjangkit pada ABRI dan bedegul lainnya di kabinet > >sana. > > > >Chauvinism juga masuk dalam kalangan orang beragama. Sekelompok manusia > >yang kepalanya tidak berbenak, yang bisanya cuma berak melalui mulut > >berkoar koar tentang Islam atau Kristen tanpa mengerti bahwa diatas > >segala galanya moralitas adalah ukuran segala agama. Toleransi adalah > >batang harmonisasi kerukunan beragama. > > > >Chauvinism selalu melahirkan kebiadaban. > > > >Oleh sebab itu sudah saatnya orang yang mengaku beragama mundur dari > >segala macam kampanye tentang agamanya.. > > > >Oleh sebab itu sudah saatnya negara kita memisahkan secara jelas antara > >agama dan negara... > > > >Oleh sebab itu sudah saatnya kita berhenti mengekpos simbol simbol > >agama,pernik pernik agama karena semua itu mematikan kreatifitas > manusia > >untuk bisa berpikir bebas selain mengganggu ketentraman penganut agama > >yang berbeda... > > > >Oleh sebab itu Jangan ada lagi pelajaran PMP dan agama di Indonesia. > >Jangan biarkan Panca Sila menjadikan generasi muda menjadi generasi neo > >chauvisnit yang cupet dalam berpikir. Dan biarkan agama cuma diajarkan > >oleh orang tua dan guru mengaji atau sekolah minggu di gereja. > > > >Biarkan kita merdeka dari religi dan chauvinism.. Setelah itu baru kita > >merasa menjadi manusia beradab bukan biadab.. > > > >Hasan Basri > >------- > > > > > > > > > ______________________________________________________ > > ------------------------------------------------------------------------ > Does your free web site address contain more letters than the alphabet? > Register a domain name with DomainDirect. A domain with NO hosting fees. > Visit http://offers.egroups.com/click/233/0 for full details. > > > eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas > Free Web-based e-mail groups by eGroups.com > ------------------------------------------------------------------------ Internet FileZone: Always FREE! Instantly store & access your valuable PC files on the net, from any Web browser. http://offers.egroups.com/click/235/0 eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
