----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Assalamu 'alaikum wr wb

Berikut beberapa hadits Nabi yang saya dapat dari buku Shahih Muslim tentang
Pembesar yang tidak amanat:

Dari Ma�qil bin Yasar ra, katanya:
�Rasulullah SAW bersabda: "Seorang pembesar Pemerintahan yang mengurus
urusan kaum Muslimin, tetapi dia tidak bersungguh-sungguh mengusahakan
keselamatan mereka dan tidak jujur terhadap mereka, niscaya dia tidak turut
masuk surga bersama rakyatnya."

Dari Aisyah ra, katanya:
�Saya mendengar Rasulullah saw berdoa: �Ya Allah! Siapa yang memimpin
ummatku, lalu dipersulitnya urusan mereka, maka persulitlah orang itu! Dan
siapa yang memimpin ummatku, lalu mereka dibantunya, maka bantulah orang
itu!�

Dari Ma�qil bin Yasar ra, katanya:
�Setiap orang yang diberi jabatan oleh Allah untuk memimpin rakyat, kalau di
saat kematiannya masih menipu (tidak tobat) terhadap rakyatnya, niscaya
Allah melarangnya masuk surga.�

Dari �Adi bin �Amirah Al Kindi ra, katanya:
�Rasulullah saw bersabda: �Siapa yang kami angkat di antara kamu untuk satu
jabatan, lalu digelapkannya sebuah jarum atau lebih, itu adalah penggelapan
(korupsi) yang akan dibawanya nanti di hari kiamat (untuk
dipertanggung-jawabkan.�

Selain itu seorang pemimpin juga dilarang menumpuk barang, seperti yang
dilakukan Kabulog Ahmad Zawawi yang menumpuk puluhan ribu ton beras hingga
membusuk:

Dari Ma�mar katanya:
Rasulullah saw bersabda: �Siapa yang sengaja menahan (menumpuk) barang2,
orang itu berdosa.�

Kesamaan dalam Hukum:

Dari Aisyah ra katanya:
...(dihapus sebagian)
"Hai manusia!
Sesungguhnya yang membinasakan orang2 sebelum kamu ialah, apabila seorang
bangsawan mencuri, mereka biarkan saja (tiada dihukum). Tetapi apabila
seorang yang lemah (rakyat biasa) mencuri, mereka jalankan hukuman
kepadanya.
Demi Allah!
Kalau seandainya Fatimah anak Muhammad sendiri yang mencuri, pasti aku
potong tangannya."

Dari hadits di atas jelas bagaimana hukum ditegakkan. Jangankan orang biasa,
anak Nabi sendiri kalau salah pasti dihukum. ...And justice for all. Semua
orang sama di mata hukum! Jelas pemerintahan di zaman Nabi ataupun pada masa
Khalifahnya jauh lebih baik ketimbang di Indonesia sekarang ini.

Sekarang betapa banyak pejabat yang korup dan bebas tanpa dihukum. Jangankan
biangnya, menghukum anaknya saja susah banget setengah mati....

Wassalamu 'alaikum wr wb

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Apr 1999 jam 10:15:32 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke