---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk ANCAMAN dari MILISI SAYAP KANAN 'DARAH MERAH' Pengantar FORTILOS Gerombolan milisi haus darah yang mempertahankan Integrasi dengan Indonesia telah mengeluarkan sebuah surat yang bersifat "Sangat Rahasia" tentang rencana membasmi dan memusnahkan setiap orang yang berada di kota Dili, baik itu laki-laki/perempuan, tua muda, anak-anak, dewasa yang dicurigai sebagai tidak mendukung posisi politiknya. Dengan ini, FORTILOS menyatakan: Bangsa Indonesia telah muak dengan darah yang membasahi ibu pertiwi Indonesia dan menangisi pangkuan mayat-mayat tidak berdosa yang terus bertambah. Bangsa Indonesia tidak menginginkan setiap kelopok apapun memperjuangkan kepentingan politiknya dengan menggunakan kekerasan dan pertumpahan darah. FORTILOS, sebagai bagian dari gerakan pro-demokrasi di Indonesia mendukung perjuangan tanpa kekerasan dari semua orang dalam mempertahankan hak politiknya. FORTILOS, sebagai bagian dari bangsa Indonesia menentang semua pembunuhan, penyiksaan, penculikan dan tindakan biadab lainnya dalam memperjuangkan kepentingan politiknya di Timor Lorosae. FORTILOS, sebagai bagian dari bangsa Indonesia menolak kelompok-kelompok haus darah yang selama ini menggunakan bendera Merah Putih sebagai pembenaran dari tindakan biadabnya di Timor Lorosae. -------------------------------------------------------------------------- FRONT PEMBERSIHAN TIMOR TIMUR MILISI SAYAP KANAN 'DARAH MERAH' East Timor For Red and White Forever ==================================== No: 024/Ops/R/III/1999 Lampiran:- Perihal: Operasi Pembersihan Sifat: Sangat Rahasia Kepada Yth, Panglima Perang Pro Integrasi JOAO DA SILVA TAVARES di Bobonaro Salam Merah Putih!!! Kami sampaikan pemberitahuan kepada Panglima Perang bahwa Gerakan Komando DARAH MERAH akan mengadakan operasi "SAPU JAGAD" yang telah disusun dalam tahap per tahap. Pembentukan ini didasari oleh pemikiran (sekaligus pemberitahuan kepada Panglima Perang) bahwa Gerakan Komando ini atas dasar: 1. Komando Darah Merah berpendapat bahwa penyelesaian masalah Timor Timur sangat bertele-tele dan tidak menyelesaikan tuntas sampai pada akar-akarnya. 2. Komando Darah Merah memutuskan bahwa penyelesaian dimaksud hanya dapat terwujud apabila orang-orang yang anti integrasi yang tergabung dalam berbagai organisasi seperti CNRT, GRPRTT, Falentil, Ojetil dan sebagainya harus diberantas dan dihancurkan tuntas. 3. Tindakan dan cara-cara penyelesaian yang dilakukan oleh teman-teman seperjuangan yang tergabung dalam Komando Panglima Perang seperti Halilintar, Mahidi, Aitarak, Besi Merah Putih, Sakunar, Alfa, Sera, Saka, Makikit dianggap terlalu lamban, lunak dan sangat persuasif permisif. Oleh karena itu kami mengambil sikap dan tindakan untuk menyelenggarakan suatu Operasi pembersihan yang bertujuan untuk menghapus keberadaan kader sekaligus massa anti integrasi di bumi Loro Sae. Draft rencana pelaksanaan telah kami susun tahap demi tahap dengan didukung oleh kekuatan massa Komando Darah Merah dengan dukungan persenjataan yang sudah dimiliki Komando ini yang mampu menghancurkan beberapa kota sekaligus dalam hitungan detik. Untuk aksi pertama adalah: DILI. Berkaitan dengan permasalahan di atas kami himbau kegiatan-kegiatan dilakukan oleh teman-teman seperjuangan. Dead linesampai tanggal 30 April 1999 karena operasi akan dimulai tepat pada pergantian waktu atau pada tanggal 1 Mei 1999 jam 00.00 tepat di seluruh penjuru kota Dili. 1. Segera mengevakuasi massa pro integrasi di kota Dili dan sekitarnya ke Basis/ regiao Bobonaro. 2. Tetap waspada pada regiao masing-masing 3. Harap selektif dalam menampung massa, terutama hanya diperuntukkan untuk massa pro integrasi/otonomi. 4. Harap didukung logistik sebaik-baiknya kepada pengungsi di regiao masing-masing. Setelah batas waktu/dead line berakhir kami berkesimpulan bahwa setiap orang yang berada di kota Dili, baik itu laki-laki/perempuan, tua muda, anak-anak dewasa adalah orang-orang anti integrasi yang patut dan harus dibasmi dan dimusnahkan. Kami sampaikan pula bahwa unsur ABRI kami minta untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan apapun kecuali mengamankan pada pos dan markasnya masing-masing. Demikian pemberitahuan ini dan selamat menikmati pertunjukkan pada DILI HUJAN AM yang segera datang. KOMANDO DARAH MERAH PIMPINAN (ditandatangani) LAFAEK SABURAI Tembusan: 1. Komandan Mahidi 2. Komandan Aitarak 3. Komandan Alfa 4. Komandan Saka 5. Komandan Makikit 6. Komandan Sakunar 7. Komandan Besi Merah Putih masing-masing pada regiaonya ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Apr 1999 jam 06:19:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
