---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Ini adalah puisi demam, atau puisi orang yang pantatnya baru saja di operasi, berhubung sekarang bakalan dirumah terus selama seminggu, nggak ada kerjaan, dan bosan menonton soap opera murahan di televisi,maka lahirlah puisi puisi pantat panas ini.. Ini adalah sastra, dan kalau anda nggak percaya nggak apa apa, karena seorang netter pernah memberikan saran agar selagi sakit masih bisa meneruskan ibadah seperti menulis tulisan yg positif positif tentang apa saja, maka untuk itulah tulisan ini dibuat. Dan agar lebih kelihatan bermomentum akan dibuat juga latar belakang peristiwa yg melahirkan puisi dadakan ini, selamat menikmati: Saya berendam dalam air panas di bath tub sambil baca Quran terjemahan inggris ,ketika sampai pada ayat the confederate yg berbunyi "when God and his Apostle have a decreed a thing, that they should have the a liberty of choosing a different matter of their own" Ayat ini adalah statement Tuhan yang memback up keinginan Muhammad untuk mengawini Zainab, istri anak angkatnya sendiri, setelah Muhamad tanpa sengaja melihat moleknya tubuh Zainab yg aduhai. GELISAH Tuhan, Mengapa semakin banyak Iqra, semakin aku tidak mempercayaimu? Dimana dan siapakah kamu sebenarnya ? Jiwaku gersang dan semakin gersang Jangan mentertawai, ratapan ini adalah lolongan orang yang sedang mencari kebenaran. Aku adalah bayi bayi kecil tidak berdaya. Susu yang kamu berikan malah meracunkan ini pikiran. Tuhan, Kemana lagi aku harus melangkah? Sedangkan aku sudah meragukan itikad sang Penyampai... ------ Menatap pohon apel yang mulai berbuah tepat di depan jendela Apertemen mengingatkan saya pada Rita. Kenangan ini melahirkan : RITA Ketika aku memanjat pohon apel di Idaho Falls, Aku memetik cinta dan melemparkannya padamu.. Wajahmu begitu penuh suka. Engkau tangkap itu cinta dan engkau simpan baik baik dibalik dada. Ketika cahaya senja di Montana menerpa wajahmu untuk terakhir kali Ada sungai bahagia mengalir didalamku. Ketika engkau menangis di Yellowstone Aku cuma berlagak kuat untuk tidak menangis bersama Dan Rita, tidakkah engkau sadar Pada saat pesawatmu melaju take off meninggali Los Angeles. Setengah dari jiwa ini telah padam selama lamanya... Dear Rita, Sebuah cinta akhirnya mesti mengalah pada kegetiran realita.. Dan sayangku, Jarak dan carut marut kehidupan Akhirnya menenggelami semua orang. Dan aku menjalaninya dengan setengah bernyawa sekarang... ----- Sehabis membaca perjalanan Habibie untuk meresmikan sebuah mesjid baru di Malang. Dan membagi bagikan 40 Komputer pada sebuah pesantren di Tasikmalaya: ROH. Kita ini adalah roh yang perlu jasad. Dan pada jasad jasad orang lapar Yang dibutuhkan adalah makanan Bukan Tuhan, rumah Tuhan dan mainan. Ya Habi, nur yang berkilatan dari jidatmu apakah memancarkan kecerahan atau sekedar neon tak berguna? Di tanganmulah nasib jutaan nyawa berada. Berhentilah mempermainkan roh manusia. Bagi seorang yg beriman, kekuasaan itu adalah beban. Seorang Presidenpun toh pada suatu saat rohnya akan berangkat juga... --- Pantat mulai ngilu lagi.Obat sudah diganyang lusinan kali, dan kepala terus menerus menyiksa barangkali dalam keadaan begini akan timbul puisi saya yang paling kolosal. hehe hehe..akhirnya lahirlah puisi ini sekarang juga, maaf kalau ada salah eja dan kalau ada kalimat kalimat yg sukar dimengerti, sebab yg namanya sastra biasanya kan memang sok " indah dan rumit " ha haha..: OXEDUS Hiduplah semaumu. Karena hidup memang tidak cukup berharga Untuk merampas ini merdeka. Aku menendang sang waktu. Dia terkapar tapi tetap nampak arogan. Sambil meludah aku bilang " Persetan ." Padang ilalang di rambutmu mulai pudar diterpa sengatan matahari. Mari kita rayakan ini tanpa sakit hati Mimpi adalah kekayaan terakhir para penidur. dan mimpi tidak pernah membuatku berhenti. Siapakah itu yang menertawai diri sendiri? Astaga, mereka adalah rombongan para nabi. Satu dua membongkok menjilat ludah sendiri. Ini negeri siapa ? bangsat. ! Kenapa harus ada hukum menyebrangi prairie? kamu bilang surga itu ada. oh oh tidak kawan,surga bagi penjelajah adalah tempat tempat bosan yg kurang tantangan.. Tidak ada yg pasti dalam hidup ini kecuali warteg Pak Dul dan tempe gorengnya.. Mengepul itu penggorengan,bau surga ada disana. Shit, kenapa kamu mencemooh orang orang lapar? Geblek, aku adalah hidup. Dan hidup adalah kamu. Bersama sama kita menjadi orang dungu. Dan yg terdungu adalah para manusia berseragam. Taik kucing dengan obralan soal moral Duit itu lebih penting dari segala macam Tuhan. Tapi jangan berhenti untuk menjadi cengeng. Cuma itu satu satunya beda kita dengan kera. Kesedihan adalah milik manusia. Dan itu mesti dipelihara.. Stupid, pantatku panas.. Aku adalah penjelajah berpantat bengkak. Oxedus adalah masa depan manusia, Kita hijrah dari waktu ke waktu. Untuk mampus atau malah bikin pesta para hedonis sepuas puasnya di awan awan gila. Tapi entah dimanakah kamu nanti, Sebenarnya kamu memang tidak pernah punya arti. Debu debu penyakitan ini Suatu saat akan digilas oleh vacum cleaner ketiadaan. Oxedus pada kenisbian... Hasan Basri Bernanah disini.. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 May 1999 jam 20:09:48 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
