---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://click.indo-news.com/cgi-indo-news/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Algemeen Dagblad, Sabtu 22 mei 1999 Para mahasiswa memperingati-pestanya dengan perkelahian Oleh Andre Beijen Jakarta, Tenyata dilakukan dengan kekerasan dalam pesta yubilium. Ribuan mahasiswa dimana kemarin, merayakan peringatan kejatuhan Soeharto sebagai presiden Indonesia yang bertepatan satu tahun yang lalu, mengalami bentrokan kekerasan dengan pasukan keamanan sehingga mengakibatkan banyak korban luka-luka. Ber jam-jam lamanya, sekitar 3000 para demonstran dari kelompok radikal mahasiswa FORKOT (Forum Kota) dan kelompok kiri Partai Rakyat Demokratik (PRD),berhadapan dan berkonfrontasi dengan polisi dan militer yang ingin menghalangi untuk menuju ke gedung Parlement. Para demontran berteriak serta menyanyikan lagu-lagu perjuangan sembari mencoba untuk menerobos halangan tersebut. "Gantung Soeharto", suara terdengar kembali seperti yang pernah diteriakinya pada tahun yang lalu, tapi kali ini teriakan tersebut juga diteriakan yang sama untuk ditujukan kepada Wiranto yang sekarang ini menjabat sebagai komando militer. Seruan REFORMASI pada tahun yang lalu, rupanya sekarang ini diubah menjadi seruan REVOLUSI. "Rakyat pasti menang !" sebagai slogan yang utama. Ber jam-jam lamanya para polisi dan militer mencoba bertahan untuk tetap jadi barisan terdepan, yang sepertinya tidak mau mendengar seruan para demonstran, tapi tiba-tiba para anak muda tersebut berhasil menerobos sampai ke posisi terdepan. Pasukan keamanan berusaha menghalangi dengan pemukulan -pemukulan keras terhadap para mahasiswa. Pengejaran berlangsung dengan dibarengi teriakan para mahasiswa yang rupanya secara cepat oleh mereka pengorganisasian dapat dikendalikan kembali. Penembakan peluru karet dilepaskan oleh pasukan keamanan yang diarahkan ke para demonstran. Granat yang mengandung gas air mata juga diledakkan yang diarahkan ke antara para demonstran mahasiswa dan rakyar sekitarnya. Ledakan tersebut mengakibatkan korban yang dimana 5 mahasiswa dan 3 militer mengalami luka - luka berat. Pada hari sebelumnya ratusan mahasiswa juga berkumpul dikompleks Universitas Indonesia, Jakarta, untuk manifestasi yang dalam rencana calon kandidat presiden Amin rais akan hadir. Tapi ketua partai Amanat Nasional tersebut ternyata tidak dapat hadir dikarenakan sibuk dengan kampanye untuk PEMILU mendatang. Untuk itu para pemimpin mahasiswa mengambil alih dan meneruskan acara manisfestasi dengan tema tuntutan untuk mengidili Soeharto atas tindakan korupsi, nepotisme dan melanggar Hak Azazi Manusia. Mantan presiden Soeharto pada hari terakhir ini mendapat banyak tekanan. Dikabarkan melalui publikasi majalah mingguan TIME bahwa mantan presdiden tersebut mempunyai bank rekening diluarnegri. Kemarin dia mendapat extra perlindungan dari polisi. Sepanjang jalan yang mengarah dari rumah mantan presiden tersebut sampai sepanjang jalan disekitar kediaman rumah presiden Habibi pun telah dijaga ketat. Pihak pemerintah menunjukan rasa ketakutannya terhadap para demonstran yang dianggap tidak bisa mengendalikan kemarahannya terhadap Soeharto maupun Habibi yang dianggap sebagai pelindungnya. Sangat jelas yang diperlihatkan didalam berita televisi mengenai tuduhan majalah TIME tersebut terhadap Soeharto bahwa dia telah melarikan uang sebesar 15 milyar dollar Amerika ke luarnegri. Bisa mungkin, Jawab Soeharto dalam interviuw bahwa 'ada orang lain yang menggunakan atas nama saya' untuk melarikan uang tersebut. "Kalau saya tau siapa orangnya, saya akan menuntut tanggungjawabnya "katanya. Sehubungan dengan pengunduran diri nya sebagai presiden,pada tahun lalu,Soeharto mengatakan: "Saya tahu bahwa banyak orang yang menuduh saya, tapi nasib akan saya hadapi secara tenang dan kebenaran akan menjawab, seperti apa yang tercantum dalam Kur'an bahwa dosa akan diterima oleh mereka yang menuduhkannya." ******************************************************************* Algemeen Dagblad, Sabtu 22 mei 1999 Para ahli Hukum bekerja untuk mempersiapkan tuntutan terhadap Soeharto BARCELONA - Para advokat dari empat negara sibuk mengumpulkan data material untuk menuntut mantan presiden Soeharto atas pembunuhan massal di Timor-Timur yang pernah dilakukannya. Seperti apa yang dilakukan terhadap perkara ex-dictator dari Chille Pinochet, yang dimana target tuntutan Soeharto untuk diseret ke pengadilan Internasional tribunal. Perkara tersebut dilakukan atas inisiatif Jose Ramos-Horta, Ketua perjuangan untuk kemerdekaan Rakyat Timor di Timor-Timur dan juga sebagai pemenang Nobel perdamaian 1996. Kemarin dia menyatakan kepada wartawan koran spanyol, El Pais. Setelah pendudukan di Timor-Timur yang dilakukan pada tahun 1975, Indonesia melakukan pembunuhan lebih dari 200 000 rakyat Timor,yaitu 1/3 dari jumlah penduduk bekas jajahan Portugal tersebut. Menurut keterangan Ramos Horta bahwa Soeharto, president Indonesia yang memerintah dari 1967 sampai 1998, adalah yang bertanggung jawab atas 'pembersihan suku-etnis yang dilakukan dalam sejarah'. Selama 31 tahun dibawah pemerintahan diapun terbukti, dalam pernyataan majalah mingguan Time,berhasil menghimpun kekayaan sebanyak 15 milyard dollar. Ramos Horta juga rencana untuk menuntut pengembalian segala kekayaan yang dirampoknya kepada para korban. Para advokat dari Spanyol, Amerika, Inggris dan Australia telah menyatakan untuk berpihak dan kesediaan serta dukungannya. Inisiatif Ramos Horta juga dapat dukungan dari tiga orang pemenang Nobel-perdamaian lainnya,yaitu Oscar Arias, Rigoberta Menchu dan Adolvo Peres Esquivel. Sementara itu pemerintah Idonesia telah merubah tanggal diadakannya referendum mengenai kemerdekaan Timor-Timur, yaitu dari tanggal 8 ke tanggal 7 agustus mendatang dengan alasan bahwa "kebijakan tersebut dilakukan atas dasar menghargai kepercayaan agama yang dianutnya, yaitu agama Katolik-Roma". Sekretaris jendral PBB, Annan, menyatakan dalam rapat Umum PBB bahwa PBB siap membantu bantuan logistik sebesar 45,7 miljun dollar US untuk mereralisir referendum di Timor yang dimana PBB juga akan ikut meyaksikanja. ============================================ CSVI/GPDI Support the People's Resistance in INDONESIA for Justice & Democracy! e-mail: [EMAIL PROTECTED] web-site: http://www.xs4all.nl/~peace *Abolishing Military Dual Function ! *End Arms Trade to Indonesia! *Free all kidnap victims of the military! *No more military in politics! *Bring to justice all New Order violators of human rights! *Free Xanana Gusmao! Free Budiman Sujatmiko! Free Dita Sari! *Free all political prisoners in Indonesia and East Timor! *Unban the books of Pramoedya Ananta Toer! ============================================ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 May 1999 jam 15:59:48 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
