----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://click.indo-news.com/cgi-indo-news/ads1
++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++
----------------------------------------------------------

BERITA UTAMA WASPADA
SELASA, 1 JUNI 1999

Lhokseumawe Hujan Peluru:
Baku Tembak AGAM Vs. Aparat

MEDAN (Waspada): Warga kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Senin (31/5) malam
merasakan bagaimana suasana perang. Hal ini terjadi ketika sekelompok orang
bersenjata menggelar aksi show of force di tengah kota dan kemudian
terlibat perang terbuka dengan petugas gabungan.

Hampir empat jam kota industri itu ibarat hujan peluru dari senjata
otomatis berlaras panjang. Jalanan kota menjadi sepi, sementara suasana
makin mencekam bersamaan dengan padamnya aliran listrik di beberapa bagian
kota.

Aksi sporadis yang diduga dilancarkan oleh AGAM (Angkatan Gerakan Aceh
Merdeka), menurut saksi mata, bermula sekitar pukul 19:30. Kelompok sipil
bersenjata yang berkekuatan sekitar 30 orang melepaskan tembakan di
beberapa tempat keramaian seperti terminal, SKB, Lancang Garam, Keude Aceh,
Jalan Inpres dan Samudra dengan gaya hit and run (tembak-lari).

Menurut laporan wartawan Waspada dari Lhokseumawe dan Banda Aceh, sejak
terdengar letusan senjata yang bertubi-tubi, warga kota langsung masuk ke
rumah masing-masing. "Kalaupun ada yang kebetulan tidak berada di dekat
rumahnya, mereka terpaksa mencari perlindungan ke rumah penduduk terdekat
dan tidak berani lagi keluar," lapor wartawan Waspada via telefon.

Bahkan para jamaah di masjid Baiturahman Jl. Baiturrahim sempat menunda
pelaksanaan shalat Isya berjamaah. "Para jamaah ada yang tiarap dan
berlindung di kantor masjid itu," kata seorang penduduk Lancang Garam
kepada Waspada.

Melihat situasi begitu genting, aparat keamanan, baik militer maupun Polri,
segera mengerahkan enam truk pasukan untuk mengejar kelompok bersenjata,
sekaligus mengambil alih situasi.

Baku tembak antara kelompok pengacau liar bersenjata [identifikasi
sementara pihak Polda Aceh] dengan petugas gabungan Pasukan Penindak Rusuh
Massa (PPRM), Polres Aceh Utara dan TNI, pertama kali terjadi di kawasan
simpang empat Lhokseumawe yang berdekatan dengan Polsek Banda Sakti. Kontak
senjata ini kemudian meluas ke kawasan Hagu, lapangan Hiraq dan ke
jalan-jalan protokol di kota gas tersebut.

Kata saksi mata, setelah aparat keamanan berhasil menguasai situasi,
kelompok bersenjata itu terus menghindar ke kawasan pinggiran kota dan
diperkirakan melarikan diri dengan menggunakan perahu motor ke arah Selat
Malaka melalui Pusong. Sedangkan pasukan militer dan Polri memblokir
jalan-jalan utama untuk menghadapi berbagai kemungkinan serangan kelompok
bersenjata. Menurut keterangan sumber Waspada di Polda Aceh, sebelum
terjadi baku tembak tersebut, petugas keamanan di Aceh Utara sudah
mencurigai sekelompok orang tak dikenal berkeliling kota Lhokseumawe.
Kelompok tersebut kemudian menghilang ketika petugas mencoba menghadangnya.

Namun beberapa saat kemudian kemudian terdengar letusan senjata api
bertubi-tubi. Ketika itulah, tegas sumber Waspada, terjadi perang terbuka
antara kelompok pengacau liar bersenjata dengan petugas gabungan.

Pukul 23:30 letusan senjata mulai reda meskipun sesekali masih terdengar.
Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kontak senjata, namun
berdasarkan hasil ceking ke RS Kesrem 011 dan RSU Lhokseumawe, sumber di
kedua rumahsakit itu tidak ada mengetahui masuknya korban tembakan malam itu.

Kapolda Aceh Kol. Pol. Drs. Djuharnus Wiradinata ketika dihubungi Waspada
di kediamannya tidak membantah adanya peristiwa kontak senjata antara
kelompok sipil bersenjata dengan aparat. Hingga Senin tengah malam, ia
belum menerima laporan resmi adanya korban jiwa akibat peristiwa
tersebut.(b04/b24/b02/m26)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 Jun 1999 jam 04:59:23 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke