----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++
----------------------------------------------------------
Ada rasa sedih dan senang berbarengan menerjang hati saya
baru baru ini. Pertama partai gacoan saya PUDI ternyata jualan
gudegnya memang nggak laku di pesta pemilu. Sukar juga menerima
kenyataan bahwa Sri Bintang seorang tokoh gundala putra
Pamungkas jasa jasanya memulai start pembangkanggan
pada orde baru dan Suharto sekejab memudar di semua kalangan
di tanah air. Dan cukup sedih juga untuk mengakui bahwa
seorang Mega yang IQnya rebah secara perlahan sedikit
demi sedikit mulai beranjak menuju singsana kepresidenan
meneruskan dinasti Bapaknya , seorang diktator cengeng
yang pernah menangis waktu dibuang ke Digul, kabur ketika
menghindari kewajiban membacakan naskah Proklamasi
( mesti diculik Sukarni, seorang tokoh mahasiswa segala
karena Sukarno takut berhadapan dengan Jepang )tapi
memproklamirkan sebagai" Presiden seumur Hidup" dan
menjabat selama 21 tahun sebelum digulingkan Dajal Jawa
lainnya.
Tapi okelah, biarpun sedih saya cukup senang juga
mengetahui si Rais kemungkinan besar terjungkal juga.
Dan partai partai Islam tengik itu, yang berniat mendirikan
negara Islam ha ha ha.... bacot agama mereka ternyata
tidak laku..ha ha...mana si Pimpro, Ahmad Sudirman,
Hasan Rasyidi, Zulfan yang Fanzul? ha ha dimana mereka?
apa lagi nyabun pake naso mencari orgasme membayangkan
orang orang Arab? Sekularisme menang...religious goblokisme
ha ha ha.You all KO..Knocked Out, kejengkang kelejotan diluar ring
sono kawan...
Tapi bukan karena ini tulisan ini dibuat.
Saya lagi bosen nulis soal puli itik itik...kalau mau baca
makalah itik itik ini di milis apakabar ini juga dah buanyak banget.
Anda tahu, sampai sekarang saya masih mencari Tuhan?
Bukan , bukan Tuhan monopoli orang Islam, Kristen dan bla bla
lainnya itu. Tuhan yang saya cari adalah Tuhan " Cosmic Religion"
well, carinya memang rada susah, karena Tuhan yang ini tidak
berbahasa Arab, Hebrew atau Latin, selain sosoknya juga selamanya
tidak pernah kelihatan.
Sudah puluhan buku saya jelajahi, sudah saya selami segala upaya
mencari sang Creator ini, dari merenung, berdoa, memaki sampai
berpura pura menyayangi Zat Abstrak ini sudah saya coba.
Hasilnya jelas nihul atau nihil.
Tapi tadi sore ini, saya gunakan cara yang menurut saya the best.
Yaitu saya mencari Tuhan dengan cara main lotto. Ya saya
berdoa sebelum main Missouri Lottery dan Power Ball.
Saya ucapkan Bismillah dengan tulus, saya pejamkan mata
sebelum mencari angka lalu saya berdoa:
Tuhanku,
Engkau tentu mengerti mengapa aku main Lotto ini?
Ya jelas aku ingin cepat kaya secara mudah. Tapi Han
terus terang saja selain aku bosan dengan pekerjaanku
selama ini,aku ingin punya bisnis travel sendiri..
Sungguh aku tidak berambisi untuk menang 50 juta Dollar
Jackpot Power Ball yang akan dikocok nanti malam.
Aku sudah lama menyadari kesusahan orang, jadi walaupun
aku tidak menolak kamu menangkan demikian banyak,
aku akan ambil 10 persen saja dari hadiah itu buat
dibagi bagikan pada kroni dan familyku, sisanya sumpah
aku akan tebarkan pada masyarakat susah di tanah air...
Han, tolonglah aku...
Berikan aku pertanda kamu itu memang eksis dengan
memenangkan nomor lottoku ya? jangan kamu biarkan
aku terombang ambing dalam bimbang disiksa pertanyaan
apakah kamu ini ada atau tidak?
Ingat Han keluarga Supeni dalam cerita Bonang?
Itukan idenyadari keluarga Pak Tasik, tetanggaku
dulu orang Menado yang kaya raya, tapi jatuh miskin
setelah bisnis suaminya bangkrut dan dia menceraikan
istrinya dengan anak 7 orang itu?
Ingat ketika janda keluarga Katolik yang dulu bermobil
bagus, berumah gedong, yan pohon natalnya begitu
terang benderang dan lampu lampunya membingkai
pagar depan seperti kerlipan ribuan bintang?
Tapi semenjak jatuh miskin, anak anak mereka pada
jarang makan, kemana mana berjalan kaki tanpa alas kaki?
si Sony sahabatku jadi pencuri? dan Ibunya pernah mengagadikan
Bible pada Bu Siberani untuk sekedar membeli beras?
Han, aku serius ingin membantu orang orang seperti ini,
apapun agamanya, apapun suku dan statusnya.
Aku tidak perduli apakah mereka anak jadah atau anak keluarga
soleh, anak haji atau anak missonaris, jawa bloon atau Ambon
sangar, Batak gila atau cina gembel..semuanya manusia Han
pada dasarnya berhak untuk hidup nyaman..
Nah Han, sejam lagi lotre akan diundi..
Jangan lupa ya? kalau kamu nggak menangin
aku ngambek lagi deh sama kamu Han...
Kasihani aku dong...You kan tentunya tahu bagaimana
niatku yang sebenarnya..
Oke deh, aku cabut dulu Han..
Amin Ya Rabill Alamin..
Hasan Basri
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 10 Jun 1999 jam 00:05:01 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++