---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Aku bisikan padamu tentang ini, kawan. Bahwa bahagia adalah hal yang nonsense. Seperti awan, bahagia tidak pernah menetap terlalu lama. Sedetik cuma dia akan singgah padamu, Setelah itu dia akan berarak kembali menempuh langit-langit misteri . Aku beri tahukan hal ini padamu, kawan. Bahwa kenikmatan itu bukanlah terletak pada kesuksesan. Karena sukses adalah manis yang pernah melekat lama. Selalu akan lahir rasa hambar setelah suksesmu berlalu dirajam sang waktu. Telah kujelajahi bumi ini ,kawan. Bahagia ternyata bukan berada di luar negeri seperti angan anganmu. Bukan juga berada di balik keindahan Rocky Mountains dan sekotak keju. Bukan di opera Broadway dan di terangnya lampu Las Vegas Boulevard. Bukan di balik gemerlap wajah -wajah cantik menawan. Bumi ini ternyata sama saja,begitu juga manusia-manusianya. Di balik setiap wajah yang kutemui hampir selalu kutemukan kekosongan. Dan setiap kali kutanyakan " Apakah anda bahagia?" Mereka menjawab " Ya !" dengan jutaan senyum kosong. Batapa Kebanyakan dari kita memang mencoba memanipulasi perasaan dirinya sendiri. Manusia itu terlahir hambar untuk mati hambar. Kosong adalah esensi kehidupan yang mesti kita terima. Bahkan di cosmos ini, semua milyaran galaksi tidak nampak berarti dalam kevakuman ruang. Bahagia sebenarnya cuma emosi singkat. Dan kenikmatan itu cuma berupa proses temporar. Bagi sang pengembara yang haus, menemukan oase dan meneguk air bersih itu adalah suatu kenikmatan. Tapi ketika air telah melewati tenggorokan dan menetap penuh dalam lambung, kenikmatanpun hilang sudah.. Ingatkah ketika pertama kali kamu memiliki sepeda? Ah betapa bahagianya kamu bisa melaju kencang dari semua teman teman kecilmu yang cuma bisa berjalan. Kenikmatan yang kamu rasakan sebenarnya bukan berada dalam kepemilikan sepeda. Tapi pada proses perasaan memiliki sesuatu yang baru dan memperoleh pengalaman baru. Setelah kamu menyerap semua itu, kamupun hambar dan menggeletakan sepeda itu di gudang. Kamu bilang cinta itu selalu mengisi hati? Tidak , kawan.cinta itu sebenarnya merupakan pemujaan untuk memuaskan egoismu sendiri. Kamu bilang Agama selalu menenangkan? Tidak ,kawan. Kepercayaan abstrakmu pada Tuhan semata mata cuma pelarian manusia akan rasa frustasi lantaran ketakutan akan mati, dan kehilangan orientasi tentang arti hidup ini sendiri. Kenapa tidak kamu terima saja hidup ini apa adanya? Karena kemanapun kamu berlari , kamu akan berbenturan pada dinding dualisme yang sama. Bahagia tidak berarti tanpa kesedihan. Kenikmatan tidak pernah berharga tanpa kehambaran. Dan kematian itu adalah mata rantai dari kematian. Kubisikan padamu ini, kawan. Bahwa Tuhan itu ada, Walaupun kita tidak pernah tahu di mana Dia bersembunyi. Dalam ether kekosongan semesta, jejak dia nampak jelas di sana. Tapi apa perlunya kamu memuji muji pada kekosongan? Karena sebenarnya kamulah penguasa takdir yang real. Kamu adalah Tuhan bagi dirimu sendiri. Kini aku duduk di sini, di luar negeri. Senang dan sedih ada padaku dan juga kamu. Putus asa dan gembira menguasai diriku dan dirimu. Kadang aku menangis dan tidak jarang aku tertawa terbahak bahak,sepertimu. Ah kamu dan aku ternyata sama saja. Kukatakan satu hal padamu ,kawan. Yang paling membuat hidup ini menarik sebenarnya cuma misteri. Dan tanpa yang satu ini, cinta terbesar sekalipun akan kehilangan makna. Pengembaraan adalah hal yang sia sia. Dan semua daya pikat cerita akan sirna. Bagi orang sempalan yang terbuang macamku ini, Kebahagiaan adalah terletak di ketidak tahuan terhadap masa depanku sendiri. Sedih dan gembirakah aku esok nanti? Putus asa ataukah semangat membabi buta yang akan terbit esok pagi? Kosong itu adalah indah, kawan. Dalam universe besar di atas sana, kekosongan ruang menyatukan semua benda, ruang dan waktu. Kekosongan di antara kita semua. Sebenarnya memiliki gravitasi perekat yang sama. Tapi jangan menolak kekosongan kawan. Karena begitu kamu menolak, hatimu memang akan berisi, Tapi berisikan sifat sifat hipokrit yang suatu saat bakalan menyiksa dirimu nanti. Kamu, aku dan kita semua. Suatu waktu akan menjadi bagian dari debu. Aku tidak pernah mengenalimu, kawan. Dan aku adalah orang asing bagimu. Tapi sebelum kita pergi, Mengapa kita tidak menari bersama sama seperti galaksi, matahari dan bintang.. merayakan sepenggal hidup ini dengan suka cita. Aku adalah manusia yang tidak kamu kenal. Tapi jika aku mesti pergi duluan , Lantunkan komposisi " The Stranger" Schumann mengiringi keberangkatanku bersatu menjadi debu. Karena aku adalah orang asing di makamku sendiri.. Proletar @aol.com ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 3 Jul 1999 jam 20:49:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
