---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Media Indonesia, 11 Juli 1999 Arogansi 'Partai Rajin Demonstrasi' (PRD) Bikin Resah MEMBACA judul berita ''PRD Ancam Kepung Instalasi Militer'' yang dimuat harian Surya (6/7), saya sebagai masyarakat kecil menjadi sangat terheran-heran. Apakah PRD sudah begitu besar dan kuatnya, sehingga nekat akan mengepung instalasi militer? Ancaman tersebut dilontarkan oleh Komite Pimpinan Kota (KPK) PRD Surabaya (Heru Krisdianto) pada saat aksi demonstrasi di kantor DPRD Surabaya pada 5 Juli. Yang lebih lucu lagi, dalam aksi demonstrasi tersebut diajukan tuntutan pembubaran Kodam, Kodim, Koramil, Babinsa dan pencabutan Dwifungsi TNI. Ladang Tentara kok mau diobok-obok, sangat aneh partai sekecil itu begitu arogan dan besar mulut, seperti layaknya kambing ingin menundukkan sang gajah. Sifat arogan dan besar mulut tersebut juga ditunjukkan sejumlah pengurusnya di Jakarta dalam menyikapi kasus 'KPU Berdarah', yang cuma bisa menyalahkan aparat keamanan yang dianggap telah melakukan kekerasan dan penembakan secara membabi buta terhadap aktivis PRD. Padahal jelas dan nyata bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat ulah para aktivis dan simpatisannya yang terlalu memaksakan kehendak. Hal ini dibuktikan melalui tayangan televisi yang memperlihatkan para demonstran mendesak aparat keamanan dengan menggunakan sejumlah batu, air keras, anak panah, dan bambu dililit kawat berduri dalam aksinya di KPU. Jadi bagaimana rakyat mau percaya akan eksistensi PRD yang cuma rajin berdemonstrasi dan hanya bisa menjadi provokator, tetapi tidak bisa berbuat banyak bagi kepentingan masyarakat. Minimnya perolehan suara yang diraih PRD dalam Pemilu 1999 bukan semakin menyadarkan diri, melainkan makin tidak sadar diri. Berbagai tindakannya selalu cenderung membuat keresahan di masyarakat. Lalu aspirasi masyarakat yang mana yang selalu ia dengung-dengungkan? Oleh karena itu saya sangat sependapat jika PRD dan partai-partai gurem yang sering bikin ulah sebaiknya Dibubarkan saja. Toh jika terus dipertahankan tidak akan pernah ada manfaatnya bagi masyarakat, bangsa dan negara. Haris Setiawan Sragen, Jawa Tengah ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 13 Jul 1999 jam 07:52:24 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
