---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk DANA MIYASAWA UNTUK BIAYAI LISTRIK SWASTA JAKARTA, (SiaR, 23/7/99), Pemerintah berencana mengalihkan dana bantuan Miyazawa Plan senilai US$1,15 miliar untuk membiayai kelanjutan proyek listrik swasta PLTU Tanjung Jati B. Padahal, proyek listrik swasta selama ini telah menjadi salah satu penyebab kerugian PT (Persero) PLN. Sebelumnya, Dirut PLN Djiteng Marsudi mengungkapkan bahwa pemerintah diperkirakan bakal mengalokasikan sebagian besar dana utang lunak Miyazawa Plan senilai US$1,15 miliar untuk membeli (buy out) dan melanjutkan proyek pembangunan listrik swasta PLTU Tanjung Jati B, Jawa Tengah. Padahal proyek itu berpotensi merugikan negara. "Kok dana pinjaman lunak diusulkan untuk beli Tanjung Jati B. Kehadiran listrik swasta itu jelas-jelas merugikan negara. Bila ini direalisasikan berarti pelakunya pengkhianat bangsa," kata Djiteng, bekas Dirut PLN yang dipecat Tanri Abeng itu. Pengalihan bantuan Miyazawa ini nampaknya mengikuti keinginan Pemerintah Jepang, mengingat PLTU Tanjung Jadti B terkait dengan beberapa perusahaan Jepang dan Bank Sumitomo.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Jul 1999 jam 15:33:31 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
