----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Republika, 23 Juli 1999

Lahir Partai Baru Jelang Jajak Pendapat di Timtim

JAKARTA -- Menjelang pelaksanaan jajak pendapat di
Timtim mantan Presiden Fretilin Dr Abilio Araujo
mendirikan sebuah partai, Partai Nasionalis Timor
(Timorese Nationalist Party) 15 Juli lalu. Dia mengakui
pendirian partai menjelang pelaksanaan jajak pendapat
untuk mengantisipasi bila rakyat Timtim memilih
otonomi luas.

Dengan didirikannya Partai Nasionalis, kata Araujo,
gerakan jalan ketiga siap bertarung dalam panggung
politik bila otonomi luas terwujud. Menurut dia, Partai
Nasional mempertimbangkan strategi jalan ketiga
--kemerdekaan khusus-- adalah pilihan terbaik bagi
Timtim. Otonomi luas dalam pandangan Partai Nasionalis
bisa dilihat sebagai kemerdekaan khusus tersebut.

''Kami akan menjelaskan kepada publik bahwa opsi kedua
--pemisahan diri-- bukanlah pemecahan terbaik bagi
Timtim,'' kata Araujo kepada Republika, kemarin (22/7).

Pemisahan Timtim akan melahirkan kolonialisme baru
oleh pihak asing. Menurutnya, banyak yang beranggapan
dengan pemisahan diri akan mendapatkan kebebasan
dan demokrasi. Padahal pemisahan diri justru
memungkinkan terbukanya rekolonialisasi.

Araujo sendiri berpendapat, kemerdekaan total di era
globalisasi sebenarnya tak ada. Dia menyebutkan contoh,
di kawasan seperti Eropa Barat, negara-negara yang
berusia ratusan tahun justru berintegrasi dan disatukan
oleh mata uang.

Lebih lanjut Araujo mengatakan semua pihak tetap harus
menunggu hasil jajak pendapat itu kepada rakyat Timtim.
''Apapun yang terjadi kita belum mengetahuinya,'' kata
Araujo yang kemarin mengadakan pertemuan dengan
Presiden Habibie selama satu jam. ''Perundingan
berlangsung bagus.'' Menjawab pertanyaan jika rakyat
Timtim lebih memilih kemerdekaan total, Araujo
mengatakan, ''Untuk itu kita harus menjelaskan kepada
partai agar berdialog dengan rakyat sekarang, apa yang
terbaik bagi Timtim.''

Sebelumnya Araujo, berharap Indonesia mau
memperbaiki isi paket otonomi luas bagi rakyat Timtim
yang telah disepakati dalam perjanjian New York 5 Mei
1999, jika mayoritas rakyat di provinsi termuda RI itu
memilih otonomi dalam jajak pendapat Agustus nanti.

''Saya berharap pemerintah Indonesia mau menunjukkan
kemauan politiknya mengenai hal ini sebelum
pelaksanaan jajak pendapat.''(roh/ant)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Jul 1999 jam 06:12:52 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke