---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Media Indonesia, Selasa 27 Juli 1999 Perilaku UNAMET MENDEKATI jam D saat jajak pendapat, situasi di Timtim makin panas. UNAMET yang sejak semula kita curigai mempunyai muatan tertentu, lama-kelamaan topengnya terbuka juga. Saat ini UNAMET memang sedang mengadakan perang urat saraf, baik dengan pemerintah Indonesia, kelompok prointegrasi maupun dengan TNI dan Polri. Kesalahan sekecil apa pun yang diperbuat oleh pemerintah, TNI, Polri, dan kelompok prointegrasi, pasti diekspose besar-besaran, dan dilaporkan ke Sekjen PBB Kofi Annan. Tetapi UNAMET sendiri terus melakukan hal-hal di luar tugas pokoknya, seperti membagi- bagi beras, yang berlangsung sampai saat ini. Dalam persetujuan tripartit di New York, tidak ada klausul yang mengatakan tugas UNAMET adalah tugas kemanusiaan, tetapi tugas UNAMET adalah melaksanakan jajak pendapat. Kondisi ini tentu dimanfaatkan oleh kelompok prokemerdekaan untuk propaganda, bahwa pemerintah Indonesia tidak berbuat apa- apa untuk mendukung kebutuhan rakyat, dan justru UNAMET-lah yang berbuat. Tentunya pemerintah Indonesia dan juga deklarator opsi I dan II Dewi Fortuna Anwar ngomong, dan apa solusinya, untuk mengatasi masalah ini, atau memang situasi seperti ini yang dikehendaki. Untuk orang-orang UNAMET mestinya Anda sadar bahwa Anda ada di bumi Indonesia. Jangan bangkitkan sentimen bangsa Indonesia pada khususnya dan bangsa Asia pada umumnya, atas kepongahan dan kesombongan petugas-petugas UNAMET. Jangan lagi coba-caba menginjak-injak kedaulatan kami. CARLA N Kawiley, Minahasa, Sulut ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 30 Jul 1999 jam 08:06:23 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
