---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk 45 SUARA HABIBIE DARI UTUSAN GOLONGAN JAKARTA (SiaR, 6/8/99), Kubu BJ Habibie diperkirakan akan segera mendapat tambahan 45 suara di MPR. Sebab, dari 65 kursi utusan golongan yang disusun Tim 15 KPU, 75% di antaranya berasal dari organisasi kemasyarakatan yang selama ini termasuk pendukung berat Golkar dan Soeharto. Putusan soal susunan utusan golongan itu memang belum final karena belum diplenokan KPU dan belum ditawarkan ke publik selama 5 hari (10-15 Agustus). Tapi dari draft yang dibuat Tim 15 KPU yang sempat beredar di kalangan wartawan menunjukkan bahwa kemungkinan 45 suara mendukung Habibie. "Saya sempat menyesalkannya, sebelum dibahas ke sidang pleno, susunan utusan golongan itu kok sudah bocor, dan hampir semua media memuatnya," kata Agus Miftah, anggota tim 15 dikonfirmasi sebelum sidang. Dalam daftar nama yang dimasukkan --sekitar 500 ormas -- ke tim 15 sebagian besar berafiliasi ke Golkar, atau statusquo. Seperti utusan golongan di kelompok agama (20 kursi), di antaranya Badan Kontak Majelis Taklim, Persis, MUI, PITI, Al Jamiatul, Perti, Majelis Budhayana Indonesia. Di kelompok Veteran (5 kursi), hampir semuanya afiliasi mendukung status quo. Begitu pula untuk utusan golongan cacat (2), golongan PNS (5), maupun golongan etnis minoritas (5), di antaranya suku Kubu, Badui, Dayak, Sangir, dan Irian. Kubu Habibie juga bakal mencuri suara dari utusan golongan ekonomi (9 kursi). Sebab di golongan ini muncul beberapa organisasi ekonomi yang selama sangat lekat dengan Golkar, bahkan terakhir para pimpinannya sudah dipegang orang-orang dekat Habibie. Organisasi itu adalah Dekopin, Masyarakat Perhutani Indonesia, Kopindo, Hipmi, FSPSI, Inkud. Begitu pula untuk utusan golongan perempuan. Sejumlah kalangan menduga, tim 15 telah melakukan pelacuran politik. Mereka diduga telah menjual kursi itu kepada ormas-ormas sasaran. Termasuk untuk memperjuangkan interest pribadinya. Seperti masuknya Agus Miftah dari organisasi Bina Lingkungan Hidup Indonesia (BLHI).*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 Aug 1999 jam 10:09:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
