---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- WASPADA, Kamis, 19 Agustus 1999 Hancur, Bila Masyarakat Timtim Tolak Otonomi DILI (Waspada): Seorang tokoh integrasi Timtim Gabriel Dacosta mengatakan bahwa daerah ini bisa mengalami kehancuran jika masyarakat Timtim menolak otonomi --lepas dari Negara Kesatuan RI (NKRI)-- melalui jajak pendapat mendatang. "Tidak menutup kemungkinan Timtim akan mengalami petaka besar jika daerah ini lepas dari NKRI akibat masyarakat sendiri menolak otonomi melalui jajak pendapat," katanya di Dili, Rabu (18/8). Kendatipun nantinya tidak terjadi seperti itu, katanya, paling tidak Timtim akan mengalami kemunduruan baik dari segi kehidupan politik, budaya maupun ekonomi. Untuk menghindari terjadinya penolakan tawaran otonomi itu, menurut dia, ada beberapa rumusan yang paling intensif untuk meyakinkan kepada masyarakat Timtim bahwa otonomi adalah jalan terbaik yaitu seluruh kekuatan kelompok yang ada di daerah ini harus bersatu. "Rapatkan barisan dan satukan visi serta hindari perpecahan dalam kelompok serta jangan lupa menyertakan para tokoh panutan di dalam masayarakat," katanya. Di bagian lain ia mengatakan ada beberapa kabupaten dari peta politik yang telah menjadi basis kekuatan pro kemerdekaan di antaranya Kabupaten Baucau, Viqueque, dan beberapa daerah lainnya. "Tapi saya kira, kita tidak boleh berputus asa dulu kalau mereka itu diprediksikan telah menguasai seluruh Timtim, padahal belum tentu juga hati rakyat sama dengan kelompok pro kemerdekaan," ucapnya. Sementara itu, tokoh Partai Demokrasi Indonesia Joau Bosco mengungkapkan betapa sulit baginya membayangkan apa yang bakal terjadi bila saja Timtim terpaksa lepas dari Pemerintah Indonesia. "Pergolakan yang menjurus kepada perang saudara dipastikan akan terjadi lagi seperti tahun 1975 lalu dan mungkin akan lebih hebat, karena masyarakat Timtim sekarang ini sudah semakin banyak dibanding dulu," katanya.(ant) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Aug 1999 jam 04:37:36 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
