---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Anda pasti pernah mendengar kata kata ini " Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat dan kuat ." ( Mensana et corpore sanu ..) Kalimat ini bisa diaplikasikan dalam kedalam konteks yang lebih besar " Di dalam sistem negara yang sehat, akan melahirkan pemimpin yang sehat dan kuat ( Men.. kok disono orangne pada senu ?). Di Indonesia, skandal demi skandal, korupsi dan manipulasi, pembunuhan dan intrik politik, kekacauan hukum dan pelanggaran HAM yang hampir setiap hari kita baca dan selalu membuat perut mual menyadarkan kita bahwa sudah begitu rusak mental manusia di tanah air, begitu rakus dan kejam para power holder yang mati matian menggunakan cara apa saja untuk menjaga ladang korup yang siap dikapling kapling bagi sanak bini dan kroni. Semua kehancuran yang terjadi di negara mayoritas Islam terbesar di dunia ini adalah lantaran kerancuan sistim dan budaya. Setelah 55 tahun merdeka negara kita mirip seperti a big baby bego yang tidak pernah dewasa dan mau belajar dari kesalahannya sendiri. Kesalahan demi kesalahan terus menerus dilalukan tanpa punya sense untuk merevisi. Pemberontakan, revolusi,anarki sudah terjadi berkali kali, tapi tetap saja si bego tidak pernah mengerti kenapa dia selalu jatuh pada liang yang sama berkali kali, kecuali mengutuki sang lubang di jalan yang sama yang dilaluinya setiap hari, dia tidak pernah berpikir mem perbaiki atau mencari jalan alternative. Mungkin si bayi bego memang tolol, atau mungkin juga dia memang menikmati jatuh bangun seperti orang masochist atau sadistic yang hobby melukai orang atau dirinya sendiri mencari orgasme dengan cara abnormal. Tapi UUD 45 dan Panca Sila juga turut bersalah .UUD 45 misalnya ,adalah map kotor para diktator , karena dia memberikan kekuasaan penuh pada Presiden dengan tidak menjelaskan kapan kekuasaan itu harus berakhir. Akibatnya setiap orang yang telah menjadi Presiden di negara kita selalu punya kecenderungan arogan dan ingin memegang tahta sampai mati. Sedang Panca Sila yang abu abu itu adalah alat indokrinasi melanggengkan penjajahan yang akan membungkam gerakan separatisme seperti Aceh, Tim-tim dan Irian sekarang ini. Dengan mendewakan sila " Persatuan Indonesia " TNI sebagai tentara pendudukan dengan biadab akan melibas semua anak negeri yang anti Panca Sila. Indonesia juga adalah negeri yang membingungkan. Bagi para budak budak arab yang bercita cita mendirikan kerajaan Islam, Indonesia adalah negara sekular. Mereka anti Panca Sila karena Panca Sila itu tidak islami, sila pertama menurut mereka seharusnya berkiblat pada Quran dan Hadis, dan Tuhan harus disebutkan namanya secara lengkap : Allah Subwana Wataala. Masyarakat harus merealisasikan tata cara kehidupan islam, seperti merendahkan nilai perempuan ( memotongi itil mereka agar para muslimah tidak bisa menikmati sex,mengkarungberaskan mereka dengan jilbab, mengawini 4 atau lebih mereka sesuai dengan hadis dan petunjuk nabi,memotong tangan para maling dan copet atas petunjuk tuhan di surat Al-Maidah ) Tapi sekularisme adalah sebuah sistim yang memisahkan agama dari jalan kehidupan bernegara. Dalam sebuah negara sekular, agama tidak bisa ikut campur mempengaruhi sistim bernegara. Komunisme dan liberalisme Amerika adalah sekularisme dalam cara yang berbeda. Jika komunisme memberantas dan berusaha melenyapkan agama dengan cara yang brutal, Liberalisme sekularis Amerika mengajarkan bahwa masyarakat bisa hidup bebas dan tenteram dengan cara merumahkan agama. Dalam sebuah negara sekular yang tulen, anda tidak akan menemukan yang namanya Departemen Agama, Partai Islam atau Kristen, ICMI, KISDI atau MUI yang aktif mengendalikan masa dengan sentimen agama yang berbahaya. Dalam negara sekuler, di sekolah sekolah negeri tidak akan diajarkan yang namanya pelajaran agama dan PMP yang sarat akan dokrin dokrin ngaco. Dalam negara sekular subuh selalu tenang dari raungan muazin yang memaksa orang bangun tidak perduli muslim atau non muslim, hari minggu juga tidak di riuhkan oleh lonceng gereja, dan hari jumaat semua yang beribadat dengan tenang bisa mendengarkan kutbah penceramah di dalam gedungnya sendiri, tidak memekakan telinga para tetangga dengan lengkingan ribuan speaker mesjid yang aktif mendendangkan doa dalam bahasa arab. Dalam negara sekular, tidak ada yang namanya membuka pidato kenegaraan atau ucapan resmi dengan Asaalaualaikum atau Yesus this and that yang menunjukan identitas agama tertentu. Dalam negara sekuluar, birokrat cuma mengucapkan " God Bless You " Sehingga semua orang bisa mengucapkan amin pada Tuhan yang universal. bukan tuhan tuhan agama yang lokal.. Dalam negara sekular tidak ada kolom agama yang perlu di isi dalam KTP dan surat menyurat resmi kecuali rumah sakit dengan alasan diet agama tertentu mempengaruhi kondisi manusia tertentu. Dalam negara sekular seperti Amerika, hak hak perempuan jauh lebih di hargai dari negara agama manapun di dunia ini. Dalam demokrasi liberalis sekularis, semua orang berhak untuk beragama atau tidak beragama. Dalam liberalisme, Tentara jabatannya cuma menjadi satpam membela kepentingan negara dan melindungi masyarakat sipil. Indonesia adalah bayi gede yang dongo, ketika dia kejeblos berkali kali pada lubang yang sama, dia tidak mau belajar dari tetangga yang kaya raya, aman dan manusianya bersih dan tampan semua. Si tolol ingusan ini masih saja merasa benar dan mengharapkan suatu saat tanpa dibenahi, lobang besar itu akan pindah sendiri. Dalam otak seorang idiot memamg akan selalu melahirkan perbuatan yang idiot. Oleh sebab itu kawan, bila ingin negara ini maju mari kita ganti sistim di republik ini dengan sitim sekularisme yang total dan demokrasi liberal yang kental Viva Liberalisme Sekularis.. [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Aug 1999 jam 02:26:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
