----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeika, 19 September 1999

Di Balik ancaman Australia

PBB telah memutuskan mengirim pasukan multinasional untuk
mengamankan Timtim ternyata Australia terpilih sebagai pemimpin
pasukan gabungan yang saat ini ribuan jumlahnya bersiap mendarat.
Melihat jumlahnya saja kita dapat menduga bahwa mereka menyiapkan
pembantaian daripada perdamaian. Apalagi diberi wewenang untuk
melakukan tindakan apa saja yang dianggap perlu. Hal ini
mengisyaraktkan bahwa mereka telah merencanakan suatu operasi
militer yang keras terhadap rakyat Timtim.

Namun agaknya mereka tak cukup punya nyali untuk berhadapan milisi
pro-integrasi. Mengapa demikian? Bukankah sang Panglima Tentara
Australia mengancam untuk melakukan operasi militer yang keras,
jika TNI tidak mau bekerjasama. Apabila dicermati, ancaman ini
justru menunjukkan jiwa penakut dan sifat pengecut pasukannya. Di
balik ancaman itu tersembunyi niat untuk menggunakan TNI sebagai
tameng dalam setiap operasi. Mereka akan bersembunyi di bawah
ketiak TNI untuk memerangi para milisi.

Sebagai salah seorang putra Timtim yang pro-integrasi saya
mengharapkan TNI tidak terpancing dengan segala bentuk ancaman dan
intimidasi pihak Barat. Saya juga berharap agar TNI tidak sudi
mendampingi mereka memerangi bangsanya sendiri. Saya percaya bahwa
TNI tidak akan terkecoh oleh akal bulus Admiral Chris Barrie.
Biarlah kami mempertahankan tanah tumpah darah tanpa harus
berhadapan dengan sesama anak bangsa, terutama TNI.

Shinta
Bantarwuni, Banyumas

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Sep 1999 jam 11:39:31 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke