---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Stockholm, 1 Oktober 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. CLINTON+PKB DUKUNG MEGA=GUS DUR+AMIEN+HABIBIE TERPURUK Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Untuk Sekjen PKB Muhaimin Iskandar. Kalaulah benar apa yang diucapkan oleh Sekjen PKB Muhaimin Iskandar kepada Detik: "Kami sudah dibaiat untuk tetap berada dalam suara tunggal..Dalam hal capres kan jagonya PKB itu Mbak Mega. Jadi suara 51 anggota DPR MPR dari PKB yang 51 orang itu sudah bulat..(dan) Gus Dur tidak mendikte PKB,"kata Muhaimin, (Sekjen PKB) ( http://www.detik.com/berita/199909/19990930-1747.htm ) dan ditambah dengan apa yang ditulis Indomedia: "Posisi Megawati sebagai Capres semakin kuat, setelah Presiden AS Bill Clinton yang mengutus Menteri Pertahanan William Cohen untuk menemui ketua umum DPP PDI Perjuangan itu di Jakarta, Kamis (30/9) dan memberikan dukungan. Meski AS membantah mengintervensi SU MPR dan menolak militer berkuasa lagi dengan mengancam akan memberlakukan sanksi embargo ekonomi, dukungan Clinton kepada teman dekatnya itu tak bisa ditutup-tutupi. Selama di Jakarta sejak Kamis kemarin, Mega adalah satu- satunya pimpinan Parpol yang ditemui Cohen" ( http://www.indomedia.com/bernas/9910/01/UTAMA/01uta0.htm ), maka dengan melihat dari sudut pandang Daulah Pancasila yang berdasar pancasila dengan UUD 1945-nya yang sekuler, saya sudah dapat membayangkan dari sekarang bahwa yang akan menjadi presiden Daulah Pancasila ke-4 adalah Megawati Soekarnoputri seorang perempuan yang cinta sekularisme, nasionalisme dan pancasialisme sebagaimana diwariskan oleh ayahnya Soekarno yang telah mencampuradukkan nasionalisme, agama (Islam) dan komunisme yang disebut dengan nasakom. yang justru ide nasakom dan PKI-Aidit-nya yang telah menjungkir balikkan kekuasaan Soekarno dan menjatuhkannya ke tangan pemegang Supersemar Soeharto penganut militerisme dan pancasialisme. Nah, apa yang akan dibuat Amien seorang pencetus poros tengah yang berusaha menggabungkan PAN, PBB, PPP, PK dan PKB yang mereka itu belum bersepakat secara mutlak dalam hal pencalonan capres, buktinya PKB melalui Sekjennya mendukung Mega bukan Gus Dur yang menjadi bidannya ketika melahirkan PKB dan yang dicalonkan menjadi capres oleh Amien. Menurut pemikiran saya Amien ini menipu dirinya sendiri dengan "menegaskan bahwa kemungkinan kecil terjadi perpecahan dalam poros tengah. "Dari hari ke hari kami justru semakin solid, termasuk dalam mancalonkan Gus Dur," ujarnya". ( http://www.mandiri.com/isimandiri/contents/Berita/0999/bt300999_5.htm ) Apa yang dikatakan Amien itu adalah bertolak belakang dengan kenyataan dari apa yang dilakukan oleh anggota poros tengahnya. Misalnya seperti yang dinyatakan Gus Dur :"siap bila terpilih sebagai Ketua MPR. "Ditugaskan di mana saja saya terima. Konsekuensi ikut fraksi itu begitu...Soal capres, saya pertahankan hak Pak Amien Rais. Tetapi soal aktualisasinya itu urusan MPR, termasuk dengan Mbak Mega segala. Pokoknya, di mana, dapat tugas apa, akan saya laksanakan. Itu saja" ( http://www.kompas.com/kompas-cetak/9910/01/utama/gusd01.htm ). Jadi menurut apa yang ada dalam pikiran saya bahwa Gus Dur itu jadi apapun mau, jadi ketua MPR mau, jadi ketua DPR mau, jadi ketua partai mau, jadi ketua organisasi mau, jadi presiden juga mau. Adapun dengan Amien Rais sendiri menurut saya, memang dia itu serba sulit, mau jadi presiden tidak mungkin karena tidak cukup orang yang mendukung dia, jadi wakil presiden juga tidak mungkin karena Gus Dur yang dicalonkan jadi presiden itu ligatnya seperti ular susah dipegang. Paling menurut saya kalau dia masih juga mau tinggal dalam DPR/MPR jadilah kelompok oposisi sambil mengajar di UGM ). Nah sekarang dengan BJ Habibie. Menurut saya beliau ini lebih baik mundur saja. Selama 16 bulan sebagai Presiden Daulah Pancasila telah terbukti bahwa memang Habibie yang genius dalam bidang teknik tetapi untuk jadi Presiden belum memadai kejeniusannya itu. Inilah sedikit tanggapan saya untuk Sekjen PKB Muhaimin Iskandar. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Oct 1999 jam 21:28:32 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
