----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


MEGAWATI MILIKI KANS TERBESAR JADI PRESIDEN RI

        JAKARTA, (SiaR, 1/10/99). Rapuhnya poros tengah, pecahnya kubu Partai
Golkar, dan isyarat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ketua Umum PB Nahdlatul
Ulama (NU) untuk siap dipilih sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
(MPR) membuat posisi Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan
memiliki kans terbesar untuk terpilih sebagai Presiden RI periode 1999-2004
mendatang.

        Kesediaan Gus Dur untuk dipilih sebagai Ketua MPR, menurut KH Yusuf
Muhammad, anggota legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jum'at (1/10)
ini bukan saja tak lepas dari konsekuensi dirinya ikut fraksi, tapi juga
berdasarkan perhitungan-perhitungan riil, dan pertimbangan-pertimbangan etis
dan ideal lainnya.

        Menurut Gus Yus, panggilan KH Yusuf Muhammad, yang dimaksud dengan
pertimbangan-pertimbangan etis dan ideal adalah, karena adanya sejumlah
"masukan" dari para kiai tentang pencalonan diri Gus Dur sebagai calon
presiden pilihan poros tengah.

        Banyak diantara para kiai NU yang mengkhawatirkan pertaruhan akan martabat
Gus Dur sebagai seorang "guru bangsa", seandainya dalam pemilihan capres
nanti, Gus Dur mengalami kekalahan. Apalagi jika kekalahan Gus Dur antara
lain oleh BJ Habibie yang dinilai masyarakat bahkan sebagai tidak memiliki
legitimasi sebagai presiden transisi sekalipun.

        Selain itu, menurut Gus Yus, jika Gus Dur menangpun harus diperhitungkan
akan adanya konsesi-konsesi dengan para elite poros tengah, yang nantinya
mungkin saja akan bertabrakan dengan NU sebagai suatu ormas yang mendukung
kepentingan kaum nasionalis religius.

        Sedangkan dari perhitungan riil, Gus Yus melihat, Megawati Soekarnoputri
memiliki "modal" melalui dukungan dari fraksi-fraksi yang solid, antara lain
PDI Perjuangan sendiri, dan juga dari PKB.

        Kesolidan F-PDI Perjuangan, dan F-PKB ini juga diakui Ketua Umum Partai
Golkar, Akbar Tanjung yang menegaskan, bahwa dirinya bersama-sama anggota
fraksi Partai Golkar akan menyampaikan hasil evaluasi fraksi kepada Presiden
BJ Habibie tentang perhitungan-perhitungan riil politik di MPR menjelang
pemilihan presiden itu.

        Bahkan politisi Bambang Warih Koesumo mensinyalir sekitar 80 orang anggota
fraksi Partai Golkar "lompat pagar" dari kemungkinan memilih Habibie.
Meskipun tak menyebut nama, tampaknya Bambang sepakat bahwa pilihan mereka
yang lompat pagar itu adalah kepada Megawati.

        Sementara itu, kubu poros tengah sedang mengalami goncangan setelah salah
seorang pentolannya Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Bulan
Bintang (PBB) diterpa isu menerima sogokan uang sebesar Rp1,5 milyar dari
kubu BJ Habibie. Tudingan itu dilontarkan salah seorang fungsionarisnya
Fadli Zon dalam rapat intern partai. Fadli mengaku sogokan itu mungkin lebih
besar dari itu, karena jumlah sebesar itu merupakan pengakuan Yusril sendiri.

        Fraksi-fraksi yang ada di poros tengah juga tak terlalu solid. F-PP
misalnya ada kubu AM Saefuddin yang mendukung Habibie, meskipun Hamzah Haz
berkali-kali ikut serta dengan manuver-manuver Amien Rais untuk mendukung
Gus Dur.

        Sumber di kalangan militer juga mengisyaratkan kemungkinan, Fraksi TNI akan
mendukung pencalonan Megawati sebagai presiden mendatang. Menurut sumber
itu, paling tidak anggota-anggota MPR F-TNI dari tiga angkatan sudah secara
bulat menyatakan pilihannya kepada Megawati Soekarnoputri.

        Sedangkan Dr Andi Malarangeng, pengamat politik, juga melihat besarnya kans
Megawati untuk terpilih sebagai presiden RI. Menurut dia, kedatangan Menhan
AS William Cohen ke Indonesia yang hanya menemui Megawati, sebagai
satu-satunya tokoh non-pemerintah di luar tokoh pemerintah, juga dapat
ditangkap sebagai isyarat dukungan AS, dan dunia internasional khususnya
kepada putri Presiden RI pertama, Ir Soekarno itu.***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Oct 1999 jam 00:47:26 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke