----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


MILISI BUNUH WARGA NTT

        ATAMBUA, (MateBEAN, 5/10/99). Pasukan Pejuang Integrasi (PPI) dari
Bataliyon Mahidi menganiaya warga Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah,
Kabupaten Belu, NTT, Minggu (3/10). Tarcisius Klau (23), salah seorang warga
desa tewas dibakar dan Agus Berek (26) terkena tembak di betis kanan. Empat
orang pelaku dari anggota Mahidi itu sekarang ditahan di Mapolres Belu.
Keempatnya adalah Pedro Da Silva (33), Jose Dotres Da Costa (33), Lino
Barito (30) dan Alfonso Saudan (28). Namun sejumlah warga mencurigai keempat
anggota Mahidi itu tidak akan diadili, mengingat kedekatan antara aparat
keamanan dengan Mahidi.

        Kepala Desa Kemanasa dan kepala Dusun tempat tinggal korban melakukan
pertemuan dengan pimpinan anggota DPRD II Belu. Komandan Kodim (Dandim) 1605
Belu, Letkol Inf, Sigit Yuwono, menyatakan pihaknya bekerjasama dengan
aparat Kecamatan Malaka Tengah mengarahkan warga Kamanasa agar tidak
melakukan tindakan balas dendam.

        Polres dan Kodim juga telah menambahkan personil masing-masing satu SSR
(satuan setingkat regu) beranggotakan sepuluh orang dari Kodim 1605 dan
anggota Brimob, untuk membantu polsek dan mengantisipasi keributan susulan.
Selain itu aparat keamanan diperintahkan melakukan sweeping senjata api,
senjata rakitan, granat dan senjata tajam.

        Pertikaian yang terjadi Minggu (3/10) itu, kata Dandim Yuwono, diawali
perselisihan antara
Tarcisius dan Agus Berek dengan anggota Mahidi, Pedro da Silva (33) di SPBU
Kamanasa. Sekitar pukul 18.00 Wita, tiga jam setelah perselisihan itu, Pedro
dan sejumlah anggota Mahidi bersenjata datang menemui Klau dan Berek, di
SPBU Kamanasa. Melihat anggota Mahidi datang, Agus kabur namun kemudian
ditembak dengan senjata jenis SKS yang tepat mengenai betis kanan. Sedangkan
Tarcisius, diambil dari persembuyiannya. Dia di bawa ke Kabupaten Kovalima
(Timtim) dan ditemukan keesokan harinya sudah menjadi mayat dengan tubuh
terbakar. Jenazah Klau ditemukan aparat keamanan di Desa Paholulik. ***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Oct 1999 jam 10:45:35 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke