----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


AGUSTUS HINGGA OKTOBER, 50 PENGUNGSI MENINGGAL DUNIA

        KUPANG, (MateBEAN, 6/10/99). Sejak operasi bumi hangus di Timtim
yang berakibat pengungsian 200 ribu penduduk Timtim ke Atambua dan Kupang,
tercatat sekitar 50 orang diantaranya meninggal dunia akibat kekurangan
makanan dan terserang penyakit.

        Data yang diperoleh MateBEAN dari Kupang menyebutkan saat ini
kondisi para pengungsi masih sangat mengkhawatirkan bahkan kalau tidak bisa
diatasi maka kemungkinan korban masih akan berjatuhan. Karena kondisi para
pengungsi selain kekurangan makanan, air bersih dan terserang penyakit,
umumnya penyakit diare, malaria dan wabah kolera.

        Di antara 50 orang yang meninggal dunia itu, terdapat seorang ibu
yang bernama Maria, warga Dili Timur, Kabupaten Dili. Maria meninggal dunia
akibat terserang penyakit diare. Sebelum meninggal Maria berpesan kepada
suaminya bahwa kalau dia meninggal maka anaknya yang masih berumur empat
bulan itu segera di bawa kembali ke Dili. "Kini saya berusaha untuk membawa
kembali anak saya ke Dili sesuai dengan pesan isteri saya. Saya sudah
mendapat bantuan dari ICRC serta pihak UNHCR juga sudah menyatakan
kesiapannya untuk membawa kami ke Dili," kata sang suami dengan linangan air
mata.

        Sedangkan sumber lain mengatakan ke-50 orang yang meninggal dunia
itu tidak termasuk pembunuhan yang dilakukan milisi di tenda-tenda
pengungsi. "50 Orang itu memang murni diserang penyakit. Sedangkan sekitar
100 lebih yang dibunuh oleh milisi di wilayah Atambua dan Kupang tidak
dihitung. Kalau dikalkulasikan maka korban yang meninggal di Atambua dan
Kupang bisa mencapai 200 orang," kata sumber MateBEAN.***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Oct 1999 jam 19:20:57 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke