----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk

HOWARD: "PERLU MENCEGAH KONFLIK DI PERBATASAN"

        CANBERRA, (MateBEAN, 12/10/99). Australia saat ini sedang
mengusahakan pembicaraan tingkat tinggi  dengan Indonesia guna mencegah
bentrokan militer lagi di dekat perbatasan Timor Barat. Namun Australia
menyangkal bahwa yang lebih dahulu melepaskan tembakan adalah tentara
Interfet, karena ketika patroli Interfet mendekati pos Mota Ain, para milisi
yang berbaur dengan Brimob melepaskan tembakan ke arah tentara Interfet.

        Perdana Menteri Australia, John Howard mengatakan, tembakan itu
dilepaskan oleh milisi terhadap tentara Australia yang sedang berpatroli
dekat perbatasan sebagai bagian dari pasukan multinasional. Howard
mengatakan di depan Parlemen, pasukan multinasional terlibat tembak-menembak
dengan milisi yang didukung oleh TNI dan polisi. Kata John Howard, paling
tidak satu orang di pihak Indonesia tewas.

        Dikatakannya, pemerintah Australia menanggapi insiden itu dengan
sangat serius. Ini menunjukkan bahwa beberapa unsur dalam TNI tidak
menghiraukan resolusi Dewan Keamanan PBB nomer 1264 dan terus mendukung
kelompok-kelompok milisi. "Australia akan menyatakan keprihatinannya kepada
Sektretaris Jendral PBB, Kofi Annan," kata Howard.

        Sedangkan Menteri Pertahanan Australia, John Moore, menyatakan ia
sangat menaruh kepercayaannya yang penuh terhadap pasukan multinasional,
menyusul bentrokan bersenjata dekat perbatasan antara Timor Barat dan Timor
Timur. "Pasukan Interfet menunjukkan profesionalisme yang tinggi dan
bersikap menahan diri ketika beroperasi di dalam parameter Piagam PBB," katanya.

        Ini adalah pertama-kalinya pasukan Interfet yang memegang mandat PBB
terlibat tembak-menembak langsung dengan aparat keamanan Indonesia, sejak
Interfet dikerahkan untuk menghentikan gelombang pembunuhan massal. ***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Oct 1999 jam 11:38:08 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke