----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk

XANANA DISAMBUT HANGAT PARLEMEN AUSTRALIA

        CANBERRA, (MateBEAN, 15/10/99). Pemimpin Dewan Nasional Perlawanan
Bangsa Timor Lorosae, Jose Alexandre Gusmao, atau lebih terkenal dengan
panggilan akrab "Xanana Gusmao", disambut dengan tepuk tangan riuh oleh para
anggota Parlemen Nasional di Canberra Kamis (14/10) kemarin di tengah babak
persidangan Tanya-Jawab.

        Perdana Menteri Australia, John Howard, mengatakan, ia telah
menjamin kepada pemimpin CNRT itu bahwa Australia bertekad penuh menyokong
Timor Timur merdeka. Kedua pemimpin juga sependapat, sungguh ideal, jika
Australia dan Timor Timur dapat menjalin hubungan yang erat dengan Indonesia.

        Sedangkan pemimpin Oposisi dalam Parlemen, Kim Beazley,
mengemukakan, sepanjang ingatannya, baru sekali ini Parlemen Australia
memberikan sambutan yang begitu hangat kepada tamu asing dalam babak
persidangan Tanya-Jawab. Ini menunjukkan betapa hangat Xanana Gusmao
diterima di hati semua anggota parlemen dari semua aliran politik dan betapa
tinggi penghargaan masyarakat Australia kepada pemimpin Timor Timur itu.

        Sebelumnya, pada hari yang sama, sebelum untuk pertama kalinya
bertatap muka dengan Xanana Gusmao di Canberra, Perdana Menteri John Howard
berkata, perjumpaan ini benar-benar mempunyai arti khusus, karena dapat
dimanfaatkan untuk membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan
rencana kemerdekaan negara Timor Timur baru. Kendati demikian, Perjanjian
Celah Timor nampaknya tidak akan dibahas. Perdana Menteri John Howard memuji
jiwa dan semangat kepemimpinan Xanana Gusmao dalam membela rakyat Timtim.

        Pemerintah Australia masih tetap beranggapan bahwa perjanjian Celah
Timor dengan Indonesia masih berlaku dan belum dibekukan oleh pihak
Indonesia. Menteri Luar Negeri Alexander Downer mengatakan, memang ada
laporan bahwa pihak Indonesia --untuk sementara waktu ini-- telah
menghentikan patroli laut bersama di Laut Timor dan semua latihan angkatan
laut dengan Australia. Namun kata Downer, Pemerintah Australia tidak
menerima pemberitahuan resmi mengenai hal ini. ***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 15 Oct 1999 jam 13:11:56 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke