----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

SITUASI TERAKHIR KOTA AMBON
TANGGAL 15 OKTOBER 1999
''''''''''''''''''''''''''''''''''''

A. KONDISI UMUM

Situasi kota Ambon hari ini relatif aman,
walaupun ada terjadi kerusuhan di
beberapa    lokasi seperti Tawiri-Laha
dan terakhir di desa Suli hari ini.

Kondisi terakhir di desa Tawiri-Laha yang disampaikan
oleh Tim Investigasi Sala Waku di lapangan masih tetap
tegang, tetapi aparat keamanan sudah dapat
mengendalikan keamanan. Sampai saat ini Bandara Pattimura Laha
masih ditutup oleh aparat kemanan karena terlihat adanya
konsentrasi massa  oleh kelompok massa tertentu.
Hal ini terus berlanjut sampai hari ini.

Pada beberapa lokasi di kota Ambon yang rawan kerusuhan,
hari ini terlihat aman namun tetap rawan.
Di Batu Merah Dalam, situasi masih tetap aman dan
tidak  terlihat lagi asap mengepul di daerah tersebut.
Sedangkan di Ahuru (Kelurahan Waihoka) situasi juga sudah dapat
dikendalikan oleh aparat keamanan.
Daerah Benteng Atas/Pohon Manga yang beberapa waktu lalu menjadi
ajang kerusuhan, hari ini terlihat aman.

Sudut-sudut kota dan pinggiran kota masih tetap dijaga oleh aparat
keamanan, menyusul terjadinya kerusuhan di Desa Suli.

B. KERUSUHAN DI SULI

Dari Desa, Kecamatan Saalahatu (Pulau Ambon)
Tim Investigasi Sala Waku melaporkan bahwa hari ini
telah terjadi kerusuhan di Desa Suli (Suli Bawah) dan
sampai saat ini situasi masih tetap tegang.

Menurut keterangan saksi, kira-kira  jam 06.30 WIT  telah terjadi
penebangan pohon-pohon kelapa milik warga Desa Suli dan Desa Tial.
Saksi juga mengatakan bahwa kemarin situasi keamanan
di perbatasan Desa Suli dan Desa Tial sudah mulai memanas.
Hal ini akibat dari adanya sejumlah  anggota TNI dari
YONIF 432 Ternate asal Desa Tial yang sedang cuti
mulai melakukan tindakan-tindakan yang mengundang
perhatian warga  Desa Suli di daerah perbatasan.

Kemudian saksi dan beberapa warga lainnya memberitahukan
perihal penebangan pohon-pohon kelapa tersebut kepada
pos aparat keamanan MARINIR, dengan cara memindahkan
pos di dekat perbatasan Desa Suli dan Desa Tial. Upaya yang
dilakukan oleh warga Desa Suli ini ternyata berhasil.

Walaupun aparat keamanan sudah dapat mengendalikan
keamanan di daerah tersebut, tetapi memasuki jam12.00 WIT
situasi kembali memanas dengan usaha penyerangan
yang dilakukan oleh Warga Desa Tial. Situasi bertambah panas,
karena terjadi konsentrasi massa  mulai dilakukan oleh
massa Muslim Desa Tial untuk menyerang Desa Tial
dari arah pesisir pantai.

Hal ini kemudian diberitahukan kepada pos aparat
keamanan MARINIR  dan RINDAM Kodam XVI  Pattimura,
tetapi aparat keamanan tidak mau mengambil resiko untuk
turun ke daerah pesisir pantai.  Warga Desa Suli kemudian
mengambil posisi bertahan di daerah pesisir pantai
untuk menghadang serangan dari DesaTial.
Bunyi ledakan  bom rakitan mulai terdengar dan aparat
keamanan tidak mau mengambil resiko untuk turun ke daerah terbuka
seperti pesisir pantai.

Massa Muslim dari Desa Tial mulai memasuki daerah
Desa Suli pada jam 15.00 WIT dan terdengar ledakan
senjata rakitan dan bom rakitan dari kedua belah pihak.
Hal ini berlanjut dan aparat keamanan agar menghentikan penyerangan,
tetapi tindakan ini tidak diikuti oleh massa penyerang.

Akibat penyerangan ini korban meninggal dunia 1 (satu) orang, atas nama
SAMSON AMORSEA yang terkena tembakan pada leher.
Sedangkan korban luka-luka 3 (tiga) orang, atas nama:
1. SERKA (POL) FERRY SOMAIL , (SPN Passo)
terkena tembakan pada pelipis dan kening.
2. Belum Diidentifikasi.
3. Belum Diidentifikasi.

Korban luka-luka kemudian dievakuasi ke RSU Ambon
untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sampai berita ini diturunkan situasi masih tetap
tegang karena malam mulai menyelimuti lokasi kerusuhan
tersebut, sementara itu aparat   keamanan masih tetap
berjaga-jaga di sepanjang perbatasan Desa Suli dan Desa Tial.

Catatan: Serka Pol Ferry Somail, meninggal kemudian
di RSU pada hari yang sama, Jumat 15 Oktober 1999.

KONTAK YAYASAN SALA WAKU MALUKU

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 Oct 1999 jam 16:39:05 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke