---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- PERCIKAN BUDAYA 88/III/1999 Dul Gemet Kasanmuntiro SAJAK GONJING TENTANG KURSI Ada kursi di taman bila hatimu kusut duduklah di sana lihatlah kupu-kupu dan bunga-bunga hijaunya dedaunan mengurangi kekusutan. Ada kursi pejabat makin tinggi yang duduk makin terlihat. Jagalah tingkah lakumu jujur, batil, serakah, adil menempel pada namamu. Bila duduk di kursi tukang cukur sebenarnya kau rugi dua kali; pertama, harus membayar kedua, kepalamu jadi mainan. Lain dengan kursi Presiden, di mana saja dan kapan saja jadi bahan pergunjingan. Banyak yang berminat agar dapat tak segan-segan memutar-mutar pantat. Tapi hati-hati kursi itu bukan kursimu sendiri melainkan kursinya rakyat. Bila salah duduk kamu bisa kuwalat. Ingat! Sekali lagi ingat! Ada yang setiap lima tahun sekali berbuat nekat, tak mau menggeser pantat. Sampai tigapuluh tahun lebih pantatnya melekat erat. Dan kursi-kursi pejabat seluruh negeri pun ikut menjadi bejat. Kekacauan merajalela manusia hilang harga. Akhirnya� Pantat lekat diangkat ditarik rame-rame didaulat dan dihujat! Presiden, Presiden, Presiden�.. Kau dipilih rakyat berapa prosen? Medio Oktober 1999 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Oct 1999 jam 04:15:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
