----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

From: Iwanov
Ujungpandang memanas - Mahasiswa turun ke Jalan menghujat Mega.

Makassar, 20 Oktober 1999.
Sejak ditolaknya pidato pertanggungjawaban Presiden Habibie oleh MPR, dan
diikuti  pernyataan mengundurkan diri Habibie, para pendukungnya di
Ujungpandang mulai bergerak turun ke Jalan.
Dimulai sejak Pkl 08.00 Witeng, kampus Unhas, UMI, UNM (eks IKIP), IAIN
Alauddin, UVRI,  dan hampir semua kampus penuh sesak oleh ribuan mahasiswa
dan para pendukung Habibie.
Mereka meneriakkan kekesalan mereka karena Habibie ditampik oleh Golkar dan
MPR. Demo yang sudah dimulai sejak sehari sebelumnya menuntut 2 hal:
1. Calonkan Habibie untuk Presiden.
2. Kalau Habibie gagal, dirikan Negara Indonesia Timur/Negara Republik
Makassar.

Ujungpandang yang sejak kemarin diputuskan oleh pemerintah dalam PP
No.86/1999, berubah nama menjadi Makassar; menggugah sentimen kedaerahan
masyarakat Bugis Makassar. Mereka meneriakkan yel-yel anti Jawa dan
pemerintah pusat, yang dianggap tidak mewakili kepentingan daerah.
Kemarahan massa ini berubah menjadi demo anti Mega dan PDI-P, akibat ucapan
Kwik Kian Gie yang mengajak revolusi bila Mega tidak terpilih.
Para Demonstran dalam jumlah ribuan memencar ke seluruh penjuru kota. Mereka
menyetop kendaraan dan memakai kendaraan itu untuk demo, baik mobil umum,
pribadi serta puluhan truk raksasa. Mereka menggelar spanduk panjang
menghujat Mega dan Kwik. Mathori Abd Jalil-pun terkena getah makian para
demonstran ini.
Pkl 10.45 tadi, kantor DPC-PDIP Makassar dilempar oleh ribuan demonstran,
yang mengakibatkan kantor bermodel ruko ini berantakan kacanya.
Pengamanan digerakkan dengan sangat hati-hati, karena sesuai dengan teriakan
demonstran, ditakuti demo ini berubah menjadi demo anti-cina, sehubungan
dengan berang-nya demonstran terhadap Kwik Kian Gie.
Sampai berita ini diturunkan ribuan mahasiswa masih mengitari kota, walaupun
hujan mulai mengguyur kota Makassar.
==============

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Oct 1999 jam 14:50:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke