----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

From: Iwanov
**********************
Info terbaru dari Ambon
**********************

SAPARUA RUSUH LAGI

Setelah kerusuhan periode kedua yang dimulai pada tanggal
15 Juli 1999 di pulau Saparua, kemarin (21/10) pecah lagi
kerusuhan antara di desa Siri Sori Amalatu dan Ulath.
Menurut laporan Tim Investigasi kami di lapangan
(lokasi kerusuhan) penyebab kerusuhan masih belum
diketahui.
Saksi mata menyebutkan bahwa kira-kira pk. 07.00 WIT
sudah ada konsentrasi massa Muslim di desa Siri Sori
Islam arah belakang desa Siri Sori Amalatu, hendak
menyerang desa Siri Sori Amalatu.
Saksi juga menyebutkan bahwa di sekitar perbatasan
tersebut (Pohon Waringin) warga Muslim desa Siri Sori
Islam telah memasang pagar dan perangkap.
Sementara itu warga desa Siri Sori Amalatu tetap
berjaga-jaga di daerah tersebut.
Menurut informasi yang kami terima,
aparat keamanan yang bertugas di daerah tersebut berasal
dari kesatuan Brimob Polda Sulawesi Selatan.
Aparat tidak melakukan tindakan apapun terhadap konsentrasi
masa di daerah perbatasan itu.
Kira-kira pk.08.00 WIT konsentrasi massa tersebut
berangsur-angsur berkurang dan hanya terlihat beberapa warga
Muslim yang masih berkumpul di daerah tersebut.
Sedangkan warga desa Siri Sori Amalatu juga mulai berkurang.
Saksi juga mengatakan bahwa kira-kira pk.08.50 WIT terdengar
teriakan "Allahu Akbar, Allahu Akbar" dan penyerangan
terhadap Siri Sori Amalatu dimulai dari arah gunung
(Perbatasan) menuju Perigi Negeri desa Siri Sori Amalatu.
Karena kurang adanya kewaspadaan warga yang
menjada perbatasan tersebut, akhirnya massa penyerang berhasil
memasuki kawasan desa Siri Sori Amalatu.
Memasuki pk.09.00 WIT massa penyerang mulai
membakar rumah-rumah warga Kristen Siri Sori Amalatu
dekat Perigi Negeri dan terjadi juga kontak fisik antara
kedua belah pihak. Massa penyerang semakin banyak dan
mereka terus membakar rumah-rumah penduduk.
Aksi penyerangan berhasil dihadang oleh warga desa Siri Sori
Amalatu pada pk.11.00 WIT dan massa penyerang terlihat mulai
mundur ke arah hutan.
Walaupun massa penyerang telah mundur ke arah hutan,
terlihat mereka terus menembak dan melempari warga
yang bertahan dengan bom rakitan. Akibat penyerangan ini
beberapa warga mengalami luka-luka, antara lain:

1. Zera Kesaulya, 23, tangan kanan putus akibat
terkena bom rakitan
2. Markus Likliwatil, 32, luka tembak pada bagian lengan kiri

Kedua korban kemudian di evakuasi ke RS Saparua untuk
mendapat perawatan intensif.
Sedangkan jumlah rumah yang terbakar diperkirakan 7 buah.

Beberapa saksi mata di lapangan menyebutkan bahwa aparat
keamanan seakan-akan membiarkan massa penyerang
menyerang dan membakari rumah warga Siri Sori Amalatu.
Sementara itu dari desa Ulath dilaporkan telah terjadi
konsentrasi massa di perbatasan desa Ulath dengan
Siri Sori Islam, dan passat yang sama terjadi bentrok
fisik antara kedua belah pihak.
Akibat bentrok fisik tersebut jatuh 1 korban jiwa, yaitu :
Zeth Lumalesil, 60, tertembak di perut.
Sedangkan korban luka-luka 3 (tiga) orang:
1. Marthin Makalupo, 20, robek paha bawah akibat
terjatuh dan tertembak pada kaki kanan.
2. Sandry Lolopua, tertembak pada paha kanan
3. Riky Corputty, 21, tertembak di tangan
Baik korban meninggal maupun luka-luka kemudian di evakuasi ke RS Saparua.

Sampai berita ini diturunkan kerusuhan masih berlanjut
di desa Siri Sori Amalatu, karena massa penyerang Siri
Sori Islam masih terus menyerang Siri Sori Amalatu.

KONTAK Yayasan Sala Waku Maluku
==============================

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 22 Oct 1999 jam 08:32:05 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke