----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
BEM - UNM
Sekertariat: Gedung PKM Lt.II Kampus UNM Parangtambung Ujungpandang 90224

SERUAN MERDEKA
MERDEKA ..... MERDEKA !!!

Sidang Umum MPR-RI sebagai pintu gerbang dimulainya kehidupan demokrasi saat
ini sepertinya belum mampu mengakomodasi prinsip-prinsip persamaan, keadilan
dan proporsionalitas atau keseimbangan dari desakan aspirasi yang berkembang
di seluruh pelosok persada Nusantara. Hal ini terlihat betapa sidang umum
MPR-RI masih menganut logika pengambilan keputusan lebih di dorong oleh
tekanan aspirasi yang menggema di luar Senayan tanpa pernah berpikir dan
menengok suara serak-serak basah dari berbagai penjuru negeri. Selain itu
kita masih menyaksikan dominannya politik kedaerahan yang menganggap bahwa
Indonesia hanyalah Jakarta atau Jawa. Konspirasi ini tidak dapat
ditutup-tutupi lagi betapa aspirasi yang berasal dari luar Jawa masih
dipandang sebelah mata dan masih dikooptasinya setiap keputusan Sidang Umum
oleh logika kekuasaan yang sentralistik termasuk dalam memposisikan seorang
presiden. Sehingga jargon demokratisasi masih menjadi slogan belaka dan hal
ini telah memaksa kita semua untuk menuntut Majelis Permusyarawatan Rakyat
(MPR-RI) untuk segera memenuhi tuntutan Negara Federasi sebagai antisipasi
dari gejolak yang berkembang di Daerah di luar Pulau Jawa yang merasa
terpinggirkan selama ini. Namun Tuntutan ini pun nyaris dan bahkan tidak
mendapat respon atau tidak terakomodasi.

Fenomena tersebut telah memperkuat keyakinan kita bahwa sudah saatnya Negara
Kesatuan RI ditinjau kembali. Semangat kebangsaan sebagai satu bagian dari
keseluruhan nusantara telah diinjak-injak oleh kepentingan kelompok sosial
tertentu dari bangsa sendiri. Keinginan untuk tetap berada dalam naungan
Republik tercinta tidak mungkn lagi direstui oleh Alam dan sunnatullah.
Kesabaran kita sebagai bangsa yang turut mengantar Indonesia lepas dari
penjajahan telah menjadi tontonan menarik bagi salah satu suku di belahan
negeri ini yang tetap gigih mempertahankannya. Oleh karena itu apakah salah
dan tidakkah pantas bagi kita untuk saatnya memikirkan nasib sendiri yang
telah lama menderita dan diperlakukan tidak adil oleh mereka serta
menyatukan tekad guna menyatakan KEMERDEKAAN NEGARA INDONESIA TIMUR
sebagaimana prinsip dasar dari UUD '45 sendiri tentang makna kemerdekaan
yaitu keterlepasan dari ketidakadilan, penjajahan ekonomi, politik, budaya
dan pendidikan. Sehingga dengan ini kami menyerukan:

1. Mendesak kepada setiap Gubernur se-Indonesia Timur untuk turut
bersama-sama memberikan dukungan dan menggalang rakyat Indonesia Timur
menuju negerinya yang baru yaitu Negara Indonesia Timur.
2. Mengajak seluruh Mahasiswa komponen masyarakat Indonesia Timur untuk
bahu-membahu dalam memberikan dukungan untuk memproklamirkan Negara
Indonesia Timur.
3. Mendesak Presiden terpilih KH. Abdurrahman Wahid untuk tidak menggunakan
kekuasaannya dalam meresponi aspirasi anak negeri ini.

Demikian seruan ini semoga Allah SWT tidak mengingkari sifat keadilan-Nya
dan senantiasa memayungi perjuangan kita dengan ridho-Nya.

Makassar, 21 Oktober 1999

Pengurus

USMAN
ZAINAL RUMA
Ketua Umum
Sekretaris
Mengetahui,
MAPERWA UNM

ISWARI ALFARISI
Ketua Umum

Tembusan:
1. Sekjend. PBB
2. Ketua MPR-RI di Jakarta
3. Presiden RI di Jakarta
4. Ketua DPRD Tk I.
5. Gubernur KDH.Tk.I se Indonesia Timur
6. Media Massa
7. Arsip

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 22 Oct 1999 jam 15:20:08 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke