----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Stockholm, 23 Oktober 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

BENTUK KOMISI ANTI KORUPSI LANGSUNG DIBAWAH PRESIDEN
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

Masih tanggapan untuk Pres Gus Dur, Wapres Mega, Ketua MPR Amien dan
Ketua DPR Akbar.

Sekarang saatnya, kita umat Islam di Daulah Pancasila harus berani
menjadi saksi langsung dan mampu memberantas korupsi, apabila korupsi
berhasil menyerang Rezim Gus Dur dan Mega kemudian Gus Dur+Mega
terpelanting jatuh, maka seluruh rakyat Daulah Pancasila harus mampu
menjatuhkan vonis dan menarik turun Gus Dur+Mega dari singgasananya.

Contoh seperti kasus Bank Bali yang merupakan salah satu kasus korupsi
yang telah berhasil menjatuhkan BJ Habibie dari singgasananya adalah
jangan sampai terjadi lagi pada masa Rezim Gus Dur+Mega sekarang ini.

Nah, disini saya punya pikiran bahwa untuk mencegah dan memelihara
kebersihan dalam pertumbuhan ekonomi di Daulah Pancasila, salah satunya
harus dibentuk satu badan komisi anti korupsi yang langsung dibawah
kontrol dan pengawasan Presiden. Walaupun ada Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK), tetapi tugas dari badan komisi anti korupsi ini mempunyai tugas
yang lebih luas, bukan hanya mengawasi dalam bidang keuangan saja,
tetapi juga mengawasi penyalah-gunaan jabatan atau kekuasaan oleh
oknum-oknum yang ada di dalam lembaga eksekutif, legislatif dan
judikatif.

Tentu saja untuk membantu lancarnya penelitian dan pengawasan keuangan
yang cukup rumit bisa meminta bantuan dan kerjasama dengan badan akuntan
publik yang dianggap cukup independen, misalnya seperti penggunaan badan
akuntan publik PricewaterhouseCoopers (PwC) dalam meneliti kebocoran dan
penyalahgunaan keuangan di Bank Bali.

Mengapa masalah pemberantasan korupsi disegala bidang ini adalah sangat
penting di Daulah Pancasila sekarang? Karena, seperti yang telah
dikemukakan Gus Dur sebelum terpilih jadi presiden, bahwa salah satu
program apabila Gus Dur berhasil terpilih menjadi presiden adalah
memecahkan masalah pangan.

Memang benar, karena persoalan penyediaan pangan adalah merupakan
persoalan yang penting pada saat sekarang untuk seluruh rakyat Daulah
Pancasila agar bisa mengisi perutnya.

Untuk mendapatkan legalisasi dari badan komisi anti korupsi ini, maka
MPR yang sekarang berada dibawah pimpinan Amien Rais, harus mampu
membuat suatu ketetapan MPR yang berisikan pembentukan badan komisi anti
korupsi yang langsung dibawah pimpinan dan tanggung jawab Presiden.

Mengapa harus dibawah Presiden langsung? Karena dengan Presiden sendiri
yang langsung bertanggung jawab, maka tidak ada kekuatan lain yang
berada dibawahnya untuk bisa mengelak atau membohonginya, kecuali
Presiden sendiri. Tetapi saya yaqin dengan keinginan kuat Gus Dur yang
ingin memecahkan masalah pangan, ekonomi dan kesejahteraan rakyat dan
tidak tunduk kepada IMF, maka Gus Dur sendiri, harus bisa tahan dari
godaan dan rayuan korupsi yang menggiurkan.

Sedangkan untuk pembuatan perincian bunyi bab, pasal dan ayat-ayat-nya
diserahkan kepada Akbar Tanjung yang memegang kepala DPR dengan sebelas
fraksinya.

Saya pikir dengan membentuk komisi anti korupsi yang langsung dibawah
tanggung jawab Presiden ini merupakan suatu impian yang akan menjadi
kenyataan bagi Amien Rais yang mendambakan untuk menyeret Soeharto
dengan kroninya kedepan meja hijau dengan tuduhan  korupsi, kolusi, dan
nepotisme, walaupun telah dibebaskan dengan keluarnya Surat Perintah
Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan oleh Jaksa Agung, yang
ternyata akhirnya ditolak secara penuh oleh seluruh fraksi yang ada di
MPR ketika dilaporkan dalam laporan pidato pertanggungjawaban Presiden
BJ Habibie beberapa hari yang lalu.

Inilah sedikit tanggapan saya untuk Pres Gus Dur, Wapres Mega, Ketua MPR
Amien dan Ketua DPR Akbar

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 22 Oct 1999 jam 23:16:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke