---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 7 Nopember 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. SIKAP FUNDAMENTAL ADALAH BAIK DAN POSITIF Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Tanggapan untuk mereka yang fundamentalisphobia. FUNDAMENTAL, FUNDAMENTALIS, FUNDAMENTALISME Ketika Islam diterangkan secara lugas, jelas, terang dan medasar, lahirlah seorang atau sekelompok yang angkat bicara bahwa itulah faham fundamentalisme. Sehingga dari suara tersebut lahirlah di dunia barat yang dipelopori Amerika dan negara-negara Eropa yang menganut faham sekularisme istilah dan sebutan yang telah melekat kedalam hati yaitu, "muslim yang berusaha untuk mempelajari, mendalami, memahami dasar-dasar Islam dari akarnya yang bersumberkan dari Al Quran dan Sunnah dan berjuang untuk menerapkan, melaksanakan dan mengawasinya dalam kehidupan pribadi, masyarakat, pemerintah dan negara, maka muslim tersebut dipanggil dan dinamakan muslim fundamentalis yang teroris, yang menjadi momok masyarakat penganut sekularisme". Suatu kesalahan besar dalam penafsiran dan penyimpulan dari kaum sekularis terhadap pengertian fundamental, fundamentalis dan fundamentalisme. Fundamental adalah menunjukkan kepada sesuatu yang bersifat dasar, pokok atau yang mendasar. Sedangkan fundamentalis adalah menunjukkan kepada orang yang mengikuti paham suatu gerakan yang ada hubungannya dengan keagamaan yang bersifat mendasar, yang berusaha dengan melalui cara yang bersifat penentangan kepada kebijaksanaan, pemikiran, paham (yang telah keluar dari garis-garis yang telah ditetapkan Tuhan pencipta alam dan semua isinya sebagaimana yang telah difirmankan-Nya melalui Rasul-Nya dan mengajak kembali kepada jalan yang telah ditunjukkan Tuhan untuk mendapatkan ridha-Nya). Adapun fundamentalisme adalah merupakan suatu paham yang mengarah kepada perjuangan dan pembangunan apa yang diyakininya yang datang dari Tuhan-nya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan individu, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode (yang telah dicontohkan Rasulullah). Nah itulah kesimpulan yang dapat saya ambil dari hasil-hasil pemikiran sekelompok tokoh-tokoh yang memiliki keakhlian dalam bidangnya masing-masing ketika menyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1988. FUNDAMENTALIS ADALAH BAIK DAN POSITIF Jadi, seorang muslim yang mempunyai keinginan, sikap, usaha yang didasarkan kepada dasar-dasar yang yang telah digalinya dari sumber ajaran yang dianutnya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode yang telah dicontohkan Rasulullah adalah justru baik dan positif. Atau dengan kata lain seorang muslim yang fundamentalis adalah justru baik dan positif. Sebaliknya, seorang muslim yang TIDAK mempunyai keinginan, sikap, usaha yang didasarkan kepada dasar-dasar yang yang telah digalinya dari sumber ajaran yang dianutnya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode yang telah dicontohkan Rasulullah adalah justru lemah dan negatif. Atau dengan kata lain seorang muslim yang TIDAK fundamentalis adalah justru lemah dan negatif. BUKAN FUNDAMENTALIS AKAN MELAHIRKAN KERUSAKAN DAN PERPECAHAN Nah sekarang, kalau ada seorang muslim atau sekelompok muslim yang melakukan tindakan yang bersifat merusak dan tidak sesuai dengan apa yang diperintahkan Islam, melainkan hanya mengikuti apa yang dikatakan pemimpinnya, tanpa diadakan penyeleksian, penyaringan, analisa yang kritis terhadap apa yang diperintahkan pemimpinnya, karena dianggap apa yang keluar dari pemimpinnya adalah baik dan tidak perlu dibantah, maka justru itulah seorang muslim atau sekelompok muslim yang tidak fundamentalis sehingga jatuh kedalam jurang kerusakan dan kehinaan. Jadi, adalah tidak benar, kalau ada yang mengatakan bahwa mereka yang fundamentalis yang memiliki pikiran yang mengarah kepada perjuangan dan pembangunan apa yang diyakininya yang datang dari Tuhan-nya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan individu, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode ( yang telah dicontohkan Rasulullah ) adalah buruk, teroris, perusak dan penghancur. Justru sebaliknya mereka yang tidak fundamentalis yang akan melahirkan teroris, keburukan, pengrusakan dan penghancuran. MARI KEMBALI MELURUSKAN FUNDAMENTAL, FUNDAMENTALIS, FUNDAMENTALISME Nah sekarang setelah menyimak apa itu yang dinamanakan fundamental, fundamentalis dan fundamentalisme, maka kita sekarang harus berani mengangkat suara, berdialog, berdiskusi dan berdebat dengan siapapun yang masih menganggap bahwa fundamental, fundamentalis dan fundamentalisme merupakan momok dan musuh bagi kehidupan manusia. Mari, saya mengajak kepada siapapun untuk berdiskusi, berdialog dengan cara yang jernih dan hati yang terbuka mengenai fundamental, fundamentalis dan fundamentalisme. KESIMPULAN 1. Fundamental adalah menunjukkan kepada sesuatu yang bersifat dasar, pokok atau yang mendasar. 2. Fundamentalis adalah menunjukkan kepada orang yang mengikuti paham suatu gerakan yang ada hubungannya dengan keagamaan yang bersifat mendasar, yang berusaha dengan melalui cara yang bersifat penentangan kepada kebijaksanaan, pemikiran, paham (yang telah keluar dari garis-garis yang telah ditetapkan Tuhan pencipta alam dan semua isinya sebagaimana yang telah difirmankan-Nya melalui Rasul-Nya dan mengajak kembali kepada jalan yang telah ditunjukkan Tuhan untuk mendapatkan ridha-Nya). 3. Fundamentalisme adalah merupakan suatu paham yang mengarah kepada perjuangan dan pembangunan apa yang diyakininya yang datang dari Tuhan-nya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan individu, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode (yang telah dicontohkan Rasulullah). 4. Mereka yang fundamentalis adalah baik dan positif. Seorang muslim yang fundamentalis adalah justru baik dan positif. 5. Mereka yang TIDAK fundamentalis adalah justru lemah dan negatif. Mereka yang TIDAK fundamentalis yang akan melahirkan teroris, keburukan, pengrusakan dan penghancuran. 6. Kita sekarang harus berani mengangkat suara, berdialog, berdiskusi dan berdebat dengan siapapun yang masih menganggap bahwa fundamental, fundamentalis dan fundamentalisme merupakan momok dan musuh bagi kehidupan manusia. Inilah sedikit tanggapan saya untuk mereka yang fundamentalisphobia. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 7 Nov 1999 jam 08:27:33 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
