---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- USAHA MENGACAUKAN SU-MPR ACEH GAGAL PROVOKATOR PENGARUHI MASSA UNTUK RAZIA HELM BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Selasa 9/11). Ketidak berhasilan menggagalkan Sidang Umum Masyarakat Pejuang Referendum Aceh (SU-MPR Aceh) hari Senin (8/11) lalu, membuat para provokator kehilangan akal, gerak provokator dari sejak hari minggu terus dideteksi oleh mahasiswa Aceh, jaringan pengamanan SU-MPR Aceh yang dirancang mahasiswa tak mampu ditembus provokator, usaha-usaha untuk mengacaukan SU-MPR Aceh memang sudah terlihat sejak Minggu malam, provokator berhasil mempengaruhi sekelompok massa luar Banda Aceh di kawasan jalan Teuku Umar-Setui Banda Aceh dengan menggelar razia terhadap pengendara kendaraan roda dua, mereka melarang pengendara untuk menggunakan helm kecuali kopiah/peci, ratusan helm dihancurkan dijalan protokol ibukota Serambi Mekkah itu oleh sekelompok massa yang terprovokasi tersebut. Dari pengamatan Radio Nikoya-FM, aksi pelarangan penggunaan helm itu masih berlanjut dibeberapa kawasan saat berlangsungnya SU-MPR Aceh (Senin 8/11) hingga hari ini, terhadap tindakan itu, mahasiswa Aceh segera mengambil langkah antisipasi atas ulah provokator yang mengarahkan masyarakat kepada tindakan yang menentang hukum, mahasiswa dan Thaliba menyebarkan pengumuman ke sejumlah media massa elektronik dan cetak di Banda Aceh, Radhi salah seorang panitia besar SU-MPR Aceh dari SIRA (Sentral Informasi Referendum Aceh) yang dihubungi Radio Nikoya-FM saat melakukan Re-Check terhadap seruan bersama KARMA, Thaliban, SIRA dan Mahasiswa Aceh, yang diterbitkan panitia besar itu, membenarkan seluruh isi redaksional selebaran yang diedarkan panitia kepada masyarakat dan media massa, yang isinya, menyarankan kepada masyarakat agar selalu berdo'a kepada Allah SWT supaya rakyat Aceh terhindar dari segala bencana, masyarakat disarankan agar melakukan sujud syukur atas keberhasilan Sidang Umum Masyarakat Pejuang Referendum Aceh (SU-MPR Aceh) Senin lalu, masyarakat diminta untuk menjaga ketertiban dilingkungannya masing-masing, menjaga ketertiban di jalan-jalan raya, displin dalam menggunakan jalan, masyarakat untuk tetap selalu bersikap ramah serta mematuhi rambu-rambu lalulintas jalan raya. Seruan Bersama dari KARMA, Thaliban, SIRA dan Mahasiswa Aceh itu hendaknya di indahkan dan menjadi komitmen bersama rakyat Aceh. Diakhir isi seruan tertanggal 9 November itu, KARMA, Thaliban, SIRA dan Mahasiswa Aceh menyampaikan pula, apabila masyarakat mendapatkan informasi yang berhubungan dengan arak-arakan massa atau aksi pawai referendum yang tidak terkoordinir di akhir SU-MPR Aceh yang telah sukses dilaksanakan itu, harap dilaporkan ke sekretariat panitia besar SU-MPR ACeh di jalan Tanah Tinggi No.28 Kramat Banda Aceh atau melalui telepon 31751. Keberhasilan SU-MPR Aceh yang tadinya dikhawatirkan banyak kalangan terhadap kemampuan mahasiswa Aceh dalam mengontrol jutaan massa yang membanjiri kota Banda Aceh itu, tampaknya tak terbukti, usaha-usaha provokasi memang terjadi beberapa kali, namun berhasil dipatahkan oleh mahasiswa, menurut Radhi, dua orang provokator ditangkap mahasiswa, provokator itu ditangkap ketika sedang mempengaruhi masyarakat Banda Aceh untuk membuat razia helm. Di Daerah Istimewa Aceh, Mahasiswa dan Thaliban adalah komponen yang paling dipercaya oleh rakyat Aceh dalam memperjuangkan aspirasi mereka, mulai dari Pemboikotan Pemilu 7 Juli, Mogok Massal 13-14 Agustus hingga SU-MPR Aceh 8 November adalah kegiatan yang diprakarsai mahasiswa yang mendapat dukungan mayoritas rakyat Aceh dalam memberikan tekanan kepada Jakarta terhadap penyelesaian kasus Aceh yang sangat rumit itu. (Tim). News Division RADIO NIKOYA 106.15 FM Banda Aceh Hit Radio Station URL 1 : http://come.to/nikoyafm URL 2 : http://www.nikoyafm.dk3.com ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 10 Nov 1999 jam 07:27:47 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
