---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk MOEDRICK AKAN ADAKAN MUKTAMAR LUAR BIASA PPP SOLO, (SiaR, 11/11/99). Perpecahan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara Muslimin Indonesia (MI) dan NU semakin terbuka. Ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Hamzah Haz akan diakhiri dengan acara muktamar luar biasa (MLB). Adapun tokoh yang akan nekad menggelar MLB tersebut adalah Moedrick Setiawan M Sangidoe, yang ditengarai punya pengaruh luas di massa PPP, terutama pulau Jawa. Dia pula yang pada Pemilu 1987 pernah berhasil mendongkrak perolehan suara PPP dengan menggelar isu Mega-Bintang di saat para pendukung PDI terpecah gara-gara ulah Soerjadi menggusur Megawati. Ketua DPC PPP Solo itu akan memprakarsai penyelenggaraan muktamar PPP sesegera mungkin. Sebab, para elite partai tersebut dinilainya hanya berebut posisi empuk, dan hanya menggunakan DPC-DPC sebagai mesin pengumpul suara. "Selama ini elite PPP hanya menjadikan DPC sebagai keset. Mereka turun ke bawah hanya saat kampanye. Setelah itu, sibuk cari jabatan," tandas kata Moedrick. Menurut Moedrick, para elite partainya yang sekarang duduk di DPR harus segera diganti dengan kader-kader PPP yang masih muda dan potensial. Sebab, para elite partai yang sekarang menguasai kursi legislatif dan pimpinan partai merupakan orang-orang yang sudah terlalu lama menempati posisi tersebut dan tidak memberi kesempatan kepada kader-kader muda. "Mereka itu kan orang-orang lama yang hanya mengejar posisi dan sama sekali tidak reformis," kata Moedrcik. Elit PPP yang dimaksud Moedrick tersebut antara lain, Tosari Wijaya, Ali Marwan Hanan, Zen Bajeber, Hamzah Has dan Karmani. Ia menilai elit-elit itu tidak reformis sehingga tidak punya bargaining position apa pun dalam kancah politik nasional. "PPP kan punya 73 kursi dan masuk urutan ketiga perolehan suara dalam pemilu. Tetapi nyatanya, tidak punya posisi menawar apa pun. Anggota DPR RI dari PPP yang tak potensial harus mundur," tegasnya. Oleh sebab itu Mudrick akan mengajak DPC-DPC lain untuk mendukung penyelenggaraan MLB dalam waktu dekat ini. Sampai saat ini menurutnya, beberapa pengurus DPC di Jateng dan Jatim yang sudah dihubungi menyatakan mendukung. Salah satu ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (MI), ini juga menyerukan agar seluruh anggota MI untuk tidak mendukung para elite PPP yang sekarang. Sementara itu di pengurus DPP di Jakarta sedang ricuh memperebutkan kursi wakil ketua DPR pengganti Hamzah Haz. Akibatnya, wakil ketua DPR dari PPP pengganti Hamzah Haz akhirnya gagal dilantik pada Senin lalu (8/11), bersamaan dengan pelantikan Wakil Ketua dari PKB Muhamimin Iskandar yang ditinggalkan Khofifah Indar Parawansa. Menurut sejumlah sumber, kegagalan pelantikan wakil ketua DPR dari PPP tersebut akibat dari ketidaktegasan Hamzah dalam menentukan calon pengganti, sesuai hasil rapat DPP PPP 28 Oktober 1999. Dalam rapat itu memang terjadi tarik menarik yang kuat antara kubu NU dan MI dalam perebutan calon pengganti Hamzah Haz. Dua orang kuat yang muncul adalah Ali Marwan Hanan (MI) dan Tosari Wijaya (NU). Saking alotnya perdebatan, akhirnya rapat memutuskan ahar penetapan calon pengganti Hamzah sebagai pimpinan DPR diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PPP. Menurut Ketua F-PP Rusjdi Hamka, deadlock-nya pemilihan wakil ketua DPR dari PPP akibat dari kengototan Hamzah Haz mendongkrak Tosari Widjaya -- saudara Gus Dur-- sebagai penggantinya. Sedangkan pihak MI sangat menginginkan Sekjen PPP Ali Marwan Hanan sebagai pengganti Hamzah. Kalangan MI ini menilai, bahwa dua tokoh PPP yang mendapatkan kursi di kabinet merupakan kader PPP dari NU. Sementara kader MI sama sekali tidak mendapat bagian apa-apa. "Ini jelas sangat tidak menguntungkan PPP di masa depan. Saya sendiri prihatin dengan adanya rebutan kekuasaan ini. Karena, di mata warga PPP ini jelas tidak mengenakkan, sehingga citra partai jadi rusak," kata Rusjdi Hamka.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Nov 1999 jam 02:04:50 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
