---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 12 Nopember 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. LAGI MENJAWAB LOOT Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Jawaban untuk Loot alias looter nation di [EMAIL PROTECTED] PEMBUKA Orang yang satu ini, sudahlah tinggal di hutan rimba lebat yang sukar dijelajahi, yahoo.com . Bicaranya asal keluar saja. Tidak kenal siapa yang sedang berada di dunia http://www.indopubs.com/archives/ . Saya telah jelaskan pemikiran hasil otak saya, kemudian saya ajak orang satu ini untuk menampilkan hasil pemikiran otaknya dalam masalah konsepsi pemerintahan, kenegaraan, sosial, politik yang berdasarkan agama-agama lain selain Islam, atau berdasarkan keyakinan atau ideologi atau paham yang dipakai orang ini, tetapi kenyataannya tidak muncul-muncul, yang muncul hanyalah kata-kata yang seolah-oleh berisi pertanyaan, padahal isinya sudah saya jawab dalam tulisan-tulisan yang lalu. Kalau saya bandingkan dengan orang-orang penghuni cyberspace apakabar lainnya, seperti Wise, Prolab, GPK, IM, DINA, dimana ketika mereka berpapasan dengan saya dan memberikan tanggapan mereka, tidaklah muncul dengan pemikiran yang hanya memberondong dengan pertanyaan, tetapi miskin dengan idea dan jalan keluarnya, seperti contoh orang satu ini, yang menamakan dirinya dengan Looter Nation dan yang selalu dipanggil oleh John pengasuh Apakabar dengan sebutan Loot. Tetapi, memang di dunia ini manusia adalah unik. Seperti orang satu ini yang populer dipanggil Loot tidak sama dengan yang lainnya, masing-masing punya ciri tersendiri yang tidak mungkin sama satu dengan lainnya. Nah sekarang, APA KATA LOOT Anda berulang-ulang menyatakan (secara gila, nekat dan membosankan) bahwa keadilan tidak bisa dicapai dalam negara sekuler. Keadilan hanya bisa dicapai kalau negara sdh menerapkan aqidah Islam. Sekarang tolong dijelaskan dengan logis : Kenapa? Ngerti nggak pertanyaannya? Kenapa negara sekuler (dengan trias politika nya segala) tidak akan bisa mencapai keadilan? Kenapa seolah-olah cuma aqidah Islam yg bisa mencapai keadilan? Itu aja yg dijawab. Dan waktu menjawab nanti jangan pakai kalimat pembuka yg itu ke itu lagi : "Baiklah sdr......" Muak tahu!! Kayak anak SD aja luh, padahal Dorna.To the point saja, sekaligus, jangan lari. Terus terang seumur-umur belum pernah saya temui orang se "nekat" anda (dalam arti muka tebelnya.) Tembok aja kalah!!! Gilaaaaaaaa, gilaaaa.(Rapist Nation, 11 Nopember 1999). APA JAWAB AHMAD Dalam tulisan-tulisan yang lalu, saya tidak pernah mengatakan bahwa "keadilan tidak bisa dicapai dalam negara sekuler. Keadilan hanya bisa dicapai kalau negara sudah menerapkan aqidah Islam", seperti yang dilontarkan Loot diatas. Yang selalu saya katakan adalah membangun persatuan dengan landasan keadilan, amanah dan perdamaian dengan tujuan beribadah, bertaqwa dan mencari ridha Allah swt. Itu yang disampaikan Islam. Adapun keadilan itu sendiri mempunyai penafsiran yang bermacam-macam. Misalnya, jangan jauh-jauh saya ambil di negara tempat saya tinggal sekarang, negara sekuler yang menerapkan sistem trias politika. Dimana keadilan ditafsirkan dalam realita seperti, gaji laki-laki harus sama dengan gajih perempuan, kalau sama profesinya. Daerah yang miskin mendapat tambahan bantuan dari daerah yang kaya dalam menetapkan ABD (Anggaran Belanja Daerah)-nya. Mereka yang dipilih dengan mendapat suara lebih atau meyoritas. Pajak gajih dipotong tinggi (28%-50%) untuk membiayayi ABD dan kass Pemerintah Pusat. Dari hasil pajak gajih sebagian dipakai untuk membantu orang yang tidak ada kerja. Yang hidup tanpa perkawinan dengan yang kawin dianggap sama dihadapan hukum yang berlaku. Perempuan boleh kawin dengan perempuan. Laki-laki boleh kawin dengan laki-laki. Nah itulah secuil dari penafsiran keadilan yang berlaku. Itu baru di satu negara sekuler yang ada di Eropa, belum lagi penafsiran yang ada di negara-negara sekuler lainnya yang juga menerapkan sistem trias politika. Sedangkan Islam menafsirkan keadilan berdasarkan apa yang telah diperintahkan Allah. Misalnya, dalam bidang hukum ketika memberikan dan menjatuhi hukuman, harus berlaku adil tanpa memandang orang, suku, warna kulit, nasionalitas, bangsa, keturunan. Dalam bidang sosial dan kemasyarakatan, Islam harus toleran kepada agama lain, pemeluknya dan tempat ibadahnya. Dalam masalah politik Islam ikut membantu menciptakan perdamaian, persatuan, persaudaraan, persamaan. Dalam negara Islam memberikan konsepsi dengan Daulah Islam Rasululah (DIR)-nya. Nah sekarang saya ingin tanya kepada Loot, apa penafsiran saudara mengenai keadilan? Jangan hanya pandai bertanya saja, karena semua orang pandai bertanya. Saya tunggu jawabannya. Inilah sedikit jawaban saya untuk untuk Loot alias looter nation di [EMAIL PROTECTED] . Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Nov 1999 jam 07:08:06 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
