---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 11 Nopember 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. MENJAWAB PROLAB DAN GPK Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Jawaban untuk saudara Creatine Prolab dan saudara Garuda Praja Kirana alias GPK. Dalam tulisan ini saya sekaligus menjawab tanggapan dan pertanyaan saudara Creatine Prolab dan saudara Garuda Praja Kirana, yang keduanya berdomisili di milis apakabar di daerah kekuasaan http://www.indopubs.com/archives Saudara Creatine Prolab adalah sudah saya kenal sebelumnya, karena telah memberikan satu tanggapan beberapa hari yang lalu. Sedangkan saudara Garuda Praja Kirana alias GPK yang beralamat di daerah hutan lebat yahoo.com yang sukar ditembus, adalah yang pertama kali saya berpapasan di Indopubs dan menyampaikan pertanyaannya. PERTANYAAN PROLAB DAN JAWABAN AHMAD Dibawah subject "Buktikan bahwa Umat anda Cinta Damai, Bung Ahmad S" saudara Prolab bertanya: Prolab: 1. Mengapa anda tidak lebih baik mengajak umat agama anda supaya mengarah kepada cinta kasih, kedamaian dan serta menghormati agama lain daripada ajakan anda untuk mendirikan NEGARA ISLAM INDONESIA? Ahmad: Insya Allah, memang telah saya usahakan semampu saya untuk bersama-sama membina diri, keluarga, masyarakat dalam akidah islam, kasih sayang, berbuat damai dan tetap penuh toleran kepada agama lain. Adapun usaha untuk memasyarakatkan Khilafah Islam, pemerintahan Islam, hukum-hukum Islam dan konstitusi yang bersumberkan dari Al Quran dan Sunnah itu kepada sesama muslim merupakan suatu usaha yang tidak terlepas dari usaha untuk beribadah, bertaqwa dan mencari ridha Allah SWT. Prolab: 2. Saya tidak menekankan kepada masalah fundamental ajaran agama anda, saya tidak peduli dengan itu. Tetapi, seandainya memang benar kalau Islam mengajarkan cinta kasih, buktikanlah !! Ajaklah umat anda untuk RESPECT terhadap umat lain. Ahmad: Tentu untuk saya sendiri telah saya buktikan, tetapi untuk muslim lainnya saya berusaha untuk saling nasehat menasehati dalam kebenaran (kebenaran dari Allah) dan kesabaran. Jadi kalau ada muslim yang masih kelakuannya menyimpang dari yang diperintahkan Allah dan dicontohkan Muhammad saw padahal sudah diberi peringatan dan diajarkan bagaimana harus menghormati dan toleran kepada agama lain dan umat lain, maka tentu saja kalau muslim tersebut melakukan hal-hal kejahatan pidana, maka harus diajukan ke meja hijau dan dijatuhi hukuman yang setimpal. Prolab: 3. Tulisan terakhir anda tersebut ("Apa Islam dalam kehidupan politik tidak match?", http://www.dataphone.se/~ahmad/991107.htm ) sebenarnya adalah senjata makan tuan, seperti anda membawa pistol tapi diarahkan ke kepala anda. Anda mengatakan bahwa Memang masyarakat Apakabar adalah suatu contoh masyarakat yang majemuk,disana ada yang penganut Buddha, Kristen, Islam, sosialis, komunis, sekularis, nasionalis, pancasilais, kapitalis, Taois, dan yang lainnya. Begitu juga dengan misi membangun kembali satu masyarakat muslim dan nonmuslim didalam satu kekuasaan pemerintahan dimana Allah yang berdaulat, yang menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum Allah dengan adil, berdasarkan akidah Islam dengan menghormati agama lain, dengan konstitusi yang bersumberkan dari Al Quran dan Sunnah, yang tidak mengenal nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras. Ahmad: Nah disinilah keunikan Islam, saya dengan banyak berpapasan dan berjumpa dengan orang-orang yang berlainan agama, latar belakang, maka disanalah saya mengajukan sesuatu yang datang dari Islam untuk menyampaikan satu pesan persatuan dengan berlandasakan kepada keadilan, amanah dan perdamaian. Pesan itu bukan senjata, melainkan suatu pengkabaran, suatu berita yang baik. Tentu saja kalau mereka merasa ingin mengetahui lebih jauh tentang pesan-pesan Islam tersebut, marilah kita dengan hati jernih dan pikiran terbuka duduk bersama untuk membicarakan pesan-pesan Islam dan pesan-pesan agama anda. Jadi dengan adanya pesan untuk persatuan dengan dasar keadilan, amanah dan perdamaian dan usaha untuk membangun persatuan ummat tanpa melihat agama, karena Islam menghormati agama lain, menurut saya itu adalah suatu pesan yang baik yang pernah ditawarkan oleh satu agama kepada ummat manusia di dunia. Prolab: 4. Lalu bagaimana dengan teori dan prinsip anda akan pembentukan NEGARA ISLAM INDONESIA ? Padahal anda tahu bahwa para netters indopubs saja berlainan agama, bagaimana bisa terbentuk NII ? Ini saja sudah bertolak belakang dengan argumen anda. Bagaimana dengan masyarakat agama lain ? Apakah ada jaminan keamanan, kenyamanan bermasyarakat, keamanan beribadah ? Sekarang saja di Indonesia bukan pemerintah Islam, tapi toleransi tidak diperlihatkan oleh masyarakat Islam, bagaimana ini ? Apa jadinya kalau terbentuk pemerintah Islam ? Yang kecil saja sudah menyeramkan, apalagi kalau sudah besar ? Kok aneh. Saya percaya akan TEORI anda bahwa Pemerintah Islam bisa membawa perdamaian di bumi, sangat bagus sekali penjabaran anda mengenai toleransi umat beragama, dan politik islam. Tapi saya tidak percaya PRAKTEKNYA. Praktek itu tercermin dari tingkah laku umatnya sehari hari. (sudah cukup saya memberi bukti dan fakta, tidak perlu ditambah lagi daftarnya dan saya tahu kalau para netters sudah hafal faktanya). Ahmad: Saya sudah katakan diatas, bahwa Islam menyampaikan pesan persatuan dengan landasan keadilan, amanah dan perdamaian. Bukan menyampaikan pesan dengan mengangkat pedang dangan teriakan-teriakan yang menakutkan, sehingga manusia lainnya pada berlarian. Justru dengan visi dan misi yang ada dalam Daulah islam Rasullah (DIR) itulah merupakan suatu pesan yang benar-benar menyejukkan bagi mereka yang ingin benar-benar memahami dan mengerti. Prolab: 5. Mengapa umat Islam fundamentalist sering ikut campur dalam segi kerohanian agama lain ? Sekali lagi, mengapa terjadi pembakaran gereja, temple, candi ? Kutuklah kejadian itu, cari dan tangkap pelakunya, adili dalam hukum. Bung Ahmad, saya percaya ajaran agama anda itu bagus, tapi mengapa para penganutnya itu brutal, fanatik dan tidak respect terhadap umat lain ? Ini yang harus diberantas dahulu, dididik terlebih dulu. Ahmad: Muslim yang saudara sebutkan dengan fundamentalist yang suka ikut campur dalam segi kerohanian agama lain, menurut saya itu tidak benar. Karena pernah saya menulis "Sikap fundamental adalah baik dan positif" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/991107a.htm ), dimana saya menulis, "Seorang muslim yang mempunyai keinginan, sikap, usaha yang didasarkan kepada dasar-dasar yang yang telah digalinya dari sumber ajaran yang dianutnya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode yang telah dicontohkan Rasulullah adalah justru baik dan positif. Atau dengan kata lain seorang muslim yang fundamentalis adalah justru baik dan positif. Sebaliknya, seorang muslim yang TIDAK mempunyai keinginan, sikap, usaha yang didasarkan kepada dasar-dasar yang yang telah digalinya dari sumber ajaran yang dianutnya dengan melalui cara berpikir yang analitis, yang maju untuk diterapkan, dilaksanakan dan diawasi dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, pemerintahan dan negara sesuai dengan metode yang telah dicontohkan Rasulullah adalah justru lemah dan negatif. Atau dengan kata lain seorang muslim yang TIDAK fundamentalis adalah justru lemah dan negatif. ( http://www.dataphone.se/~ahmad/991107a.htm ). Jadi kalau ada muslim yang membakar gereja, tempel, candi, maka muslim itu tidak fundamentalis, dan dia muslimnya hanya nama saja, tidak mengerti apa itu arti Islam dan menjadi seorang muslim. Karena kalau dia seorang muslim dan mengerti apa yang diajarkan Islam dan diperintahkan Islam, maka membakar gereja, tempel, candi merupakan tindakan yang dilarang oleh Islam. Islam menghormati agama lain, termasuk para penganutnya, tempat ibadahnya, cara ibadahnya. Jadi kalau masih ada yang mengaku muslim tapi masih berbuat yang brutal, tidak respect terhadap umat lain, itu namanya muslim yang tidak paham dan mengerti apa itu muslim dan apa itu Islam dan bagaimana menerapkan ajaran Islam dalam kehiduapn pribadi, keluarga dan masyarakat. Prolab: 6. Bung Ahmad, tolonglah, SAYA MENGEMIS kepada anda, carilah jalan keluar supaya umat Islam itu adalah seperti yang diharapkan dalam kitab suci anda dan juga seperti yang anda jelaskan. Daripada anda memberikan teori mengenai pembentukan NEGARA ISLAM INDONESIA, mengapa tidak lebih baik anda mengajak umat anda supaya RESPECT umat agama lain ????? Sebelum terbentuknya toleransi agama, dimana tidak ada lagi pembakaran gereja gereja yang sudah mencapai ratusan, dan tidak ada lagi peledakan temple temple seperti CANDI BOROBUDUR, pembakaran klenteng klenteng di kota (china town-jakarta), barulah cita cita anda bisa terwujud. BUKTIKANLAH !!!!! Wujudkanlah teori anda dalam praktek sesungguhnya. Ahmad: Insya Allah, saya dengan kemampuan yang ada, dan dengan tetap meminta bimbingan, petunjuk dan ilmu dari Allah swt, akan berusaha untuk membina diri, keluarga, masyarakat dengan akidah Islam. Karena akidah Islam adalah dasar yang paling asasi dalam Islam. Tentu saja, saya telah mulai menerapkan kepada diri saya sendiri dan keluarga saya, dan kepada kawan dekat dan masyarakat muslim lainnya yang ada di daerah tinggal saya di Stockholm, dan mudah-mudahan dengan melalui media cyberspace inipun akan membantu dalam rangka saling nasehat-menasehati dalam kebenaran (kebenaran dari Allah) dan kesabaran. Dan tentu saja nanti, suatu waktu akan saya juga kembali ke Indonesia. Insya Allah. Prolab: 7. Jadi apa yang akan anda lakukan untuk membina umat Islam dan tindakan apa yang bisa anda lakukan? ( Creatine Prolab, 7 Nopember 1999 ). Ahmad: Saya sudah jawab diatas. Nah sekarang, GPK BERTANYA, AHMAD MENJAWAB Dengan subject "Tanya Pak Ahmad Sudirman" saudara Garuda Praja Kirana alias GPK melahirkan pertanyaannya: GPK: Salam Sejahtera. Saya ingin tanya saja Pak Ahmad yaitu, 1. Bolehkah menurut ajaran Islam seorang Hindhu/Budha/Kong Hu Chu/Atheis yang bukan Yahudi menjadi pemimpin di negara Islam? Apa dasarnya? Ahmad: Salam sejahtera kembali. 1. Persyaratan untuk menjadi calon Khalifah di Khilafah Islam adalah harus memenuhi persyaratan umum yaitu laki-laki, muslim, bebas, dewasa, bijaksana dan adil (male, muslim, free, mature, sane and just). Dasarnya adalah apa yang telah dicontohkan Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin (Khalifah Abu Bakar, Khalifah Umar bin Khattab, Khalifat Usman bin Affan, Khalifah Ali bin Abi Thalib, 11 H-40 H, 632 M-661 M), dimana para Khalifahg tersebut telah meneruskan dan mengembangkan Khilafah Islam, speninggal Rasulullah saw. Jadi kalau ada calon Khalifah dari Hindhu/Budha/Kong Hu Chu/Atheis karena mereka tidak memenuhi syarat umum untuk menjadi Khalifah, maka pencalonan dari kalangan mereka tidak diterima. GPK: 2. Apakah yang yang harus diperbuat seorang Muslim di negara yang pemimpinnya dari keturunan Yahudi dan bukan Muslim? Apa alasannya? Ahmad: 2. Kalau itu di negara sekuler, seperti Indonesia, Amerika, Swedia, Belanda, maka kalau seorang muslim mau hidup dan tinggal di negara-negara tersebut, yang pemimpinnnya bukan muslim dan bukan seorang Yahudi (misalnya seorang Kristen), ya silahkan. Tentu saja, karena yang berlaku hukum-hukum yang didasarkan kepada sistem sekularisme, maka seorang muslim yang tinggal dan hidup di negara tersebut tidak bisa mengikuti semua hukum-hukum yang diperintahkan oleh Islam, melainkan hukum-hukum yang berlaku di negara tersebut. Bagi muslim tersebut sebisanya untuk berusaha memberikan opini kepada keluarga, tetangga, masyarakat dekatnya untuk juga mengetahui apa yang sebenarnya diperintahkan oleh Islam, walaupun akan menghadapi benteng sekularisme yang ada di negara tersebut. GPK: 3. Apakah Anda setuju seorang Yahudi Muslim, semisal Cat Steven, menjadi pemimpin negara Islam? Apa alasannya? Terima kasih (Garuda Praja Kirana, 10 Nopember 1999). Ahmad: 3. Seperti yang saya sebutkan pada jawaban nomor 1 diatas, bahwa persyarakat umum untuk menjadi calon Khalifah di Khilafah Islam adalah laki-laki, muslim, bebas, dewasa, bijaksana dan adil (male, muslim, free, mature, sane and just) tanpa memandang orangnya, keturunannya, rasnya, sukunya, kabilahnya, bangsanya. Inilah sedikit jawaban saya untuk saudara Creatine Prolab dan saudara Garuda Praja Kirana alias GPK. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Nov 1999 jam 18:32:37 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
