---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 16 Nopember 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. BERTASBIH DAN MENSUCIKAN DIRI ADALAH PANGKAL KEBERUNTUNGAN Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Tanggapan untuk saudara Deny Pamudji (Indonesia). Alhamdulillah, saya baru membalas kembali pertanyaan yang disampaikan saudara Deny kepada saya pada tanggal 7 Nopember 1999 yang lalu. Mohon maaf atas keterlambatan membalasnya. Insya Allah, dengan tetap memohon petunjuk, bimbingan dan ilmu dari Allah SWT, saya akan berusaha untuk menjawab pertanyaan saudara Deny yang berbunyi, "adakah orang suci di dunia ini yang patut diteladani perbuatannya? Dan apakah alasannya?" PENGERTIAN SUCI Pengertian suci menurut bahasa Indonesia adalah bersih (dalam arti keagamaan) yaitu tidak berdosa, kudus, tidak bercela, tidak bernoda, keramat, murni (hati yang murni, batin murni), bebas dari sifat kecurangan. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1988). MANUSIA TIDAK LEPAS DARI DOSA Manusia tidak terlepas dari dosa, baik yang besar atau yang kecil. Baik yang disengaja atau yang tidak disengaja. Tetapi, Allah SWT telah menyatakan bahwa sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang membersihkan diri dari dosa, perbuatan curang, perbuatan penuh maksiat. Dan yang selalu mengingati Tuhannya dengan menjalankan apa yang telah diperintahkanNya. (Q, 87: 14-15). Tentu saja, bagi orang yang mempergunakan akal dan pikirannya, mendapat berita yang demikian dari Tuhannya akan jatuh tersungkur karena saking gembiranya. Betapa tidak, manusia yang memang sifatnya salah dan selalu bergelimang dengan dosa, ternyata dengan Kebesaran dan Kemurahan dan Kasih sayang Allah SWT manusia akan mendapatkan keberuntungan, apabila berusaha membersihkan diri dari perbuatan yang penuh dosa dan selalu mengingati kebesaran Tuhannya dengan melalui beribadah kepada-Nya. BIMBINGAN DAN PETUNJUK ALLAH Tanpa bimbingan dan petunjuk Allah SWT manusia akan tetap bergelimang dalam dosa, dimana dosanya itu hanyalah ditanggung oleh dirinya sendiri dan tidak juga menanggung dosa orang lain. (Q, 35: 18 , Q, 17: 15). Bagaimana Tuhan memberikan bimbingan dan petunjuk kepada ummat manusia? tentu saja Tuhan akan mengutus Rasul dan Nabi-nabi-Nya kepada setiap kaumnya. Dari mulai Nabi Adam sampai Nabi Muhammad saw dengan diberi petunjuk yang terkumpul dalam kitab-kitab suci-Nya. Bagi kaum muslimin sudah barang tentu Al Quran merupakan kitab suci yang berisikan peraturan, aturan, hukum, tata cara beribadah, penjelasan mengenai kehidupan di dunia dan kelak di hari akhir. Dan Al Quran inilah bagi kaum muslimin yang akan memimpin kaum muslimin kejalan yang terang. Yang membawa manusia dari jalan yang gelap gulita ke jalan yang terang benderang dengan izin Tuhan mereka. (Q, 14: 1). 7 SIFAT ORANG MUMIN YANG MEMBAWA SUKSES Ada 7 sifat yang menjadikan orang mu'min yaitu orang yang yakin kepada Tuhan, sukses dalam hidup di dunia sekarang dan kelak di hari akhirat. Dimana 7 sifat tersebut adalah, 1. Orang yang percaya kepada Tuhan 2. Orang yang memang khusus dan penuh konsentrasi ketika melakukan sembahyang 3. Orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna 4. Orang yang siap dan selalu ikhlas membayarkan sebagian rizki yang telah diberikan Allah kepadanya 5. Orang yang selalu berhati-hati dan menjaga kemaluannya, kecuali kepada istri, dan tidak mencari diluar dari itu 6. Orang yang memelihara amanat yang telah dipikulkan kepadanya dan memelihara serta memenuhi janjinya 7. Orang yang selalu memelihara ibadahnya dan sembahyangnya Itulah orang yang akan mewarisi syurga Firdaus, dimana mereka kekal didalamnya. (Q, 23: 1- 11). HAWA NAFSU PENYEBAB PECAH BELAH Apa yang menyebabkan manusia terpecah belah satu sama lain? Disini Allah SWT telah memberikan suatu penjelasan yang sangat tepat sekali yaitu, penyebab perpecahan dan porak porandanya manusia adalah hawa nafsu. Sehingga membuat manusia menjadi terpecah-pecah kedalam beberapa golongan, dimana masing-masing golongan merasa bangga dengan golongannya. (Q, 23: 53). Hawa nafsu adalah sangat mudah dipengaruhi oleh Iblis, sebagaimana Nabi Adam yang kaum muslimin percayaan sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah, telah tergoda oleh bujukan Iblis, karena memang dorongan hawa nafsu manusia adalah bagian dari manusia yang sangat lemah pertahannya, sehingga dijadikan oleh Iblis untuk sasaran dalam rangka menjatuhkan manusia kelembah kehinaan dan kehancuran. (Q, 38: 71-88, Q, 20: 115-127). Tentu saja, walaupun Adam beserta istrinya Eva di Syurga telah melanggar apa yang dilarang Tuhan, karena telah percaya dan mengikuti apa yang dikatakan Iblis, tetapi dengan sifat Maha Pengasih dan Penyayang Tuhan, Adam dan Eva telah dimaafkan Tuhannya dengan diberikan petunju-petunjuk-Nya utnuk hidup di dunia setelah di turunkan dari Surga. (Q, 20: 122-127). ALLAH MEMPERKENANKAN DOA DAN MEMAAFKAN DOSA HAMBA-NYA Bagi manusia yang memang mempunyai sifat salah dan suka melanggar perintah Tuhan, ternyata dengan Kemurahan dan Kecintaan Tuhan kepada ummat manusia, maka Tuhan selalu mempekenankan do'a hamba-hamba-Nya. Bahkan Tuhan menyuruh untuk berdoa kepada-Nya, dimana mereka yang tidak pernah berdo'a kapada-Nya, maka itulah mereka yang merasa sombong. (Q,40: 60). Bukan hanya memperkenankan doa dari hamba-hamba-Nya, tetapi juga memaafkan sebagian besar dosa-dosa hamba-Nya. (Q, 42: 30). BAIK DAN BURUK KEMBALI KEPADA DIRI SENDIRI Perbuatan baik dan buruk manusia kembali kepada dirinya sendiri. Barang siapa yang berbuat kebaikan di dunia ini, maka itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barang siapa yang melakukan perbuatan yang merugikan dan kejahatan, maka akibatnya akan menimpa dirinya sendiri. (Q, 45: 15). Orang-orang yang selalu menjauhi dari perbuatan maksiat, kecurangan dan dosa-dosa besar, maka Tuhan akan memberikan pengampunan-Nya. Dan Tuhanlah yang mengetahui siapa-siapa orang yang takut dan yakin kepada-Nya. (Q53: 32). MENGIKUTI JALAN ALLAH Dan yang terakhir adalah dalam rangka beribadah, bertaqwa dan mencari ridha Tuhan, maka umat manusia harus mengikuti apa yang diperintahkan Tuhan dan mengikuti kepada jalan yang benar yang telah ditunjukkan dan dicontohkan Rasul-Nya. (Q, 78: 31-37). ADAKAH ORANG SUCI? Nah sekarang, setelah menelusuri Kasih Sayang dan Rasa Pengampun Tuhan yang selalu memperkenankan doa hamba-Nya dan mengampuni sebagian besar dosa-dosa hamba-Nya, maka saya akan menjawab pertanyaan saudara Deny diatas : "adakah orang suci di dunia ini yang patut diteladani perbuatannya? Dan apakah alasannya?". Dimana jawabannya adalah, berdasarkan kepada apa yang telah diterangkan Allah SWT dalam Firman-Nya, maka orang yang suci, yaitu orang yang berusaha memelihara keimanan dengan menjauhi dari segala perbuatan yang penuh dosa, penuh kecurangan, penuh maksiat, penuh kesombongan, tentu saja didunia ini ada orang-orang yang telah digambarkan Allah SWT tersebut yang bisa dijadikan contoh tauladan bagi kita agar mendapat keselamatan di dunia dan kelak di hari kiamat. Siapa orangnya? hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Namun tentu saja, kita harus berusaha sendiri untuk menjadi orang yang mensucikan diri dari dosa dan selalu mengingati kebesaran Allah SWT, agar kita mendapat keberuntungan hidup di dunia dan mendapat balasan yang baik kelak di hari akhir. Inilah sedikit tanggapan saya untuk saudara Deny Pamudji (Indonesia). Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Nov 1999 jam 20:52:30 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
