---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Seorang sahabat saya yang saya kenal sangat baik, baik di lingkungan rumahnya maupun di kantornya, telah "dikerjai" oleh Sindikat Security MAKRO Pasar Rebo, salah seorang securitynya bernama "SUTRISNO". Sindikat ini dengan sengaja mencari korbannya dengan cara mengintai dan membuat jebakan agar korbannya melakukan kelalaian. Dimana jebakannya adalah: Barang barang di Makro Pasar Rebo, ada beberapa yang Bar Code-nya sengaja dilepas dan di jatuhkan di sekitar barang tersebut berada. Tapi antara barang yang tidak ada Bar Code-nya dan Bar Code yang tercecer tersebut dibuat perbedaan harga beberapa ribu rupiah. Nah teman saya ini salah satu korbannya, begitu barang yang diambilnya tidak ada harganya, lantas dia mengambil Bar Code yang lepas tersebut, karena dia mengira Bar Code tersebut lepas dari barang tersebut. Kemudian sahabat saya ini melanjutkan mencari barang yang lainnya yang tanpa di sadari telah dibuntuti oleh Oknum Sindikat Security Makro tersebut. Ketika tiba di Kasir dan membayar tidak ada masalah sama sekali, kemudian ketika memasuki pemeriksaan barang ketika akan keluar pintu Makro juga tidak ada masalah. Namun beberapa saat kemudian tiga orang Oknum Security menangkap sahabat saya ini, langsung dengan tuduhan "menukar Bar Code" dan langsung dibawa ke ruang atas Pos Security dan di intrograsi dengan kasar dan memukul mukul meja. Sahabat saya lalu di beri dua pilihan, ke kantor Polisi atau membayar denda 10 X lipat dari barang yang telah ditukar Bar Code nya seharga Rp. 47.000,- X 10 = Rp. 470,000,-. Dibawah ancaman dan intimidasi dari Oknum Security Makro tersebut, sahabat saya ini dipaksa menandatangani "Surat Pernyataan Telah Mencuri Barang". Akhirnya karena sangat terpaksa dan diselimuti rasa takut yang dalam, sabahat saya ini terpaksa menandatangani Surat Palsu tersebut, karena sahabat saya ini "BUKAN MENCURI" tapi "MEMPERBAIKI KELALAIAN MAKRO" atau lebih jelasnya "TERJEBAK SINDIKAT SECURITY MAKRO PASAR REBO". Karena tidak membawa uang sebanyak itu, semua barang barang yang telah di beli diMakro di sita oleh Security Makro, TANPA DIKETAHUI OLEH MANAGEMENT MAKRO SAMA SEKALI. Dengan sedih sahabat saya ini ditanya oleh istrinya: "Mas.. mana beras dan susu yang Mas beli ? " Sangat menyedihkan memang ........ Beras dan Susu untuk anak dari sahabat saya ini DIJARAH HABIS OLEH OKNUM SECURITY MAKRO !!!!. Benar benar KETERLALUAN DAN KEJAM !!!. Akhirnya karena sahabat saya ini selalu termenung disaat kerja, akhirnya kami sebagai sabahatnya berusaha meluruskan permasalahn ini ke Management Makro Pasar Rebo, namun selalu di perhadapkan dengan pihak security seakan management makro tidak mau tahu, Dari mulai ke Bp. SADINO, FIKRI dan yang lainnya. Semuanya tidak mau perduli. Kami hanya minta penjelasan ada tidak peraturan denda 10 X lipat? . Lantas lari kemana uang denda yang 10 X lipat tersebut ? DIMAKAN SECURITY ?????????. BAGAIMANA DENGAN MANAGENET MAKRO MENANGGAPI INI SEMUA ??? APAKAH BAR CODE YANG LEPAS DI SENGAJA ????? ATAU MEMANG SEMUA KARYAWAN MAKRO "TIDAK BECUS" CARA KERJANYA ???? APA BUKTI KESALAHAN SAHABAT SAYA TERSEBUT ?? APAKAH ADA REKAMAN VIDEONYA ??? BISA DI BUKTIKAN ??? KENAPA TIDAK DI TANGKAP KETIKA BERADA DI KASIR ATAU SAAT BARANG DICHECK DI PINTU KELUAR ?????? SAYA YAKIN MAKRO TIDAK MAMPU MENJAWAB SEMUA PERTANYAAN INI !!!!! PERUSAHAAN BESAR TAPI TIDAK PROFESIONAL !!!! SEKALI LAGI HATI HATI BERBELANJA DI MAKRO !!!!!!!!! ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 19 Nov 1999 jam 06:42:24 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
