----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 24 Nopember 1999

Hentikan Hasutan

SEJAK Timtim lepas dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI) melalui jajak pendapat, kini banyak bermunculan suara sumbang
seolah-olah mengatasnamakan rakyat menuntut referendum dengan opsi
ingin merdeka atau melepaskan diri dari wilayah NKRI. Misalnya,
seperti Aceh dan Irian Jaya, bahkan tidak tertutup kemungkinan
daerah-daerah lain seperti Riau (Sumatera), Sulawesi, Ambon (Maluku)
dan Kalimantan.

Apakah sudah separah ini keinginan rakyat atau apakah hanya ambisi
orang-orang tertentu yang bermental bejat dengan mengatasnamakan
rakyat demi kepentingan politiknya, tanpa memikirkan kepentingan
lebih luas, yaitu keutuhan masyarakat bangsa dan negara.

Cobalah kita sama-sama berpikir secara jernih dan merenung ke masa
depan: "Mau dibawa kemana dan mau dijadikan apa bangsa dan negara
ini, jika masing-masing propinsi ingin merdeka. Apakah bangsa dan
ngara ini dibiarkan hancur lebur terkoyak-koyak seperti masa lalu,
sehingga dengan mudah dijajah oleh bangsa asing?

Lalu apakah akan kita kubur begitu saja jasa-jasa para pahlawan
yang gugur dengan mengorbankan harta, jiwa dan raga dalam merebut
wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah?
Kasihanilah anak dan cucu yang akan mewarisi negara ini kelak. Oleh
karena itu itu, saya sebagai masyarakat kecil mengimbau kepada
pihak-pihak berkepentingan, agar menghentikan hasutan dan janganlah
rakyat dibuai oleh mimpi-mimpi indah seperti "Si pungguk merindukan
bulan." Sebab, jika tidak terwujud pasti buruk akibatnya pada nasib
bangsa di masa mendatang.

Farhan Fauzy
Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Nov 1999 jam 04:23:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke