---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 26 November 1999 16:50 UTC ** HAMZAH HAZ MUNDUR DIGANTIKAN BASRI HASANUDDIN ** 21 ORANG TEWAS AKIBAT PERTIKAIAN DI AMBON ** DITEMUKAN KUBURAN MASSAL DI TIMOR BARAT ** TOPIK GEMA WARTA: MENGAPA GUS DUR BARU KE ACEH SETELAH TANGGAL 4 DESEMBER? ** TOPIK GEMA WARTA: PENGUNDURAN DIRI HAMZAH HAZ DAPAT MENGANGKAT CITRA KABINET GUS DUR * HAMZAH HAZ MUNDUR DIGANTIKAN BASRI HASANUDDIN Presiden Abdurrahman Wahid mengumumkan pengunduran diri Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, Hamzah Haz. Tidak diberikan alasan resmi. Sebagai penggantinya, Gus Dur mengangkat Prof.Dr. Basri Hasanuddin, mantan Rektor Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang. Hamzah Haz adalah salah satu menteri yang pernah dipanggil Kejaksaan Agung karena dituduh korupsi. Selain itu ia dikatakan berbeda pendapat dengan Gus Dur mengenai masalah hubungan bilateral dengan Israel. Hamzah Haz tetap menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan. * 21 ORANG TEWAS AKIBAT PERTIKAIAN DI AMBON Akibat pertikaian antar kelompok di kawasan Mardika, kotamadya Ambon Jum'at pagi ini, 21 orang diberitakan tewas dan 100 lainnya luka-luka. Menurut pengurus Mejid Al-Fatah, Malik Selang, orang-orang Kristen membakar rumah-rumah yang kosong dan menuduh kaum muslim menjadi dalang kerusuhan. Sebagian besar korban jatuh ketika polisi anti huru-hara melepaskan tembakan. Wilayah Mardika sebagian besar dihuni warga Kristen dan terletak bersebelahan dengan wilayah yang dihuni umat muslim. Korban-korban yang cedera dibawa ke rumah sakit Al-Fatah atau Dokter Haulussy. * DITEMUKAN KUBURAN MASSAL DI TIMOR BARAT Menurut Komisi Penyidikan Pelanggaran Hak Asasi Manusia, KPPHAM ditemukan sebuah kuburan massal di dekat Pantai Ululi, tiga kilometer dari perbatasan Timor Barat. Ini adalah kuburan massal terbesar yang ditemukan hingga sekarang. Menurut H.S. Dillon, salah satu anggota tim penyidik, mereka menemukan 26 mayat termasuk tiga pastor, sejumlah wanita dan anak-anak. Ke-26 mayat ini adalah korban pembunuhan massal gereja di Suai, Kabupaten Covalima, Timor Timur bulan September lalu. Saat ini mayat-mayat tersebut sedang diotopsi di rumah sakit Atambua dan atas bantuan Komite Palang Merah Internasional, mayat ketiga pastor akan diterbangkan ke Dili dan sisanya dibawa kembali ke Suai. KPPHAM selanjutnya akan menyerahkan temuan kepada Komisi Hak Asasi Manusia PBB yang bertugas menyelidiki kasus-kasus pembunuhan massal di Timor Timur. * POLISI CINA MENAHAN 15 ANGGOTA FALUN GONG Polisi Cina kembali menahan 15 anggota gerakan keagamaan Falun Gong. Empat di antaranya adalah warga negara asing, satu dari Amerika, satu Swedia dan dua warga Australia. Demikian laporan organisasi HAM di Hongkong. Polisi menyerbu sebuah pertemuan Falun Gong yang diadakan di kota Guangzhou, Kamis kemarin. Belum diketahui nasib para tahanan. Sejak pemerintah Cina melarang gerakan Falun Gong bulan Juli lalu, lebih dari 100 anggota terkemuka ditangkap. Sebagian besar kemudian di kirim ke kamp-kamp kerja paksa. * PENGADILAN NAWAZ SHARIF AKAN DIMULAI MINGGU DEPAN Sidang pengadilan terhadap mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, akan dimulai minggu depan. Kementerian Kehakiman Pakistan masih membutuhkan waktu sebelum mengajukan tuduhan resmi. Sharif antara lain dituduh berkhianat dan merencanakan pembunuhan. Pada saat kudeta di Pakistan, tanggal 12 Oktober lalu, mantan perdana menteri ini dituduh memberikan perintah melarang pesawat yang mengangkut penguasa Pakistan sekarang, Jenderal Pervez Musharraf untuk mendarat. Pesawat ini akhirnya terpaksa melakukan pendaratan darurat. Pengadilan dapat menjatuhkan hukuman mati kepada Nawaz Sharif. Selain itu saudara mantan perdana menteri ini, Shahbaz dan lima tertuduh lainnya juga akan diajukan ke pengadilan anti-terorisme di ibukota Karachi. Sejumlah pengamat internasional akan hadir selama sidang pengadilan Sharif dan tertuduh lainnya. * 276 ORANG TEWAS AKIBAT KECELAKAAN KAPAL DI CINA Jumlah korban yang tewas akibat kecelakaan kapal fery di pantai Cina, kemungkinan bertambah hingga 276 orang. Hingga sekarang regu penolong telah menemukan 140 mayat, tetapi belum diketahui nasib 136 penumpang lainnya. Menurut regu penolong tidak mungkin masih ada korban yang selamat, setelah berjam-jam dihempaskan ombak laut yang sangat dingin. Kapal fery ini tenggelam di depan kota pelabuhan Yantai akibat badai besar yang disusul dengan kebakaran. Hanya 20 dari 300 orang penumpang yang berhasil diselamatkan. * DUA ORANG TEWAS AKIBAT LEDAKN BOM DI IRAN BARATDAYA Dua orang tewas dan delapan lainnya cedera akibat ledakan bom di Iran baratdaya. Menurut Departemen Penerangan Iran, korban yang tewas adalah anggota gerakan oposisi Mujahiddin yang terlarang. Gerakan ini juga dianggap bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Tidak diberikan keterangan mengenai identitas para korban. Di masa lalu Mujahiddin berulang kali mendalangi berbagai serangan di Iran, tetapi membantah terlibat dalam pemboman kali ini. * OPERASI MILITER RUSIA DI CHECHNYA AKAN BERAKHIR TAHUN INI Sebagian besar operasi militer di negara bagian Rusia, Chechnya, akan selesai tahun ini juga. Demikian Panglima tertinggi pasukan Rusia, Jenderal Valery Manilov. Ditambahkan pemberontak Chechnya yang tidak bersalah melakukan kejahatan berat, kemungkinan bisa mendapat amnesti. Presiden Boris Yeltsin diberitakan bersedia mempersiapkan rancangan undang-undang pemberian amnesti. Sementara pasukan Rusia tetap melanjutkan serangan terhadap ibukota Grozny. Sejak Kamis kemarin pasukan Rusia melakukan ofensif besar-besaran dengan menggunakan pasukan angkatan darat dan pesawat-pesawat tempur. Menurut saksi mata yang berhasil melarikan diri, Rusia menembaki semua yang bergerak termasuk kendaraan para pengungsi. * PRANCIS DITUDUH BERENCANA MEMBUNUH MILOSEVIC Prancis membantah tuduhan Yugoslavia, bahwa dinas rahasianya merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Slobodan Milosevic. Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis menamakan tuduhan ini tidak beralasan. Kamis kemarin pemerintah Beograd mengumumkan menahan lima warga Serbia, yang harus melaksanakan pembunuhan tersebut. Kelima orang ini ditugaskan oleh dinas rahasia Prancis untuk melaksanakan satu dari empat skenario pembunuhan. * PERTEMUAN TINGKAT TINGGI NEGARA ASIA, PASIFIK DAN KARIBIA 71 negara sedang berkembang yang bersatu di bawah organisasi Afrika, Pasifik dan Karibia, atau ACP dalam pertemuan tingkat tinggi di Republik Dominika berseru kepada Uni Eropa untuk memperpanjang berlakunya persyaratan perdagangan yang menguntungkan. Persyaratan ini diberlakukan sejak 1975, tetapi akan dibicarakan dalam pertemuan Organisasi Perdagangan Dunia, WTO minggu depan di kota Seattle, Amerika Serikat. Dalam waktu dekat negara-negara ACP akan berbicara dengan Uni Eropa mengenai perpanjangan ini. Sebagian besar anggota ACP adalah negara termiskin di dunia. Sebelumnya Uni Eropa menyatakan, akan mengurangi bantuan pembangunan kepada negara-negara ACP karena dituduh melakukan korupsi. * MENGAPA GUS DUR BARU KE ACEH SETELAH TANGGAL 4 DESEMBER? Gus Dur dengan Aceh: inilah yang belakangan banyak menimbulkan pertanyaan banyak kalangan, karena nampaknya presiden RI lebih suka melawat keluar negeri katimbang menyelesaikan masalah Aceh yang makin gawat ini. Laporan koresponden Sjahrir dari Jakarta: Gus Dur nampaknya tetap saja tidak perduli dengan kritik dan saran sejumlah tokoh politik Indonesia. Meski Ketua MPR Amien Rais mengharapkan Presiden stop jalan-jalan ke luar negeri dan mengkonsentrasikan perhatiannya terhadap masalah dalam negeri khususnya Aceh, namun Gus Dur akan tetap berlanglang buana. Ia mau ke Aceh tetapi setelah tanggal 4 Desember. "Mungkin ia berharap setelah tanggal 4 Desember ia tidak perlu lagi ke Aceh", ujar seorang anggota DPP Golkar. Setelah tiba kembali di Indonesia tanggal 26 November dan mengganti Menko Kesra dan Taskin Hamzah Haz dengan Basri Hasanuddin, maka tanggal 27 ini berangkat ke Manila. Disana ia akan menghadiri KTT ASEAN. Dua hari kemudian ia kembali ke Jakarta untuk bersiap-siap berangkat ke Beijing, RRC. Baru tanggal 3 Desember ia akan kembali ke tanah air. Bagi dia jelas masalah politik luar negeri jauh lebih penting ketimbang Aceh. Namun ia lagi-lagi meralat ucapannya di Kuwait. Presiden mengatakan "tidak pernah berpikir memberlakukan darurat militer di Aceh". Maka pihak militer dan polisi yang sudah bersiap-siap berperang di Aceh terpaksa harus meninjau kembali ucapan-ucapan mereka selama beberapa hari terakhir ini. Namun Aceh mungkin bisa menjadi lokomotif reformasi tahap kedua Indonesia. Dari Aceh, Indonesia bisa berubah menjadi negara federal. Atau perkembangan selanjutnya di tanah rencong itu bisa menimbulkan gempa sosial politik yang bisa menjatuhkan pemerintahan Gus Dur. Seorang pengamat militer dari Eropa, Martin van Bruinessen mengatakan, "TNI sudah pasang kuda-kuda. Militer ingin kembali berkuasa. Jadi sekarang konfliknya bukan lagi di Aceh tetapi bergeser ke pusat. Yaitu antara sipil di bawah Gus Dur melawan militer". Van Bruinessen mengatakan hal itu di Lirboyo Kediri kemarin. Bahwa militer yang sedang bingung mulai melawan dapat dilihat dari penolakan mantan Pangab L.B. Moerdani untuk menghadiri sidang Pansus Aceh di DPR RI. Sementara itu, Nurcholis Madjid, tokoh intelektual Islam yang kini sedang berada di Yordania mendesak pemerintah untuk menjadikan Aceh sebagai daerah modal menuju negara federal. "Mulai dari Acehlah kita akan mengubur Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi Negara Republik Federasi Indonesia Raya", katanya kepada para wartawan Indonesia yang meliput Konperensi Internasional tentang Agama dan Perdamaian di Amman, Jordania, Kamis lalu. Nurcholis mengemukakan bagaimana dibawah kepemimpinan Soeharto, semuanya disamakan dan diseragamkan, sehingga pemerintah daerah pun mengikuti cara-cara di Jawa seperti kelurahan dan desa. Menurutnya, dengan menjadikan Aceh sebagai bagian negara federasi, maka tidak akan mengakibatkan pecahnya Indonesia. Justru Indonesia tetap menjadi negara yang utuh. "Masalah Aceh timbul karena hak sejarah dan perannya selama ini tidak diakui". Demikian antara lain keterangan Nurcholis yang percaya bahwa Gus Dur mampu menyelesaikan masalah Aceh. Sebaliknya Akbar Tandjung melihat Gus Dur tidak punya sense of crisis (kepekaan terhadap krisis, Red.) dan sense of urgency (kepekaan akan keadaan darurat, Red.). Akbar mengatakan itu kepada pers setelah memperhatikan sikap presiden selama ini. Bagi Akbar banyak hal yang harus dirundingkan dengan rakyat Aceh. Terutama mengenai opsi referendum. Kalau ada opsi merdeka, Akbar tidak menyetujuinya. Karena itu Akbar mendesak pemerintah segera mengambil langkah-langkah penyelesaian. Arief Budiman, tokoh pencetus Golput dalam suatu wawancara dengan Kompas mengatakan Gus Dur tidak memiliki sense of crisis. Jadi orangnya itu ngegampangin. Tetapi itu juga kelemahan dan kekuatannnya. Karena pada saat orang panik, dia tenang-tenang saja. Saat dalam benar-benar panik, dia juga tenang saja. Misalnya dalam soal Aceh. * PENGUNDURAN DIRI HAMZAH HAZ DAPAT MENGANGKAT CITRA KABINET GUS DUR INTRO: Jum'at ini Menko Kesra Taskin Hamzah Haz resmi mengudurkan diri dan akan digantikan oleh Prof Dr Basri Hasanuddin dari Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Nama Hamzah Haz seringkali disebut pers sebagai salah satu menteri kabinet Gus Dur yang diselidiki sehubungan dengan kasus KKN. Tuduhan ini ditolak oleh Hamzah Haz. Apakah pengunduran diri ini karena memang alasan kesibukan Hamzah Haz di dalam partainya PPP atau ada masalah lain? Derikut pengamat politik Katjung Maridjan dari Universitas Airlangga di Surabaya. KATJUNG MARIDJAN [KM]: Saya agak kaget, karena ternyata pengunduran diri itu serius dan terjadi. Hanya saja masalahnya apakah pengunduran diri itu karena skandal Bank Bali atau tidak, itu kita tidak jelas karena proses penyelidikannya memang tidak transparan. Tidak diketahui. Juga apakah betul pengunduran itu karena ketidaksetujuan Hamzah Haz terhadap policy (kebijakan, Red.) Gus Dur, terutama sekali berkaitan dengan hubungan dagang dengan Israel. Ini yang saya kira kita sendiri tidak banyak mengetahuinya. Yang pasti pengunduran diri ini berarti ada persoalan serius, minimal hubungan Gus Dur dengan Pak Hamzah sendiri. Walaupun keduanya sama-sama berasal dari Poros Tengah dan sama-sama dari NU. RADIO NEDERLAND [RN]: Ini berarti menurut bapak ada persoalan pribadi antara keduanya? KM: Selama ini Pak Hamzah termasuk menteri yang diisyukan terlibat dalam kasus Bank Bali. Beliau dituduh menerima sebagian dana dari Bank Bali. Dan kemudian Gus Dur sendiri bilang bahwa ada menteri yang terlibat di dalam kabinetnya, ada tiga menteri yang terlibat di dalam kabinetnya. Nah sampai sekarang persoalan itu tidak clear (jelas, Red.), dan apakah ini sebagai wujud dari bersalah atau tidak, ataukah karena memang itu sebagai bentuk kemarahan kepada Gus Dur yang seperti itu. Kita memang meraba-raba saja, karena kita tidak tahu pasti apa yang terjadi di balik itu. Yang terjadi adalah bahwa dua-dua ini sama-sama orang NU baik Gus Dur maupun Hamzah Haz, meskipun berbeda pandangan politiknya Pak Hamzah masih di PPP, sedangkan Gus Dur sendiri membidani PKB. Dan perbedaan Pak Hamzah dengan Gus Dur sendiri sebetulnya sudah cukup lama juga. Dari konteks NU misalnya saja Hamzah selama ini lebih dekat dengan Pak Idham Chalid dan karena itu masih tetap aktif di PPP. Nah pada pamilu yang lalu pun sudah ada tuduhan sebetulnya dari Gus Dur misalnya saja tuduhan bahwa PPP termasuk partai yang mencetak uang palsu. Jadi mungkin juga benih-benih ini termasuk yang memicu pengunduran diri Pak Hamzah. RN: Hamzah Haz merupakan menteri pertama dalam kabinet Gus Dur yang mengundurkan diri. Menurut bapak apakah pengunduran diri ini akan bisa berpengaruh terhadap penampilan pemerintah? KM: Secara umum saya kira mungkin tidak terlalu banyak berpengaruh, karena pos dari Pak Hamzah ini sendiri, sebetulnya kan tidak terlalu strategis. Itu hanya menko, menteri koordinator. Apalagi kemudian cepat ada penggantinya. Jadi secara teknis sebetulnya tidak akan banyak berpengaruh. Tapi bahwa kemudian ada pengunduran diri jelas kemudian berpengaruh. Hanya saja pengaruh ini menjadi tidak terlalu kuat kalau persoalan yang menjadi penyebab pengunduran diri itu tidak clear (jelas, Red.), misalnya. Apakah itu karena persoalan skandal Bank Bali atau tidak. Kalau itu misalnya karena persoalan Bank Bali, itu kan sebenarnya raport yang baik juga untuk Gus Dur, di mana dia serius untuk membersihkan kabinet ini dari orang-orang yang terlibat dari kasus Bank Bali. Cuma kalau memang pengunduran diri itu akibat ketidakharmonisan dalam memahami policy (kebijakan, Red.), misalnya saja karena ketidaksetujuan Pak Hamzah Haz tentang rencana hubungan dagang dengan Israel atau mungkin juga tentang Gus Dur yang masih suka ngomong seenaknya seperti sebelum jadi presiden. Nah itu bisa jadi akan berpengaruh agak kurang baik terhadap penampilan presiden Gus Dur ini. RN: Namun sementara ini bisa dikatakan bahwa justru pengunduran diri ini bisa meningkatkan citra presiden dan pemerintah. KM: Yah itu karena mungkin awalnya yang menjadi sorotan masyarakat, itu kan Pak Hamzah dikatakan terlibat dalam skandal BB itu. Tapi sekali lagi, kalau itu yang menjadi pokok masalah. Hanya saja kalau itu yang bukan menjadi pokok masalah kenapa itu tidak ada proses peradilan yang transparan. Karena bagaimanapun juga itu tidak bisa hanya mengundurkan diri, tetapi toh harus diproses juga lewat proses peradilan. Jadi kalau terlibat, yah tidak cukup mengundurkan diri, tapi juga harus diproses lewat sistim peradilan yang transparan. Itu mungkin baru bisa meningkatkan citra pemerintahan Gus Dur yang lebih baik. Karena begini, bangunan tentang citra pemerintah Gus Dur yang baik ini memang harus betul-betul dikongkritkan. Misalnya saja seberapa jauh Gus Dur serius mengusut persoalan Pak Harto, Bank Bali ini dan juga kasus- kasus lainnya yang sampai sekarang itu menjadi "dark cases" (kasus-kasus gelap, Red.). Demikian Katjung Maridjan, pengamat politik dari Universitas Airlangga, Surabaya. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Nov 1999 jam 18:32:25 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
