---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- KOLOM SUPANGKAT: APAKAH KELEBIHAN PRESIDEN GUS DUR? Sudah menjadi rahsia umum bahwa Presiden Gus Dur mempunyai kelemahan fisik yang mencolok: hampir lumpuh, hampir buta. Namun harus diakui dia bukan manusia biasa. Dia manusia luar biasa, bukan saja karena kiayi, melainkan juga karena jiwanya yang dijabarkannya kedalam dinamika pikirannya. Bisa dinilai IQ-nya tinggi melebihi IQ manusia biasa, de- mikian pula EQ-nya (Emotional Quotient) yang akhir akhir ini dinilai olah para psikolog sebagai tidak kurang pentingnya daripada IQ tok. Dengan demikian sebagai homo sapiens, Gus adalah manusia komplit walaupun dengan segala kelemahan fisiknya. Dia mengingatkan kita kepada Stephen Hawking yang lumpuh 100% dan sudah tidak bisa bicara selama 30 tahun berhasil mengajar terus di Universitas dan ber- hasil memikirkan dan menemukan invensi dalam teori alam semesta. Ini suatu bukti bahwa usia atau kelemahan total fisik tidak bisa melumpuhkan jiwa manusia dinamis. Dan Presiden Gus Dur jelas mempunyai jiwa dinamis. Pendidikannya terbatas, sudah lama tidak bisa membaca buku buku, namun dia mau belajar terus dengan caranya sendiri sekalipun tidak secanggih Stephen Hawking. Kelebihan lain Gus adalah moralnya, hatinuraninya yang bersih, ia mempunyai itikad baik, kesemuanya itu kita "taken for granted" karena dia seorang kiayi yang tidak dikungkung oleh dogma agama dalam pemikiran politiknya. Oleh karena itu dia suka melakukan manuver manuver yang kadang kadang tidak masuk akal kita. Namun dia tidak punya itikad buruk apalagi jahat, itikadnya selalu baik. Kelebihan lain, Gus punya ambisi politik yang ternyata sudah terkabul dan pe- milihannya sebagai presiden RI adalah suatu "miracle" (saya tidak mau bilang mujizat karena dalam Islam mujizat hanya boleh untuk Nabi Nabi padahal mak- nanya sama saja). Selama pemerintahannya yang baru sebulan ini memang kita tidak puas. Kita memberikan penilaian yang terlalu prematur. Berilah dia waktu 100 hari, setahun, terutama harus dipahami bahwa kabinetnya adalah kabinet improvisasi, ibarat scenario tanpa teks di mana Gus terpaksa harus menerima kompromi darurat yang secepat kilat karena manuver blitzkrieg Amien Rais akibat stagnasi dan ancaman revolusi massa. Disamping itu beberapa oknum TNI pun tidak tinggal diam, mempersiapkan tindakan kekerasan yang bisa dinilai kudeta. Kabinet improvisasi cegah revolusi/kudeta Ancaman revolusi yang bukan lagi omong kosong, sudah nekad, sedangkan pihak yang secara diam diam mengintip kesempatan baik sudah siap siap pula untuk melayani atau malah untuk bergabung. TNI pun tidak bodoh, selalu mengintip momentum psikologis untuk bertindak. Situasi eksplosif ini ternyata bisa diatasi dengan pembentukan kabinet improvisasi yang disetujui semua aktor politik. Kelemahan politik Gus Dur dan obatnya? Akan kita bahas dalam artikel berikut. New York, 30 Nopember 1999. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Dec 1999 jam 03:02:00 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
