---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Situasi Aceh Tengah Jadi Tak Menentu: Dua Tewas Ditembak, Satu SD Dibakar TAKENGON (Waspada): Tindakan brutal dan sadis masih terus berlangsung hingga membuat situasi di kabupaten Aceh Tengah menjadi tidak menentu. Satu persatu korban berjatuhan, rumah penduduk dan instansi pemerintah seperti bergilir dibakar. Senin (30/11) dini hari, orang tak dikenal kembali membunuh dua penduduk sipil. Sebelum tragedi itu, satu unit SD Pantan Lues Kecamatan Timang Gajah dibakar. Informasi yang berhasil dihimpun Waspada di TKP, tragedi penembakan yang menewaskan petani kopi terjadi sekitar jam 2:00 dinihari. Winto Wiryono, 50 dan Rahmadsyah, 23, keduanya penduduk Pantan Sile, Kecamatan Bebesan dipaksa keluar dari rumah dan kemudian didor di hadapan tiga saudaranya. Winto dan menantunya Rahmadsyah dan tiga saudaranya pada malam naas itu tidur dalam satu rumah. Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara bentakan "buka pintu". Namun penghuni rumah Winto diam dan mencari tempat persembunyian. Gedoran pintu yang bertubi-tubi tidak dihiraukan. Akhirnya sang pelaku yang pada malam itu hanya terlihat dua orang, menyiram minyak bensin ke dinding rumah yang terbuat dari papan. Bila tidak keluar, maka rumah akan dibakar, jelas warga di sana. Ketika pintu dibuka, sang provokator berteriak "bukan kamu, yang lainnya keluar". Tiga orang telah keluar dari rumah penduduk yang bukan warga asli Aceh. Namun belum terdengar letusan senapan. Tiba giliran Rahmadsyah keluar. Pada saat itu provokator yang mempergunakan pistol berteriak "kamu", dan sebutir timah panas mengenai pelipis korban. Seketika korban roboh bersimbah darah. Belum puas, para pelaku kembali memerintahkan keluar penghuni lainnya. Winto sang pemilik rumah akhirnya keluar. Nasib malang juga diterimanya menyusul sang menantu. Satu butir timah panas telah menembus dadanya. Minggu (29/11) menjelang dinihari, giliran SD Pantan Lues Kecamatan Timang Gajah yang dibakar orang tak dikenal. Tiga ruang belajar dan satu ruang kantor, hangus jadi abu. Dalam medio November ini, sudah 9 unit sekolah dan tiga kantor pemerintah yang dibakar, 4 tewas satu luka tembak. Kapolres Aceh Tengah Letkol.Pol.Drs Misik Natari ketika dikonfirmasi Waspada tentang kejadian itu di ruang kerjanya, Senin (30/11) malam, membenarkan aksi brutal yang terjadi di daerahnya. (b22) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Dec 1999 jam 08:03:53 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
