----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Indramayu. Sekitar 116 bandar judi Togel (toto gelap) di Indramayu, saat ini
diharuskan menyetor uang keamanan sebesar Rp 3000.000,- (tiga juta rupiah)
perbulan, uang tersebut disetorkan melalui oknum kepolisian yang dikordinasi
oleh Kapolres Indramayu Letkolpol Drs Bambang Wasgito dan pelaksanaan ini
telah berjalan kurang lebih hampir 5 bulan .
            Beberapa sumber yang ditemui mengatakan para bandar sejak lima
bulan lalu dikenakan wajib lapor kepada pihak Polres Indramayu. Dalam acara
lapor tersebut dia diwajibkan memberikan uang keamanan yang  jumlahnya Rp
3.000.000,-  dan uang tersebut menurut sumber tadi akan dipakai sebagai uang
keamanan yang juga uang tersebut sampai ke Polda jabar.
            Sedang bagi mereka yang coba-coba tidak menyetorkan uang
keamanan tadi  maka dia jangan harap akan bisa lolos sebagai bandar judi
togel, bahkan bagi mereka yang sudah berjalan dan tidak menyetor akan
dijebloskan kepenjara.
            Seperti diungkapkan Solihin Sophan salah seorang pengacara bahwa
salah satu orang tetangganya bandar Togel bernama Ceweg (38) penduduk
Kedokan gabus, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, yang ditahan
karena selama tiga bulan dia tidak pernah setor uang keamanan.
            Akibat dari penahanan tersebut Ceweg terpaksa harus mengeluarkan
uang sebanyak Rp 9.000.000,-  dan setelah dia menyetorkan uang tadi maka dia
di lepas dari tahanannya di LP Indramayu. Hal serupa juga dilamai oleh Cokro
seorang bandar togel di Kepandean Indramayu, dia terpaksa meringkuk di
tahanan Polres Indramayu selama 3 hari.
            Hal tersebut diakibatkan dia tidak setor uang keamanan kepada
Polres, dan ketika uang nya telah diselesaikan maka Cokropun dibebaskan dan
diperbolehkan berjualan lagi judi buntut togel di tempat julan  judi buntut
semula.
            Akibat dari ulah Polres ini para ulama di Indramayu sangat
resah, karena dengan adanya uang keamanan maka judi buntut togel menjadi sah
beredar di Indramayu, padahal judi itu hukumnya haram.

ULAMA DAN TOKOH MASYARAKAT RESAH
            Seperti diungkapakan oleh seorang ulama  di Karangampel
Indramayu KH Totong Qastolani. Dia merasa resah dengan bebasnya peredaran
judi buntut ini, baginya peredaran judi ini sangat mengorbankan perasaan
umat yang sebentar lagi akan menghadapi bulan puasa, semntara pendidikan
moral uamat sangat dibutuhkan dalam ekonomi yang lagi resensi ini.
            Untuk itu dia menghimbau agar Bupati Indramayu memberi teguran
kepada oknum polisi yang telah merusak moral bangsa ini, bila perlu Kapolri
segera turun tangan untuk memberi tindakan kepada Kapolres Indramayu.
            Sementara itu beberapa tokoh di Indramayu merasa prihatin dengan
beredarnya judi toto gelap di Indramayu,  apa lagi jumlahnya yang kian
merebak, salah satu bukti denganbebasnya penjualan kupon putih togel ini,
dibuka secara nyata-nyata di tempat umum di Indramayu.
            Oleh karena itu menurut salah seorang tokoh di Indramayu minta
segera gubernur dan Kapolri menindak oknum pelindung dan para pengedar judi
Togel di Idramayu, guna kelngsungan hidup generasi kita. (harri daryanto)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 3 Dec 1999 jam 04:39:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke