----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 2 Desember 1999

POLITIK ADU DOMBA

HAMPIR mendekati kenyataan perkiraan saya bahwa  masyarakat Aceh
tertipu politik adu domba oleh GAM yang diprakarsai oleh keturunan
raja-raja  dengan isu ketidakadilan antara daerah dan  pusat. Hak

Azasi Manusia <HAM>, KKN dll, sehingga masyarakat Aceh ingin
memisahkan diri.

Sebenarnya oknum-oknum keturunan raja Aceh berambisi ingin bertahta
kembali dengan mendirikan negara kerajaan, karena bergabung menjadi
negara kesatuan mereka merasa tidak diberi jatah harta dan jabatan.
Mereka, bahkan sama sederajat dengan rakyat biasa.

Sebenarnya kita memproklamasikan kemerdekaan tahun 1945 bukan
semata-mata mengusir penjajah, tapi sekaligus melengserkan raja-
raja dari tahtanya, karena mereka juga  menjadi diktator bagi
rakyatnya.

Isu dari oknum-oknum GAM adalah HAM bahwa ABRI/TNI-Polri membunuh
massal masyarakat yang tidak berdosa, padahal apabila ditelaah
sedalam-dalamnya kejadian ini ada dua kemungkinan. Pertama dibunuh
massal oleh anggota GAM, karena mereka dipaksa memberontak untuk
membunuh ABRI/TNI, tapi tidak mau. Para saksi mengira bahwa yang
membunuh adalah ABRI/TNI, karena pakaiannya sama loreng dan baret
merah lengkap dengan senjata.

Kemungkinan kedua masyarakat terpaksa menurut perintah GAM dan
menyerang ABRI/TNI dengan senjata seadanya, sehingga terjadi
pertempuran ala 10 Nopember 1945 di Surabaya. Yaitu banyak pahlawan
yang  gugur, karena tidak seimbang persenjataan kita dengan musuh.
Jadi jangan kita mengira ABRI/TNI tukang main bunuh orang tak
berdosa.

Oknum-oknum GAM yang sangat berbahaya ialah mereka yang bekerjasama
dengan mafia ganja sehingga kuat keuangannya untuk membiayai
pemberontakan. Semoga kita menyadari segala sesuatu itu dengan baik
dan jangan sampai tertipu oleh politik jahat ala  PKI, sehingga
masyarakat menjadi korban.

Dn Mawardi, Jakarta Selatan

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Dec 1999 jam 05:54:31 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke