---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 06 Desember 1999 15:40 UTC ** PALING SEDIKIT SEORANG TEWAS AKIBAT TEMBAKAN APARAT DI BIREUN ACEH ** PENGUNGSI TIMOR TIMUR TEWAS DI KAMP PENAMPUNGAN ** 289 TAHANAN LARI DARI RUTAN DI BALI ** TOPIK GEMA WARTA: ISYU ISLAM FUNDAMENTALIS DI ACEH HANYA REKAYASA PEMERINTAH ** TOPIK GEMA WARTA: KAPAN WAKIL PRESIDEN MEGAWATI DATANG KE AMBON? ** TOPIK GEMA WARTA: BENARKAH ADA KONSPIRASI POLITIK UNTUK JATUHKAN GUS DUR? * PALING SEDIKIT SEORANG TEWAS AKIBAT TEMBAKAN APARAT DI BIREUN ACEH Ahad kemarin polisi melepaskan tembakan ke arah para demonstran di Bireun, Kabupaten Pidie, yang beraksi menuntut kemerdekaan. Satu orang tewas dan tujuh lainnya cedera. Sehari sebelumnya, Aceh merayakan ulang tahun Gerakan Aceh Merdeka, GAM, yang ke 23. Berlawanan dengan yang diperkirakan sebelumnya, hari itu berlangsung tanpa kerusuhan. Sementara juru bicara TNI menyatakan, pihaknya menahan sejumlah provokator yang sengaja memanas-manasi penduduk Aceh. Selain itu TNI juga mengirim enam kapal perang ke perairan dekat Aceh. Selanjutnya suasana di propinsi Aceh Senin ini diberitakan tenang. Toko-toko dan kantor-kantor pemerintah kembali dibuka. * PENGUNGSI TIMOR TIMUR TEWAS DI KAMP PENAMPUNGAN Sekitar 160 pengungsi Timor Timur tewas terutama akibat malaria dan diare, karena milisi-milisi pro-Indonesia melarang pemberian bantuan medik oleh berbagai organisasi pemberi pertolongan. Demikian UNHCR, organisasi PBB urusan pengungsi, Senin ini. Ke-160 orang pengungsi tinggal di kamp Tuapukan, dekat ibukota Kupang, NTT. Organisasi- organisasi pemberi bantuan mengeluh tidak selalu mendapat ijin masuk ke kamp-kamp penampungan. Selain itu para pengungsi mendapat informasi tidak benar, misalnya bahwa mereka harus membayar untuk bisa memperoleh pertolongan dokter. Sementara jumlah pengungsi yang kembali ke Timor Timur setiap minggunya semakin berkurang. Menurut UNHCR hal ini ada hubungannya dengan serangan terhadap konvoi pengungsi bulan lalu, sehingga banyak warga Timor Timur yang takut untuk kembali ke rumah mereka. * 289 TAHANAN LARI DARI RUTAN DI BALI Polisi di Bali memulai pengejaran terhadap 289 orang tahanan yang berhasil melarikan diri dari rutan Krobokan di dekat Kuta. Sebelumnya para tahanan berhasil membekuk para penjaga rutan. Setelah keluar dari halaman rutan, para tahanan merampok mobil-mobil dan sepeda motor yang diparkir di tempat tersebut. Polisi langsung memulai operasi pengejaran besar-besaran dan hingga saat ini berhasil menahan lebih dari 104 orang. * 100 ORANG TEWAS AKIBAT BANJIR BESAR DI VIETNAM TENGAH Sekitar 100 orang penduduk tewas akibat bencana banjir besar di wilayah pantai Vietnam Tengah. Menurut berbagai regu penyelamat, masih terlalu pagi untuk menyatakan, apakah curah hujan deras dan tanah longsor menyebabkan kerugian yang sama besar dengan bencana bulan lalu. Ketika itu sekitar 600 orang penduduk tewas akibat cuaca buruk. Hingga sekarang komunikasi dengan penduduk yang tinggal di tempat-tempat terpencil masih terputus. Menurut pemerintah Vietnam lebih dari satu juta penduduk membutuhkan bahan pangan dan tenda-tenda plastik. Sebuah bendungan besar di Propinsi Quang Nam terancam bobol akibat tekanan air yang terlalu besar. Sekitar 1500 tentara berusaha memperkuat tembok bendungan dengan ratusan karung pasir. Sementara wilayah Muangthai Selatan juga dilanda cuaca buruk. Kombinasi antara hujan deras dan angin kencang menyebabkan badai tinggi yang menggenangi seluruh wilayah pantai. Ratusan orang terpaksa diungsikan. * POLISI PANTAI AUSTRALIA MENAHAN KAPAL PENGUNGSI Polisi pantai Australia kembali menahan sebuah kapal yang mengangkut 120 imigran gelap. Walaupun pemerintah Canberra menjalankan tindakan ketat guna mengurangi arus pengungsi sejak Juli lalu, lebih dari 2000 orang berhasil masuk ke wilayah Australia melewati laut atas bantuan para penyelundup. Para imigran terutama datang dari Cina dan Irak. Kamp-kamp penampungan Australia penuh sesak dan para pejabat imigrasi tidak dapat menyelesaikan prosedur permintaan suaka tepat pada waktunya. Polisi pantai Australia baru-baru ini memperketat pengawasan di sepanjang wilayah pantai. * LAPORAN OSCE MENGENAI PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DI KOSOVO Penarikan mundur tentara Yugoslavia dari Kosovo, pertengahan tahun ini, tidak mengakhiri kejahatan etnis di wilayah tersebut. Demikian kesimpulan OSCE, Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa, dalam laporan lengkap mengenai pelanggaran hak asasi manusia di Kosovo. Pada paro pertama tahun 1999 OSCE menyatakan, warga Kosovo-Albania menjadi korban tindak kekerasan warga Serbia. Sebaliknya penduduk etnis Serbia menjadi sasaran aksi balas dendam setelah masuknya tentara perdamaian internasional. Menurut laporan, sebagian besar kejahatan dilakukan pada awal serangan udara NATO, bulan Maret lalu. Para penyidik menyimpulkan ketika itu tentara Serbia langsung menjalankan rencana untuk membunuh, memperkosa dan menganiaya penduduk etnis Albania dalam jumlah besar. OSCE berencana untuk secepat mungkin membentuk aparat kehakiman di Kosovo. * PENDUDUK GROZNY DIMINTA MENINGGALKAN IBUKOTA TERSEBUT Rusia mendesak seluruh penduduk ibukota Chechnya Grozny untuk meninggalkan kota tersebut. Mereka yang belum meninggalkan Grozny hingga Sabtu mendatang, akan dianggap sebagai teroris dan kemudian dibunuh. Pesawat-pesawat tempur Rusia menyebarkan pamflet berisi pengumuman ini di atas kota tersebut. Menurut pemerintah Moskow, tentara mereka telah memenangkan pertempuran. Para penduduk yang meninggalkan Grozny sebelum Sabtu, bisa mendapat sarana perumahan, makanan dan obat-obatan. Minggu depan sebuah delegasi OSCE, berencana akan mengunjungi Chechnya.Sementara Presiden Rusia Boris Yeltsin diberitakan kembali bekerja setelah sakit selama satu minggu. Presiden Rusia yang diberitakan menderita radang paru-paru, tiba di Kremlin Senin pagi dan langsung berbicara dengan Presiden Ukraina, Leonid Kuchma. * NASA BELUM BERHASIL MENGONTAK MARS POLAR LANDER Organisasi antariksa Amerika serikat NASA, setelah mencoba untuk keenam kalinya, tetap tidak juga berhasil berkomunikasi dengan satelit Mars Polar Lander. Senin pagi ini pimpinan misi penerbangan di Pasadena, California, tidak berhasil mengadakan kontak dan memperkecil kemungkinan NASA dapat berkomunikasi dengan satelit tersebut. Selasa besok, NASA akan mencoba untuk terakhir kalinya. Satelit tersebut diberitakan telah mendarat di permukaan Planit Mars Jum'at lalu. Sejak saat itu tidak diterima sinyal dari Mars Polar Lander, yang bertugas antara lain menyelidiki keberadaan air di Planit Mars. * BORIS TRAYKOVSKI PRESIDEN BARU MAKEDONIA Pemilihan presiden di Makedonia dimenangkan oleh calon partai pemerintah Boris Traykovski. Walaupun diadakan putaran pemilihan baru bagi sejumlah elektorat, Traykovski berhasil mendapat sebagian besar suara. Ahad kemarin di Makedonia sekitar 10% dari seluruh penduduk untuk kedua kalinya boleh memberikan suara, memilih presiden baru. Mahkamah Agung Makedonia memutuskan untuk mengadakan putaran pemilihan tambahan, karena pecah pertikaian di sejumlah wilayah sewaktu pemilu dua minggu lalu. Ketika itu diramalkan Traykovski akan kalah dari lawannya calon partai demokrat-sosial Tito Petkovski. Menurut hasil akhir Traykovski meraih 53% suara. * PEMIMPIN SUKU HUTU RWANDA DIJATUHI HUKUMAN SEUMUR HIDUP Tribunal PBB di kota Arusha, Tanzania, menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada pemimpin suku Hutu Rwanda, karena terlibat dalam pembunuhan massal di negara tersebut. Georges Rutaganda, yang waktu itu menjabat sebagai wakil presiden milisi Interahamwe, dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembunuhan massal dan kejahatan manusia. Para anggota milisi Interahamwe, membunuh sekitar 800.000 warga Tutsi dan tokoh moderat Hutu, empat tahun lalu di Ruanda. Sebelumnya tribunal Ruanda juga menjatuhkan hukuman penjara yang sama berat kepada tiga pemimpin pembunuhan massal lainnya. * ISYU ISLAM FUNDAMENTALIS DI ACEH HANYA REKAYASA PEMERINTAH INTRO: Isyu Islam fundamentalis di Aceh hanyalah rekayasa pemerintah pusat guna mengalihkan perhatian dari masalah Aceh yang sebenarnya yaitu pelanggaran hak-hak asasi manusia oleh aparat keamanan. Isyu tersebut kembali diangkat menyusul perayaan HUT Gerakan Aceh Merdeka, GAM, Sabtu lalu. Demikian Suraiya Kamaruzzaman direktur LSM Flower Aceh di Banda Aceh. SURAIYA KAMARUZZAMAN [SK]: Informasi yang keluar dari Aceh untuk dunia luar, itu sering sekali memang banyak yang keliru. Kenapa? Saya melihat sebelum Sidang Umum MPR pemerintah Indonesia menyiapkan Undang-Undang dengan segera. Salah satu untuk Aceh itu Undang-Undang Istimewa nomor 44, tentang pelaksanaan syariah Islam di Aceh. Nah itu salah satu upaya, menurut saya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, justru untuk menghilangkan isyu pelanggaran HAM di Aceh, yang selama ini sebenarnya sudah mulai dilihat oleh dunia internasional. Dan kemudian mengalihkan dengan isyu Islam fundamentalis. Kenapa saya bilang seperti itu? Yang muncul di berita-berita dunia luar adalah soal ketika perempuan di Aceh itu dipaksa memakai jilbab. Yang tidak pakai jilbab dikejar, rambutnya dipotong, dilempar telor, dilempar tomat, digunting bajunya dan berbagai macam kekerasan lainnya yang terjadi terhadap perempuan. Sehingga orang melihat ini pasti ada hubungannya dengan rencana Aceh merdeka, yang akan memakai Islam sebagai dasar negaranya. Tetapi sebenarnya menurut saya bukan itu persoalannya. Saya melihat bahwa ada upaya pemerintah Indonesia untuk memang mengalihkan isyu. Ketika Kodam mau diterapkan di Aceh seluruh masyarakat Aceh, mahasiswa demonstrasi untuk menolak Kodam itu. Demikian juga ketika kemudian negara memberikan otonomi. Itu juga ditolak. Nah sebenarnya pemerintah Indonesia itu menurut saya sangat pintar. Belajar dari Snouck Hurgronje, bagaimana untuk membuat rakyat Aceh itu masuk dalam permainan yang mereka ciptakan. Dengan memberikan syariat Islam, tidak ada orang Aceh yang berani mengkritisi soal itu. Karena takut dituduh munafik. Takut dituduh anti-Islam. Nah saya mengalami sendiri ketika undang-undang itu disosialisasikan. Salah satu point itu menyatakan bahwa, negara memberikan hak kepada Aceh untuk melaksanakan syariat Islam yang diatur di dalam Perda. Hanya itu pointnya, tidak ada penjelasan apa-apa. Dan Perda belum terbentuk, orang mulai bicara soal syariah Islam dengan kerangka yang tidak jelas. Langsung perempuan yang menjadi sasaran. Nah sebenarnya syariat Islam kan tidak sesempit itu. Bukan memaksakan seluruh perempuan memakai jilbab. Dan yang ngomong, jangan salah, bukan rakyat Aceh. Yang bicara pertama kali Usman Hasan. Penasehat Presiden Habibie untuk kasus Aceh. Jadi elit politik. Sehingga yang muncul adalah seolah-olah di Aceh ini sekarang yang terjadi Islam fundamentalis. Dunia tidak melihat bahwa sebenarnya ada peran negara di sini, yang dimainkan. Sehingga berbagai macam kekerasan terhadap perempuan terjadi. Soal busana perempuan, itu salah satu point saja dan bukan prinsip yang paling besar. Ketika meleceh persoalan jilbab besok keluar lagi persoalan berikutnya. "Oh jilbab itu terlalu kecil, oh bajumu terlalu kecil". Sehingga saat itu ada muncul isyu "Ayam Bangkok". Itu disebut buat perempuan-perempuan yang memakai pakaian ngepas tetapi pakai jilbab. Jadi perempuanlah yang jadi sasaran. Yang paling akhir apa? Perempuan jangan keluar rumah. Dan saya tidak melihat ini ada hubungannya dengan GAM atau soal yang lain, tetapi memang negara. Dan selama ini setelah Timor pelanggaran HAM di Aceh memang begitu besar muncul di luar, jadi harus ada upaya untuk menghentikan itu. Dan karena Aceh daerah mayoritas Islam mereka memakai itu sebagai cara. Karena orang tidak ada yang berani mengkritik undang-undag itu karena takut dituduh separatis. Apakah persoalan Aceh akan selesai dengan menjilbabkan seluruh perempuan? Muslim atau Non Muslim pakai jilbab? Juga tidak. RADIO NEDERLAND [RN]: Pemberitaan hari ini di koran Internasional Herald Tribune adalah gambar empat orag perempuan dituduh sebagai pelacur, mereka digunduli di depan Masjid Raya, ini bagaimana menurut anda? SK: Ya, saya juga melihat di sini ada hal yang tidak adil. Selalu di mana-mana, kalau misalnya ada pekerja seks perempuan mereka itu dihukum diarak, diadili. Yang kedua, negara juga bertanggung jawab kenapa mereka menjadi pekerja seks? Karena sistem ekonomi kita yang kacau balau begini sehingga mereka tidak punya pilihan hidup. Itu harus jadi catatan. Dan di sini juga mereka bertanggung jawab. Tapi di satu pihak mereka juga menerima pajaknya atau paling minimal ketika ada pejabat daerah yang datang mereka memberikan pelayanan dengan mengirimkan pekerja seks. Jadi nggak fair (adil, Red.) ketika terjadi seperti ini perempuannya yang dihukum dan diarak, dipermalukan, dipotong rambutnya atau entah apa lagi. Tapi bagaimana dengan laki-lakinya, dan bagaimana dengan sistem negara kita yang membuat perempuan tidak mempunyai pilihan lain? Saya tidak melihat ini karena ada GAM yang mau Aceh merdeka lalu sekarang mereka mau berbuat seperti ini. Tidak. Demikian keterangan Suraiya Kamaruzzaman direktur LSM Flower Aceh di Banda Aceh. * KAPAN WAKIL PRESIDEN MEGAWATI DATANG KE AMBON? INTRO: Sabtu dan Ahad lalu, Seram dilanda konflik agama Kristen Muslim. 31 orang tewas akibatnya. Dari awal Januari 1999, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa agama bukanlah komoditi politik untuk memicu konflik antar warga di Maluku, seperti banyak dikatakan para pengamat politik. Kalau begitu, bagaimana pemecahan konflik agama ini, dan bagaimana pula keadaan Seram sekarang? Berikut penjelasan Malik Selang, pemimpin Posko Al Fatah di Ambon: MALIK SELANG [MS] Secara umum rawan terkendali, untuk kota Ambon sendiri. Sementara hari Jum'at dan Sabtu, masih terjadi pertikaian di Sektor Seram Barat, Kecamatan Seram Barat, Piru. Kenapa saya katakan masih rawan terkendali, karena kemarin di sana sini masih terjadi pembunuhan. Misalnya saja kemarin itu ditemukan seorang gadis, dilempar dari mobil di depan pos Kota Ambon. RADIO NEDERLAND [RN] Gadis dari golongan apa? Kristen atau Muslim? MS: Gadis itu dari golongan putih. RN: Tapi apakah bisa dipastikan bahwa gadis golongan putih itu dibunuh oleh golongan merah? MS: Soalnya gini lho, pertikaian di Ambon ini kan sudah langsung pertikaian agama merah dan putih. Jadi apabila putih itu terbunuh ya merah yang membunuh, begitupun sebaliknya. RN: Walaupun tidak ada buktinya. MS: Iya, iya, itu sudah pasti, jelas fakta lapangan begitu. RN: Lalu apa sebenarnya sebab musabab kerusuhan di Seram? MS: Musababnya saya mau katakan gimana ya? Karena kerusuhan ini sudah melebar sebagai kerusuhan antara merah dan putih, antara Islam dan Kristen, jadi itu tidak lagi unsur-unsur politis lagi, sudah langsung perang merah dan putih, secara langsung. RN: Jadi bapak mengatakan agama bukan lagi komoditi politik untuk memicu? MS: Iya, tidak lagi, tidak lagi. Karena fakta di lapangan itu hanya dua saja, perang agama. Itu di Maluku itu perang agama, bukan lagi pertikaian politik tidak lagi, itu. RN: Sejauh ini banyak pakar politik mengatakan sebenarnya bukan perang agama, tetapi agama yang dijadikan politik. MS: Itu pakar politik yang bodoh, yang tidak mengetahui fakta di lapangan. Mereka boleh ngomong aja dari Jakarta, mereka boleh ngomong aja dari Nederland, mereka boleh ngomong aja dari Israel, mereka boleh ngomong aja dari Belgia, tetapi fakta di lapangan bahwa ini perang agama, Islam dan Kristen. RN: Tetapi Bapak Thamrin Ely sendiri pernah mengatakan lho pak, bahwa konflik sosial itu bukan perang agama? MS: Lho bagaimana Thamrin Ely mau katakan gitu, dia sendiri saja enggak ada di Ambon. Dia mengatasnamakan siapa? Pertemukan saja dia dengan saya, pimpinan Posko Al Fatah Ambon, Malik Selang. Ini perang agamanya bukan saja baru sekarang, tetapi faktanya dari 19 Januari lalu ketika Umat Islam merayakan Idul Fitri, sudah langsung itu sasarannya ke Islam. Jadi bukan baru fakta kerusuhan kedua, tapi dari tahap pertama udah nyata-nyata itu Islam dan Kristen. Hanya permainan cantik pihak-pihak tertentu yang mengatakan bahwa ini adalah politik, ini adalah ekonomi, tapi sebetulnya tidak. Kalau adik datang ke Ambon, adik langsung lihat fakta jelas, mesjidnya dibumihanguskan, digantung salib di mesjid, digantung babi di mesjid. Itu fakta agama. Nabi kita dihina, Yesus dibangkitkan. Itu fakta jelas, agama ini yang dijadikan, bukan komoditi politik lagi, tapi sudah terang-terang perang agama di Pulau Ambon dan Maluku pada umumnya. Thamrin Ely salah ngomong, tuh! RN: Padahal Thamrin Ely itu kan juga termasuk kelompok rekonsiliasi dan rujuk nasional, kalau saya tidak salah. MS: Ini yang fakta jelas, ini yang perdamaian tidak akan selesai karena ada pihak yang merekayasa, yang memutarbalikkan fakta itu. Fakta di lapangan sekarang nyata Islam dan Kristen bukan lagi apa-apanya. RN: Kalau begitu bagaimana menurut bapak penyelesaian konflik agama ini? MS: Kalau saya mau lihat, solusi perdamaian yang paling pas itu pihak aparat lokal itu ditarik saja, ataupun disita senjatanya. Ambon itu lalu aman, lalu diberikan aparat dari luar untuk mengamankan Ambon ini. Kalau sepanjang aparat lokal, dalam hal ini kan pertikaian ini dipicu aparat brimob yang Kristen menembak, lalu memicu itu kerusuhan. Makanya solusi yang terbaik untuk kasus Ambo aparat lokal itu ditarik atau dipindahkan saja dari Ambon. Penggantinya harus dari Jawa yang netral. Aparat lokal ini sumbernya, aparat lokal dulu, baik itu Kristen maupun Islam harus ditarik. RN: Jadi menurut bapak kalau mereka ditarik pasti .. MS: Aman itu Ambon. RN: Lalu bagaimana dengan Wakil Presiden Megawati, kabarnya kan beliau mau ke sana. MS: Ya, makanya. Kalau saya pribadi, maupun sebagai tokoh Muslim, kalau dia datang, harusnya kapasitas dia sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan itu dilepas dulu. Kalau dia datang sebagai pemimpin negara itu kita bisa terima secara keseluruhan. Soalnya gini, ada perbedaan ya antara PDI Perjuangan di Ambon dan PDI Perjuangan di Jakarta maupun di daerah- daerah lain. Kalau PDI Perjuangan di Ambon, itu semuanya Kristen. RN: Enggak ada Islamnya? MS: Enggak ada Islam. Oleh karena itu alangkah baiknya kalau dia datang, maka kapasitasnya sebagai pemipin PDI Perjuangan itu dilepaskan dulu. Kalau dia datang sebagai pemimpin negara itu kita bisa terima secara keseluruhan. Kalau dia datang sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, dia belum lepaskan jabatan itu, masih timbul kecurigaan. Nanti ada panitianya PDI Perjuangan, nanti ada itulah PDI Perjuangan, penyambutan dan protokoler segalanya diatur sedemikian, akhirnya timbul lagi pemikiran yang tidak bagus dari kelompok lain yang tidak senang dengan PDI Perjuangan Ambon. Demikian Malik Selang, ketua Posko Al Fatah, di Ambon. * BENARKAH ADA KONSPIRASI POLITIK UNTUK JATUHKAN GUS DUR? Meski Presiden Abdurrahman Wahid belum lagi dua bulan berkuasa, namun sudah banyak orang meragukan kemampuannya sebagai seorang negarawan. Tetapi kalangan-kalangan pembantunya sendiri percaya Gus Dur punya visi, konsep dan program yang ada di kepalanya dan belum sempat dituangkan dalam bentuk tulisan. Laporan koresponden Syahrir dari Jakarta: Para pengusaha terutama para pengusaha Tionghoa yang dihimpun mantan konglomerat Sofyan Wanandi, mendukung Gus Dur sepenuhnya. Mereka percaya ekonomi saat ini sedang membaik. Para pendukung Sofyan Wanandi mantan aktivis pendukung Ali Moertopo, Soeharto dan Benny Moerdani, percaya Gus Dur dengan dukungan IMF dapat menahan kemerosotan ekonomi saat ini. Bukankah segala sesuatu telah dipikirkan IMF atau Dana Moneter Internasional. Praktis tim ekonomi Gus Dur hanya menjalankan saja rencana cetak biru IMF, kata mereka. Dan memang Gus Dur tidak bisa melakukan hal yang lain. Pada pokoknya IMF telah mematok apa yang harus dilakukan dibidang keuangan, perbankan, hukum dan demokrasi. IMF telah berhasil memulihkan perekonomian Korea Selatan dan Muangthai. Maka krisis ekonomi Indonesia pun dapat diatasi oleh lembaga internasional ini setelah kepemimpinan politik sudah jelas, ujar mereka. Soal Aceh adalah soal kecil. "Just ignore them", (jangan pedulikan mereka, Red.) kata seorang penasehat Gus Dur. "Dalam 5 tahun kita tidak membutuhkan mereka lagi karena persediaan gas alam mereka sudah habis", ujarnya. Yang menjadi masalah utama saat ini adalah kesehatan Gus Dur. Sampai seberapa lama ia bisa bertahan dengan tekanan seperti sekarang ini. Prof. Sarbini Sumawinata sebaliknya meragukan kemampuan Gus Dur mencegah kemerosotan ekonomi saat ini. Karena ia terlebih dahulu harus mengatasi krisis politik yang diwariskan Soeharto dan Habibie. Ia menganjurkan MPR segera mengangkat seorang Perdana Menteri yang berkuasa penuh dibawah Presiden dan Wakil Presiden. "Kita harus bersiap-siap menghadapi suatu gempa sosial politik yang biasanya bagaikan gempa tektonik datang secara tiba-tiba", ujarnya. Memang masyarakat tidak boleh kecolongan lagi seperti ketika Soeharto jatuh dan ICMI serta masyarakat pendukung Prabowo ramai-ramai mendukung Habibie, kata seorang pengamat lain. Akibatnya sebagian besar golongan reformis asli tersingkir oleh pemilunya Habibie yang didukung kelompok Ciganjur. Sementara itu seorang anggota kebinet Gus Dur Khofifah Indar Parawansa mensinyalir ada upaya sistimatis "menendang" Gus Dur. Siapa dan dari kelompok mana, tak diungkapkannya. Tetapi Akbar Tandjung Ketua DPR RI membantah sinyalemen itu. Ia belum melihat ada konspirasi politik untuk menjatuhkan Gus Dur. Kalau ada yang kritis itu semata-mata untuk mengontrol dan memberi masukan. Terlalu dini untuk mengatakan ada upaya menjatuhkan Gus Dur, kata Akbar Senin kemarin di Jakarta. Di Jepara sehari sebelumnya Khofifah mengungkapkan adanya ketidaksenangan atas upaya-upaya Gus Dur. "Ada kekuatan sangat besar dan terbangun sistimatik yang berusaha menjatuhkan Gus Dur", katanya. Di Jakarta, Ketua Fraksi Kesatuan dan Kebangsaan Indonesia Sutradara Ginting sama seperti Akbar menyatakan belum melihat adanya konspirasi yang dimaksud. Alasannya pemerintahan Gus Dur baru berlangsung satu setengah bulan. Pergantian Presiden ditengah jalan ada sayarat-syaratnya. Misalnya karena dianggap telah melakukan pelanggaran berat dan serius terhadap konstitusi dan GBHN. "Jadi tidak gampang menjatuhkan presiden, hanya karena dianggap kurang berhasil. Ini pun harus dapat dibuktikan", ujarnya. Namun kalangan-kalangan lain setuju jika sekadar untuk meringankan beban Presiden dan Wakil Presiden, MPR dalam sidang berikutnya mengangkat seorang Perdana Menteri yang cakap dan ahli sebagai kepala eksekutif. Dengan demikian Presiden dapat terus bepergian ke luar negeri sehingga Indonesia bisa mempunyai seorang Kepala Negara seperti Bung Karno dahulu yang disegani di seantero dunia karena gagasan-gagasannya yang baru seperti Maphilindo, Conference of the New Emerging Forces, Poros Jakarta-Beijing, keluar dari PBB dan sebagainya. Kini pun Gus Dur nampak lebih tertarik dengan politik luar negeri. Konferensi Internasional Agama-Agama Dunia, Poros Jakarta-Beijing-New Delhi dan sebagainya. Maka kalau dahulu Bung Karno sering mempercayakan pengendalian eksekutif kepada Waperdam atau Wakil Perdana Menteri Leimena maka apa salahnya jika sekarang ia menyerahkannya kepada seorang Perdana Menteri mengingat Wakil Presiden Megawati sekarang, sama seperti presidennya, masih merupakan wapres belajaran. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 Dec 1999 jam 17:41:06 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
