----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 13 Desember 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

PANDANGAN SEORANG KRISTEN TERHADAP DIR
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

Tanggapan untuk saudara Gouw Dewanto (Bandung, Indonesia).

SEKILAS TENTANG GOUW DEWANTO

Memang saya sudah kenal lama dengan saudara Gouw Dewanto seorang
penganut Kristen yang berdomisili di Bandung, Jawa Barat Indonesia (
[EMAIL PROTECTED] , [EMAIL PROTECTED] ) di dunia Cyberspace ini.

Saudara Dewanto ini telah banyak terlibat dalam forum diskusi umum DIR
ini, dimana saya telah memberikan beberapa tanggapan kepadanya
diantaranya dalam tulisan "Mengubah Dasar Negara dan UUD adalah hal yang
lumrah" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/981011.htm ), "Perlu sumber
hukum dan aturan negara yang kuat yang berlandaskan akidah Islam" (
http://www.dataphone.se/~ahmad/981020.htm ), "Pancasila sebagai sumber
dari segala hukum gagal menjadikan kaum Indonesia sebagai kaum yang
bertoleransi" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/981128.htm ), "Undang
Undang Madinah yang dibuat oleh Rasulullah telah menjamin hak dan
kewajiban yang sama bagi kaum pemeluk agama lain" (
http://www.dataphone.se/~ahmad/990131.htm ), "Masih tentang Undang
Undang Madinah yang dibuat oleh Rasulullah telah menjamin hak dan
kewajiban yang sama bagi kaum pemeluk agama lain" (
http://www.dataphone.se/~ahmad/990202.htm ),

Tetapi saudara Gouw ini hanya bertahan beberapa saat saja di forum
diskusi umum DIR ini, setelah itu sesuai dengan permintaannya dia
meminta mundur dari forum umum.

Ternyata setelah lebih dari satu tahun saudara Gouw menghilang, pada
tanggal 10 Desember 1999 Gouw muncul kembali setelah Gus Sur yang
berdomisili di Amerika membawa Gouw ke permukaan forum diskusi umum DIR
kembali pada tangal 7 Desember 1999 dengan melambungkan subject
"Meluruskan Propaganda Sesat Ahmad Sudirman".

Dalam tulisan ini saya akan menjawab tanggapan Dewanto terhadap tulisan
saya "Pandangan seorang sekularis terhadap DIR" (
http://www.dataphone.se/~ahmad/991209.htm ) yang merupakan tanggapan
kepada hasil pemikiran Gus Sur.

DEWANTO PERTAHANKAN PENDAPAT GUS SUR

Salam bagi semua. Berikut adalah tanggapan saya terhadap pendapat
saudara Ahmad Sudirman.
Pandangan Gus Sur adalah berdasarkan ajaran agama Kristen, antara lain
kasihilah sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri. Artinya, kita
harus memperlakukan SEMUA orang secara adil dan baik, dan jika kita
tidak mau diperlakukan orang lain, jangan memperlakukan orang lain
dengan cara yang sama.

PENDAPAT AHMAD MENGENAI ARGUMENTASI DEWANTO

Kalau pandangan Gus Sur didasarkan kepada ajaran agama Kristen (bukan
kepada paham sekularisme yang dijadikan sebagai patokan untuk mengukur
baik dan buruk, sesat dan tidaknya pandangan seseorang, misalnya
menganggap bahwa sesorang yang menjadikan Daulah Islam Rasulullah (DIR)
sebagai alat dianggap sesat), maka ajaran Kristen telah dijadikan oleh
Gus Sur untuk menjadi ukuran sesat tidaknya seseorang yang berpikiran
bahwa Daulah Islam Rasulullah (DIR) sebagai alat dengan tujuan
beribadah, bertaqwa dan mencari keridhaan Allah SWT.

Nah kalau demikian, maka saya ingin bertanya kepada saudara Gouw yaitu,
apakah ada konsepsi Kristen mengenai masyarakat, sosial, teknologi,
ekonomi, politik, pemerintahan dan negara?

Agar dengan jawaban Gouw itu bisa menjadi jelas bahwa konsepsi Islam
mengenai masyarakat, sosial, teknologi, ekonomi, politik, pemerintahan
dan negara adalah sesat.

PANDANGAN DEWANTO TERHADAP KEDAMAIAN DAN KESELAMATAN PADA MASA
RASULULLAH DENGAN DIR-NYA

Apa yang terjadi pada jaman nabi Muhammad tidak menggambarkan adanya
kedamaian dan keselamatan. Demikian juga pada jaman khalifah-khalifah
berikutnya. Dengan alasan melawan kejahatan, maka negara lain diserang
oleh tentara Islam. Inikah kedamaian dan keselamatan?

PANDANGAN AHMAD TERHADAP PANDANGAN DEWANTO

Dasar pandangan Dewanto diatas adalah berdasarkan kepada apa yang saya
kutifkan dari Kitabullah, "Allah menyeru ke Darussalam dan memimpin
orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan lurus" (Yunus, 10:25).
Darussalam adalah tempat yang penuh kedamaian dan keselamatan. Untuk
mencapai darussalam adalah dengan mengikuti apa yang telah dipimpinkan
Allah kepada Rasul-Nya dan Umat-nya.

Kemudian Dewanto menghubungkan Darussalam dengan keadaan pada masa
Rasulullah yaitu "tidak menggambarkan adanya kedamaian dan keselamatan".

Karena Gouw Dewanto dalam menyimpulkannya berdasarkan pada pandangan
kacamata ajaran Kristennya, maka hasil kesimpulannya itu telah keluar
dari apa yang telah difirmankan Allah mengenai Darussalam diatas.
Mengapa telah keluar dari garis Allah? Jawabannya karena Dewanto sebagai
seorang Kristen tidak memahami dan tidak meresapi apa yang telah di
firmankan Allah kepada Muhammad saw yang tercantum dalam Al Quran,
sehingga menyimpulkan sejarah Muhammad saw ketika di Yatsrib adalah
sejarah yang penuh dengan  ketidak "damaian dan (ketidak) selamatan".

Nah agar supaya jelas permasalahan yang menyangkut sejarah Muhammad saw
di Yatsrib, maka saya ingin mengajukan pertanyaan kepada Gouw yaitu,
dalam sejarah yang mana Rasulullah saw ketika mempertahankan aqidah
Islam dengan menghormati agama lain dan ukhuwah Islamiah telah
menyimpang dari apa yang telah digariskan Allah SWT, sehingga "tidak
menggambarkan adanya kedamaian dan keselamatan"?

TANGGAPAN DEWANTO MENGENAI KETIDAK ADILAN ANTARA MUSLIM DAN NON MUSLIM

Memang kita tidak akan pernah dapat menerapkannya 100% sempurna, tetapi
minimal secara ideal, semua orang kedudukannya adalah sama di mata
hukum.
Sebaliknya, dalam ajaran Islam, muslim sudah dikatakan lebih tinggi
derajatnya
yang sudah menunjukkan ketidakadilan bagi non muslim dalam negara DIR.

TANGGAPAN AHMAD MENGENAI KEADAAN MANUSIA DIHADAPAN ALLAH

Sekali lagi, disini satu contoh seseorang yang memberikan pandangannya
menganai Islam tanpa mengetahui Islam, contohnya Dewanto. Allah SWT
menilai, meninggikan dan memuliakan sesorang adalah dilihat berdasarkan
kepada ketaqwaan seseorang. "..Sesungguhnya orang yang paling mulia
diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara
kamu" (Al Hujurat, 49: 13). Jadi jelas, bahwa Tuhan meninggikan dan
merendahkan seseorang berdasarkan taqwanya, yaitu kepatuhan, ketundukan
dan keikhlasan beribadah dan melaksanakan semua apa yang telah
diperintahkan-Nya dan dicontohkan oleh Rasul-Nya.

Dewanto seperti juga Gus Sur melihat bahwa negara sekuler Amerika yang
menganut paham sekularisme dengan ideologi kapitalisme-nya yang telah
memberikan kepada semua warganegara Amerika untuk mendapatkan pelayanan,
kesempatan dan perlakuan yang sama di hadapan hukum tanpa
membeda-bedakan jenis kelamin, usia, agama, etnis, keyakinan politik,
ras dan warna kulit. Itulah menurut Gus Sur dan Dewanto yang disebut
dengan negara Darussalam.

Kalaulah semua orang yang beragama Kristen berpandangan sama seperti
Dewanto dan Gus Sur diatas, maka betapa mudahnya paham sekularisme
tumbuh subur di dalam masyarakat Kristen. Karena dengan adanya
pemikiran-pemikiran seperti Dewanto dan Gus Sur itulah justru yang
menjadikan pupuk subur untuk perkembangan sekularisme misalnya di
Amerika dan di negara-negara sekuler Barat lainnya.

PANDANGAN DEWANTO KARENA YANG MEMBUAT UU ADALAH ORANG BERAGAMA, MAKA ISI
UU ITU TIDAK BERTENTANGAN DENGAN AGAMANYA

Undang-undang dibuat oleh orang yang beragama, dengan sendirinya isi
undang-undang tsb tidak bertentangan dengan pandangan pembuatnya sesuai
dengan agama tsb. Dan ajaran agama Kristen adalah tidak memaksakan
kehendak sendiri ke orang lain,  karenanya negara menjamin KEBEBASAN
BERAGAMA bagi SETIAP ORANG. Ajaran Islam mengatakan adanya kebebasan
beragama kalau saya tidak salah, tetapi dalam kenyataannya tidaklah
demikian.

PANDANGAN AHMAD KESALAHAN LOGIKA DEWANTO

Ini juga kesalahan logika dari Dewanto. Karena sebagian besar muslim
duduk di lembaga MPR/DPR dan membuat UU, maka UU yang telah dibuatnya
itu tidak bertentangan dengan Islam.

Tetapi kenyataannya, ternyata apabila UU yang dihasilkan oleh MPR/DPR
itu dikaji kembali berdasarkan Islam ternyata pernyataan Dewanto diatas
adalah tidak benar. Artinya, UU dan Ketetapan yang dihasilkan oleh
MPR/DPR tidak mencerminkan apa yang telah diperintahkan Allah SWT dalam
Al Quran.

Selanjutnya, apabila Dewanto mengatakan bahwa "ajaran agama Kristen
adalah tidak memaksakan kehendak sendiri ke orang lain, karenanya negara
menjamin KEBEBASAN BERAGAMA bagi SETIAP ORANG", maka dalam Islampun
dilarang untuk memaksakan kehendak sendiri kepada orang lain. Justru
yang diperintahkan Islam adalah mengangkat, menerapkan, melaksanakan dan
mengawasi hukum-hukum yang telah diciptakan Allah SWT, bukan hukum-hukum
yang diciptakan menurut kehendak sendiri.

Saya telah berulang kali menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam Islam
dan untuk kamu agamamu dan untuk kami agama kami.

Nah, kalau toleransi Islam diatas masih belum diterapkan di negara
Pancasila, tempat saudara Dewanto tinggal, maka itu disebabkan karena
syariat Islam tidak diangkat, diterapkan, dilaksanakan dan diawasi
secara menyeluruh. Justru yang diangkat, diterapkan, dilaksanakan dan
diawasi adalah hukum-hukum dan undang-undang ciptakan manusia yang tidak
mendasarkan kepada agama yang dianutnya.

PIKIRAN DEWANTO MENGENAI KEBEBASAN BERIBADAH DI NEGARA SEKULER

Tampaknya, beribadah dalam agama Islam tsb juga meliputi penerapannya ke
orang lain, sehingga secara individual seseorang tidaklah cukup dengan
melakukan ibadah.
Saudara Ahmad Sudirman, anda tinggal di Swedia, dapatkah anda memberikan
sebuah contoh, di mana anda tidak mendapat keleluasaan beribadah? Dan
yang mengherankan saya adalah jika anda tidak dapat menjalankan ibadah
anda, mengapa anda terus tinggal di Swedia?

PIKIRAN AHMAD KEBEBASAN BERIBADAH DI NEGARA SEKULER ADALAH SEMU

Ketika saya menjawab kepada Gus Sur bahwa beribadah umat muslim bukan
hanya shalat, puasa dan melakukan haji saja, melainkan menyangkut
masalah seluruh kehidupan manusia, dari mulai masalah ibadah langsung
kepada Allah sampai masalah hubungan antara manusia yang diaplikasikan
kedalam bentuk hubungan teknologi, ilmu pengetahuan, sosial, ekonomi,
politik, pemerintahan dan negara.

Kemudian ditafsirkan oleh Dewanto dengan "Tampaknya, beribadah dalam
agama Islam tsb juga meliputi penerapannya ke orang lain, sehingga
secara individual seseorang tidaklah cukup dengan melakukan ibadah".

Kalau hukum-hukum yang ada dalam Al-Quran diangkat, dilaksanakan,
diterapkan dan diawasi dalam kehidupan kaum muslimin itu semuanya
merupakan dalam rangka ibadah kepada Allah SWT, artinya melaksanakan apa
yang diperintahkan Allah. Jadi kesemuanya itu merupakan ibadah.

Sekarang saya hidup di negara sekuler Swedia, yang memberikan kebebasan
melaksanakan ibadah, seperti sholat, puasa dan pergi ke Haji. Tetapi
untuk melakukan ibadah lainnya seperti menerapkan hukum-hukum yang
diperintahkan Allah dalam Al Quran tidak bisa dilaksanakan di negara
sekuler Swedia. Karena hukum-hukum yang ada dalam Al Quran tidak diakui
dan tidak bisa diterapkan didalam negara sekuler Swedia. Karena itu,
saya mengatakan bahwa kalaulah ibadah dalam Islam hanyalah sholat, puasa
dan pergi Haji, maka dimanapun tinggal bisa dilaksnakan, tetapi untuk
mengangkat, menerapkan, melaksanakan dan mengawasi hukum-huum Islam
seperti yang ada dalam Al Quran tidak mungkin di negara sekuler Swedia
atau di negara Pancasila.

Tentu saja, karena negara Swedia yang sekuler sama dengan negara sekuler
Pancasila, dimana keduanya menganut sistem trias politika dengan sistem
demokrasi barat-nya yang sekuler maka menurut pemikiran saya baik
tinggal di Swedia atau di negara Pancasila adalah sama saja.

TANGGAPAN DEWANTO MENGENAI PENGUASA MUSLIM DI NEGARA YANG  MAYORITAS
MUSLIM DIANGGAP PENGUASA NEGARA ISLAM

Argumen abadi untuk membela diri jika ada suatu perlakuan buruk terhadap
warga non muslim oleh warga muslim.

TANGGAPAN AHMAD TIDAK AUTOMATIS PENGUASA MUSLIM DI NEGARA MAYORITAS
MUSLIM ADALAH PENGUASA NEGARA ISLAM

Ketika saya mengatakan kepada Gus Sur bahwa satu kesalahan dari mereka
yang melihat negara yang mayoritas penduduknya muslim dianggap sebagai
"Daulah Islam" dan dari pandangan kacamata yang salah inilah melahirkan
pemikiran dan pemahaman yang salah, yang dianggap oleh saudara Dewanto
jawaban saya itu sebagai satu "Argumen abadi untuk membela diri jika ada
suatu perlakuan buruk terhadap warga non muslim oleh warga muslim".

Sebenarnya bukan suatu argumen untuk membela diri, melainkan memang
kenyataan yang sebenarnya. Contohnya, ketika Suharto sebagai Presiden
negara Pancasila yang penduduknya mayoritas muslim, tidaklah automatis
negara Pancasila sebagai negara Islam. Begitu juga Penguasa negara
Pancasila sekarang Gus Dur walaupun ia seorang muslim tetapi negara
Pancasila tidak berubah menjadi negara Islam.

Jadi, kalau ada tindakan yang menyimpang dari perbuatan Gus Dur, maka
itu bukan disebabkan oleh karena adanya kesalahan dari syariat atau
hukum Islam, melainkan karena penyimpangan yang disebabkan oleh sistem
yang diapakai di negara Pancasila dan kelemahan Gus Dur sebagai manusia
yang tidak ada hubungannya dengan syariat Islam.

Karena itu kalau ada suatu perlakuan buruk terhadap warga non muslim
oleh warga muslim itu lebih banyak disebabkan oleh
penyimpangan-penyimpangan muslim sebagai manusia yang menjadikan Islam
hanyalah sebagai label saja yang tidak ada arti dan pengaruh apa-apa
kedalam dirinya. Sama seperti orang yang pakai kaos oblong dengan merek
Islam.

PIKIRAN DEWANTO PERMUSUHAN TERHADAP YAHUDI DIDASARKAN KEPADA APA YANG
ADA DALAM AJARAN ISLAM

Ajaran Islam penuh dengan pendapat-pendapat tentang karakter buruk orang
Yahudi (dan Nasrani). Jadi, permusuhan muslim terhadap Yahudi sudah ada
sejak jaman nabi Muhammad karena seorang muslim dengan sendirinya
haruslah mengikuti ajaran Agamanya. Sebaliknya, orang Yahudi tidak ada
masalah dengan orang Arab atau pun Muslim lain sampai mereka kembali ke
Israel setelah perang dunia kedua. Tidak ada satu hukum Taurat pun yang
menyinggung masalah orang Arab. Karenanya, permasalahan adalah berasal
dari ajaran Islam, dan sampai kapan pun, orang muslim
akan selalu memusuhi orang Yahudi.

PIKIRAN AHMAD ALLAH YANG TELAH MENJELASKAN KARAKTER ORANG YAHUDI, BUKAN
MANUSIA ATAU NABI MUHAMMAD SAW

Nah, karena Allah yang menjelaskan karakter orang Yahudi, maka kaum
muslimin harus mempercayainya dan berusaha untuk menjauhi
karakter-karakter yang kurang baik dari kaum Yahudi ini.

Kalaulah karakter orang Yahudi ini ditulis oleh manusia, maka jelas
manusia lain akan menolaknya. Tetapi kalau yang menjelaskan adalah Allah
Yang Menciptakan Makhluk ini, maka jelas manusia sebagai ciptaan-Nya
harus memeprcayainya, kalau tidak akan mengalami kemunduran dan
kehancuran.

TANGGAPAN DEWANTO DALAM ISLAM PRIA DAN WANITA TIDAK SAMA

Ajaran Islam mengatakan bahwa wanita hanya mendapat 1/2 dari apa yang
didapat laki-laki pada masalah warisan atau perceraian. Pria boleh
mempunyai isteri lebih dari 1, sedangkan wanita tidak. Pria boleh
memukuli isterinya jika sang isteri tidak
melakukan kewajibannya, sedangkan isteri tidak. Pria boleh memilih
isteri mana yang akan digauli, wanita tidak. Pria boleh menceraikan
isteri dan mengambil isteri lagi, wanita tidak. Bahkan, di syurga pun,
pria dijanjikan akan beroleh isteri-isteri, wanita tidak dijanjikan
apa-apa. Logika saya mengatakan bahwa wanita tidak diperlakukan sama
dengan pria. Karenanya saya tidak mengerti mengapa kenyataan di atas tsb
menunjukkan adanya persamaan. Mohon penjelasan, terutama dari kaum
wanita.

TANGGAPAN AHMAD ISLAM MEMPERLAKUKAN WANITA DAN PRIA SAMA DITINJAU DARI
SEGI TAQWANYA

Adapun tentang warisan dalam Islam memang wanita mendapatkan setengah
dari pria. Coba badingkan dengan kebiasaan kaum sekuler yang
meninggalkan harta warisan kepada anak-anaknya melalui keputusan sang
ayah. Dimana isi surat wasiat yang dibuat ayah mengenai warisan tidak
adil. Anak yang disayang ayah mendapat bagian yang banyak, sedangkan
anak yang tidak disenangi ayah mendapat bagian sedikit. Atau tidak
mendapat apa-apa.

Apakah model hukum waris dalam Islam yang lebih baik atau kebiasaan
membuat surat wasiat yang selalu dilakukan oleh orang sekuler itu yang
lebih baik?

Walaupun kelihatannya tidak adil hukum waris dalam Islam, tetapi hukum
waris dalam Islam telah jelas bahwa perempuan akan mendapat bagian
walaupun setengah dari bagian untuk laki-laki.

Sedangkan kebiasaan membuat waris menurut kaum sekuler tidak tentu,
kemungkinan laki-laki mendapat lebih banyak, sedangkan perempuan
mendapat sedikit, atau sebaliknya. Sehingga ketika membuka surat wasiat,
timbul pertengkaran karena masalah isi surat wasiat yang tidak adil.

Nah sekarang saya mau bertanya kepada Dewanto, adakah hukum waris
menurut ajaran Kristen?

Begitu juga dalam masalah poligami. Memang Islam membolehkan, tetapi
dengan persyaratan harus mempu berbuat adil, dan membuat adil diantara
perempun-perempuan itu sangat sulit dan tidak mungkin bisa
dilakukan.Sekarang coba kalau si perempuan boleh juga poligami, apa yang
terjadi.

Sekarang dalam masalah suami memukul istri. Dimana tindakan suami
terhadap istri yang kasar melalui ucapan-ucapannya yang kasar, kurang
wajar dan melalui cara tindakan dengan memukulnya (ringan tangan) adalah
tidak dibenarkan oleh Islam. Kecuali, kalau suami menganggap bahwa
istrinya akan durhaka dan berbuat serong dan melawan kepada suami.

Islam mengajarkan "Istri-istri yang kamu takuti kedurhakaan mereka,
berilah nasihat, berpisahlah tidur dari mereka, dan pukullah mereka" (An
Nisaa: 34).

Suami boleh memukul istrinya dengan dasar,

Bila suami takut istri melakukan tindakan yang durhaka. Apabila istri
melakukan tindakan yang durhaka, maka tindakan pencegahannya adalah
dengan memberikan nasehat yang baik.

Apabila nasehat suami tidak dipedulikannya, maka jangan tidur satu
kamar. Tetapi kalau masih juga istri tidak mengabaikan usaha baik
suaminya, maka jalan terakhir adalah dengan memukulnya.

Jadi, memukul istri adalah jalan terakhir setelah tidak ada jalan lain
yang mempan untuk menyetop tindakan istri yang telah durhaka kepada
suami.

Nah, kalau suami terus saja memukul istri tanpa alasan yang jelas, yaitu
tanpa alasan yang digambarkan dalam surat An Nisaa: 34 diatas, maka
tindakan suami yang kasar dan ringan tangan itu adalah tindakan yang
tidak dibenarkan oleh Islam.

Tindakan-tindakan istri yang dianggap menentang suami dengan tidak ada
alasan yang dapat diterima menurut hukum syara, maka tindakan itu
dipandang tindakan durhaka. Tindakan durhaka itu adalah,

1. Suami telah menyediakan rumah kediaman yang sesuai dengan keadaan
suami, istri tidak mau pindah ke rumah itu, atau istri meninggalkan
rumah tangga tanpa izin suami.

2. Apabila kedua suami istri tinggal dirumah kepunyaan istri dengan izin
istri, kemudian pada satu saat istri mengusir (melarang)  suami masuk
rumah itu dan bukan karena minta pindah rumah yang disediakan oleh
suami.

3. Misalnya istri menetap ditempat perusahaannya dan suami minta supaya
menetap di rumah yang disediakannya, istri berkeberatan dengan tidak ada
alasan yang pantas.

4. Apabila istri musafir dengan tidak beserta suami atau muhrimnya
walaupun perjalanan itu wajib seperti naik haji, karena perjalanan
perempuyan yang tidak beserta suami atau muhrim terhitung maksiat.

Sedangkan janji Allah di Surga kelak bukan hanya kepada pria akan ada
istri-istri tetapi juga kepada perempuan akan ada pemuda-pemuda tampan.
Tentu saja kehidupan di surga bukan kehidupan yang penuh nafsu birahi
seperti di dunia sekarang, melainkan kehidupan yang penuh dengan
kedamaian dan pujian kepada Allah.

PIKIRAN DEWANTO TENTANG PEMIMPIN WANITA

Pada jaman Margareth Tatcher, Inggris tidak mengalami apa-apa. Sejarah
mencatat adanya banyak pemerintah dijalankan oleh wanita tanpa ada
masalah. Jadi, nabi Muhammad salah sama sekali. Inikah seorang nabi yang
konon melakukan keajaiban-keajaiban?

PIKIRAN AHMAD PEMIMPIN WANITA MENURUT PAHAM SEKULARISME ADALAH SYAH-SYAH
SAJA.

Kalau Dewanto menyalahkan Nabi Muhammad saw yang bersabda:"Tidak akan
pernah beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan (pemerintahan)
mereka kepada seorang wanita" (HR. Bukhari), dimana hadist ini merupakan
komentar Rasulullah saw, ketika sampai kepada Rasulullah saw berita
tentang pengangkatan putri Kisra sebagai Raja Persia, maka pandangan
Rasulullah berdasarkan kepada Aqidah Islam.

Sedangkan pandangan Dewanto yang menganggap bahwa ternyata Margareth
Tatcher PM Inggris tidak mengalami apa-apa. Sejarah mencatat adanya
banyak pemerintah dijalankan oleh wanita tanpa ada masalah.

Memang karena Dewanto melihat pengangkatan pemimpin wanita berdasarkan
kacamata non-aqidah Islam atau menggunakan paham sekularisme, maka
memang tidak ada masalah apa-apa ketika masa periode PM Margareth
Tatcher memegang kekuasaan di Inggris yang sekuler.

PANDANGAN DEWANTO TENTANG POLIGAMI

Saya menghargai kejujuran saudara Ahmad Sudirman dalam hal ini.
Sayangnya banyak terjadi poligami disebabkan oleh ajaran agama Islam
ini. Dan tidak ada hukuman apa-apa bagi orang yang tidak memperlakukan
isterinya secara adil.

PANDANGAN AHMAD TENTANG POLIGAMI

Permasalahannya saya sudah berulang kali menyatakan bahwa kebanyakan
yang melakukan poligami ini bukan karena kesanggupan untuk berlaku adil
terhadap istri-istrinya, melainkan karena masalah kemampuan memberikan
nafkah dan harta kepada istri-istrinya. Misalnya karena pria ini kaya
dan mampu memberikan nafkah kepada beberapa istri, maka langsung
melakukan pernikahan dengan beberapa istri. Inilah yang menyebabkan
perusak dari nilai keadilan yang harus diterapkan kepada pihak istri.
Jadi disini istri-istri itu dianggap sebagai barang materi, bukan
sebagai manusia perempuan yang mempunyai hati yang unik.

PIKIRAN DEWANTO TENTANG KETIDAK BEBASAN WANITA DALAM ISLAM

Teorinya demikian, tetapi, bagaimana seorang wanita dapat memperoleh
pendidikan secara bebas jika ke luar rumah pun harus mendapat ijin dari
orang lain. Bahkan, seorang isteri untuk pergi ke mesjid juga harus
mendapat ijin dari suaminya ?

PIKIRAN AHMAD KARENA ISLAM MENJAGA KEHORMATAN WANITA, MAKA WANITA HARUS
DIJAGA DIMANAPUN AGAR TIDAK DIGANGGU

Perlu adanya mukhrim bagi seorang wanita untuk bepergian jauh ini
menandakan bahwa wanita harus dijaga kehormatannya, agar tidak mendapat
gangguan. Sedangkan untuk keluar rumah harus ada izin dari suami, memang
itu suatu keharusan, karena kalau tidak ada izin suami, pergi begitu
saja, itu tandanya bukanlah suatu bentuk rumah tangga yang baik. Coba
kalau istri Dewanto pergi begitu saja keluar rumah, tanpa pamitan dan
tanpa minta izin, apakah Dewanto sebagai suami senang menerimanya?.

Sedangkan bagi anak-anak perempuan untuk pergi menuntut ilmu di sekolah,
Islam tidak melarangnya. Suatu kebodohan apabila ada kaum muslimin yang
melarang anak perempuannya untuk tidak pergi menuntut ilmu di sekolah.

PANDANGAN DEWANTO TENTANG KEJAHATAN SEKSUAL DI NEGARA SEKULER

Kejahatan ini terjadi di mana-mana, baik negara Barat maupun di negara
Islam lainnya. Yang perlu dibahas adalah apakah sistem yang berlaku di
negara tsb memberikan peluang adanya kejahatan tsb atau tidak, dan
apakah hukum yang berlaku menindak pelaku kejahatan.

PANDANGAN AHMAD TENTANG KEJAHATAN SEKSUAL

Mengenai wanita dijadikan objek pemuas nafsu pria di negara-negara
sekuler Barat akibat dari ketidak adaan penghargaan kepada kaum wanita.
Hak asasi kaum wanita telah diinjak-injak. Pihak wanita hanya dijadikan
objek dagangan.

Memang, salah satunya adalah bagaimana untuk mencegah agar wanita tidak
dijadikan objek dagangan pemuas nafsu kaum pria? Jawabannya adalah
setiap kejahatan yang menyangkut masalah seksual harus dihukum dengan
keras dan dilaksanakan dengan sunguh-sungguh dan benar. Bukan hanya bagi
pihak laki-laki saja, tetapi juga bagi pihak perempuan.

Di negara sekuler Swedia awal tahun 1999 telah disyahkan hukum pidana
bagi laki-laki yang membeli sek dan dijatuhi hukuman, sedangkan kaum
wanitanya dibebaskan.

PIKIRAN DEWANTO TENTANG PERSATUAN SEGENAP WARGANEGARA DALAM UUM

Apa yang terjadi bagi yang tidak setia?

PIKIRAN AHMAD PERSATUAN SEGENAP WARGANEGARA

Bab IV  PERSATUAN SEGENAP WARGANEGARA
Pasal 16
Bahwa sesungguhnya kaum-bangsa Yahudi yang setia kepada (negara) kita,
berhak mendapatkan bantuan dan perlindungan, tidak boleh dikurangi
haknya dan tidak boleh diasingkan dari pergaulan umum.

Tentu saja bagi mereka yang tidak setia kepada perjanjian ada sangsinya.
Contohnya jangan jauh-jauh, di negara Pancasila saja, apabila ada
sesorang yang tidak setia dan tidak mau melaksanakan hukum yang telah
ditetapkan di Negara Pancasila, resikonya orang itu akan kena hukuman.

PANDANGAN DEWANTO TENTANG PERPINDAHAN AGAMA

Kaum Yahudi yang pindah agama dengan senang hati diterima, sebaliknya
kaum muslimin yang pindah agama akan dibunuh, bukan?

PANDANGAN AHMAD TENTANG ORANG MURTAD MENURUT ISLAM

Memang dalam Islam tidak ada paksaan untuk menerima Islam dan menjadi
muslim, "laa ikraha fiddiin.."(Al Baqarah, 256), karena hanya Tuhanlah
yang akan memberikan pimpinan "Sesungguhnya kamu tidak akan dapat
memberi pimpinan kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi
pimpinan kepada orang yang
dikehendaki-Nya dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima
pimpinan" (Al Qashash, 56).

Adapun bagi orang muslim yang murtad artinya meninggalkan atau menukar
agama Islam dengan agama lain, jelas dalam Islam ada hukumannya.
"...Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu ia mati
dalam keadaan kekafiran, maka amal mereka menjadi sia-sia di dunia dan
di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di
dalamnya." (QS. Al Baqarah, 217).

"Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan
Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, mereka dibunuh atau
disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik,
atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu
(sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka
beroleh siksaan yang besar." (Al-Maidah : 33)

"Siapa saja yang mengganti agama (Islam)nya, maka bunuhlah dia !!" (HR.
Ahmad, Al Bukhori, Muslim, Ashabus Sunan).

Dimana dalam pelaksanaan hukuman itu memerlukan tahapan, yaitu pertama
memberikan pihak yang berwenang (dari pihak Khilafah Islam) harus segera
mempertanyakan kepada yang bersangkutan dan memintanya bertaubat
(Istitatabah) kepada Allah SWT dan untuk kembali kepada Islam. Jika dia
menolak, maka dia diberi tempo untuk mempertimbangkan sikapnya. Bila dia
masih tetap melanjutkan kekafirannya dan mengadakan perlawanan serta
memerangi Allah dan Rasul-Nya juga membuat kerusakan di dalam khilafah
Islam, maka dari pihak Khilafah Islam menjatuhkan hukuman mati atas
tindak pidana-nya itu atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan
bertimbal balik atau dibuang dari negeri.

PIKIRAN DEWANTO TENTANG SUARA AZAN DAN KHOTBAH LEWAT LOUDSPEAKER

Apakah suara azan dan khotbah dari loudspeaker mesjid bukan gangguan
ketentraman bagi non muslim?

PIKIRAN AHMAD TENTANG SUARA AZAN DAN KHOTBAH LEWAT LOUDSPEAKER

Bab VII MELINDUNGI NEGARA
Pasal 40
Segala tetangga yang berdampingan rumah, harus diperlakukan sebagai
diri-sendiri, tidak boleh diganggu ketenteramannya, dan tidak
diperlakukan salah.

Memang menurut bunyi Undang-Undang Madinah diatas tetangga jangan
diganggu ketentramannya. Menyangkut masalah suara azan dan khotbah dari
loudspeaker mesjid yang mengganggu ketentraman bagi non muslim yang
tinggal didekat sekitar mesjid. Ini merupakan kasus klasik yang selalu
dipertentangkan sampai sekarang.

Pemecahannya adalah

1. Meningkatkan disiplin bagi kaum muslimin terhadap waktu-waktu sholat.
Contohnya di negara-negara sekuler Barat, tidak dibolehkan
mengumandangkan azan di menara-menara mesjid karena mengganggu
ketentraman penduduk disekitar mesjid. Karena itu setiap muslim
diharuskan menjaga waktu sholatnya. Ternyata hasilnya baik. Kaum
muslimin datang ke mesjid untuk melakukan shalat karena memang sudah
waktunya untuk sholat.

2. Waktu khotbah jumat dibolehkan menggunakan loudspeaker apabila suara
Khotib/Imam tidak kedengaran kebagian belakang jamaah dalam mesjid.
Selama suara Khotib/Imam masih kedengaran di seluruh ruangan mesjid
tidak perlu menggunakan loudspeaker.

PANDANGAN DEWANTO TENTANG INJIL YANG DITURUNKAN ALLAH

Bukankah Injil itu datang dari Allah, Tuhan pencipta alam sesuai dengan
kata nabi Muhammad seperti yang tertulis di bawah ini?

PANDANGAN AHMAD TENTANG KITAB INJIL YANG DITURUNKAN ALLAH KEPADA NABI
ISA AS

Memang sebagai seorang muslim harus percaya kepada semua kitab yang
diturunkan Allah kepada para Nabi-Nya. Seperti percaya kepada Kitab
Taurah yang diturunkan kepada Nabi Musa as. Kitab Zabur yang diturunkan
kepada Nabi Dawud as. Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa. Dan yang
terakhir Kitab Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.

Tentu saja bagi kaum muslimin yang mengikuti Nabi Muhammad saw yang
harus dipegang, diangkat, diterapkan, dilaksanakan dan diawasi adalah
apa yang terkandung dalam kitab Al-Quran, sedangkan kitab-kitab lainnya,
Taurah, Zabur dan Injil untuk dipercaya saja bahwa itu semua datang dari
Allah.

PIKIRAN DEWANTO TENTANG ISI KITAB SUCI

Jadi,  segala sesuatu yang kita kehendaki supaya orang perbuat kepada
kita, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum
Taurat dan Kitab Para Nabi termasuk Al Qur'an, jika kita percaya bahwa
Muhammad adalah nabi.

PIKIRAN AHMAD TENTANG KITAB-KITAB SUCI YANG DITURUNKAN ALLAH

Dan mereka yang beruntung adalah mereka yang mengikuti Petunjuk Allah,
yaitu yang percaya kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat,
menafkahkan sebagian rizki, yang beriman kepada Kitab yang telah
diturunkan kepada Rasulullah dan Kitab-kitab yang telah diturunkan
sebelumnya dan mereka yakin akan kehidupan akhirat. Mereka itulah yang
tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan merekalah orang-orang yang
beruntung. Itulah apa yang saya kutifkan secara bebas dari Al Baqarah,
2: 2-5.

PANDANGAN TERAKHIR DARI DEWANTO

Damai sejahtera bagi anda semua.(Dewanto, 10 Desember 1999).

PANDANGAN TERAKHIR DARI AHMAD

"Dan diantara orang-orang yang Kami ciptakan ada umat yang memberi
petunjuk dengan yang hak dan dengan yang hak itu mereka menjalankan
keadilan" (Al A'raaf, 7:181).

Inilah sedikit tanggapan untuk saudara Gouw Dewanto (Bandung,
Indonesia).

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Dec 1999 jam 23:54:59 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke