----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Tiga Bentuk Perjuangan Bangsa Aceh

BANDA ACEH (Waspada) : Ketua MB GAM Eropa, Dr Husaini Hasan menyambut HUT GAM-23 ini, 
mengungkapkan
ada tiga bentuk perjuangan bangsa Aceh, yaitu melalui jalur politik, diplomasi dan 
perjuangan
bersenjata.

GAM, kata Husaini, sejak semula mempersiapkan perjuangan secara damai dengan melakukan 
pekerjaan
politik di kalangan massa rakyat untuk membangkitkan kembali harga diri, martabat dan 
marwah Aceh.

Sedangkan kekuatan bersenjata menurutnya dipersiapkan untuk membela diri dari 
penindasan dan
intervensi musuh. Kegiatan menghimpun dukungan masyarakat pencinta demokrasi, keadilan 
dan HAM juga
diarahkan di dunia internasional. Akibat penindasan kejam semasa DOM di Aceh, 
cetusnya, ketiga
bentuk perjuangan itu telah berjalan bersama.

Kini pemerintah, tuturnya, mulai mempertimbangkan politik untuk berdialog dengan GAM. 
Karena adanya
kemajuan ketiga bentuk perjuangan itu. Sebab itu, Pimpinan GAM telah menetapkan empat 
point
persyaratan jika dialog itu berlangsung dengan RI. Pertama, setiap dialog antara 
GAM-RI, harus
didampingi pihak ketiga (negara) netral yang diterima kedua belah pihak.

Kedua, dialog dilakukan di salah satu negara netral yang juga diterima kedua belah 
pihak. Ketiga,
dialog dilakukan untuk menerima pelaksanaan referendum dengan opsi merdeka bagi orang 
Aceh.

Keempat, dialog untuk mengakui Aceh memiliki latar belakang sejarah sebagai satu 
negara berdaulat.
Bangsa Aceh, kata Husaini, mempunyai hak menentukan nasib sendiri dalam satu negara 
merdeka, lepas
dari RI.

GAM menolak penyelesaian masalah Aceh seperti terhadap Papua Barat, melalui 
Pengumpulan Pendapat
Rakyat (Pepera), yang pelaksanaannya di bawah kontrol RI tanpa kesaksian pihak ketiga 
(PBB),
ucapnya.

Husaini mengharapkan, GAM memiliki penyelesaian seperti terhadap Timor Lorosae, dengan 
membentuk
komisi khusus PBB.

Husaini mengajak Bangsa Aceh peusaboh dro� (mempersatukan diri). Memperkuat 
kewaspadaan dan
ketertiban, sehingga setiap provokasi, intimidasi dan usaha musuh mengadu domba sesama 
bangsa kita
dapat dijauhkan dan dihancurkan. (b03/b02)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 13 Dec 1999 jam 05:36:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke